Liga Spanyol

Xavi : Madrid Menangkan Liga Champions dan Barca Hanya Tertidur!

Xavi Hernandez

Xavi HernandezMantan kapten dan gelandang legendaris Barcelona, Xavi Hernandez kesal dengan fakta kegagalan Barcelona menyaingi Real Madrid di Eropa. Xavi melontarkan kritik tajam terhadap Lionel Messi dan kawan-kawan.

Real Madrid memenangkan trofi Liga Champions ke-13 usai mengalahkan Liverpool di partai puncak, akhir pekan lalu. Gelar itu menegaskan dominasi El Real usai meraihnya tiga kali secara berturut, atau yang keempat dalam lima musim terakhir.

Sebaliknya, Barca selalu tersingkir di babak perempatfinal dalam tiga musim terakhir berturut-turut. Terakhir kali Barca menjuarai Liga Champions pada 2014/2015, musim pamungkas Xavi Hernandez sebelum melanjutkan kariernya ke Timur Tengah.

Ketika Xavi masih berseragam Los Cules, Barca berhasil memenangkan empat trofi dalam 10 musim dan hanya satu kali gagal lolos ke babak semifinal dalam tujuh musim.

Padahal sejak kepergian Xavi, Barca mendatangkan banyak pemain top macam Luis Suarez, Ousmane Dembele, dan Philippe Coutinho. Namun rekrutan-rekrutan mahal tersebut nyatanya belum cukup membuahkan hasil.

“Saya seperti melihat Barca tertidur sementara Real Madrid di sana berdiri menjadi pemanang. Kehadiran pemain-pemain baru tidak berdampak positif” sindir Xavi Hernandez .

Pria berusia 38 tahun ini menilai bahwa keberhasilan Real Madrid dalam menjadi jawara di Eropa tidak lepas dari keberuntungan. Pemain-pemain penting dari lawan-lawan Los Galacticos mengalami cedera.

“Real Madrid sangat pintar dalam memanfaatkan cederanya pemain lawan. Para pemain cedera seperti Neymar (Paris St. Germain), Bayern Munich, Arjen) Robben, (Jerome) Boateng, wasit-wasit, dan Pemain terpenting Liverpool (Mohamed Salah)” ketus Xavi.