Liga Inggris

Tiga Alasan MU Wajib Ganti Pelatih Manchester United

pelatih manchester united

pelatih manchester united

Manchester United menjadi tim terburuk selama perhelatan Premier League 2018-2019. Mereka baru mendapatkan kegagalan dengan skor 1-3 dalam laga MU VS West Ham pada Sabtu (29/09) malam WIB lalu.

Hasil itu kian memperburuk citra tim asuhan Jose Mourinho tersebut di musim ini. Kekalahan mereka dalam Derby County pada laga ketiga Carabao Cup dari adu penalti menambah daftar kekalahan mereka selama musim ini ditambah dengan gagal dalam laga MU VS West Ham.

Felipe Anderson serta Marko Arnautovic menjadi pemain yang berhasil mempersembahkan gol pada West Ham ditambah dengan gol bunuh diri dari Victor Lindelof. United sendiri hanya berhasil menciptakan gol hiburan dari Marcus Rashford.

United kini kian terpuruk pada peringkat ke-10 klasemen sementara Premier League 2018-2019 dengan hasil 10 poin setelah melewati tujuh laga sebelumnya. Kondisi tersebut pastinya menjadi mimpi buruk untuk klub sekelas Setan Merah.

Sorotan kini mengarah pada pelatih Manchester United yakni Jose Mourinho. Karena pelatih dari Portugal tersebut dinilai tidak berhasil memoles timnya menjadi tim yang solid dan berprestasi.

Berikut tiga alasan Jose Mourinho harus dipecat dari MU.

Tak Mendapat Dukungan Dana dari Manajemen

Mourinho sendiri mengatakan keinginannya untuk memperoleh pemain baru pada bursa transfer musim ini. Dirinya mengincar pemain seperti Toby Alderwiereld dan Diego Godin untuk tampil bersama Eric Bailly di lini pertahanan United.

Mourinho memang tidak begitu mengandalkan pemain bek yang ada di timnya saat ini. khususnya Phil Jones yang selama musim ini bermain dengan kurang meyakinkan dan selalu gagal menghasilkan gol kala berhadapan dengan Derby County sehingga mereka kalah di Carabao Cup.

Keberhasilan Mourinho memang tidak terlepas dari posisi lini belakang yang tangguh. Selama di Real Madrid, dia membentuk duet Pepe dan Sergio Ramos yang menjaga pertahanan tim. Kala menjadi pelatih Chelsea, dia juga berhasil menciptakan duet John Terry dan Ricardo Carvalho hingga membuat timnya tak terkalahkan. Tetapi. Pelatih 52 tahun tersebut seakan kehilangan kemampuan dalam mengasah lini belakang antara Phil Jones dan Chris Smalling.

Jose Mourinho dan Paul Pogba

Sementara itu, Paul Pogba dan Alexis Sanchez sejatinya merupakan pemain dengan bakat hebat. Akan tetapi, saat bersama timnya, kinerja mereka menurun dan tak cocok dengan skema defensif ala Mourinho.

Mourinho dan pihak manajemen mengalami kegagalan dalam merekrut pemain di lini mereka. Lindelof tidak berhasil menampilkan performa terbaik sejak dibeli senilai 30,75 juta pounds dari Benfica. Bailly sendiri sering didekap cedera yang membuatnya sulit berkembang.

Tak adanya pemain baru yang membuktikan kualitasnya, membuat manajemen United tidak yakin dengan Mourinho dan membatasi penggunaan dana.

Tak memiliki Starting XI Terbaik

Demi memoles timnya menjadi unggul, Mourinho sering mengubah skuatnya demi mendapatkan starting XI yang dapat diandalkan di musim ketiganya menjadi pelatih. Pogba sendiri mengatakan saat melawan Wolves dan mengharuskan timnya menyerang, namun dirinya menilai jika skema konservatif pelatih ini menganggu laju mereka.

Mourinho mengawali laga dengan skema 4-3-3 namun tidak berhasil membuahkan hasil gol. Antonio Valencia gagal mencetak gol. Sementara itu, Diego Dalot bermain menjanjikan kala berhadapan dengan Young Boys dan Derby County, namun bukannya membuat bek muda tersebut tampil , Mourinho malah menggantinya dengan Ashley Young yang juga tengah terpuruk.

Hadirnya Scott McTominay juga dinilai menghancurkan pertahanan United karena pemain ini masih belum berpengalaman di laga sebelumnya. McTominay menjadi bek tengah dengan Eric Bailly sebagai pemain cadangan.

Hadirnya Zinedine Zidane

Zinedine Zidane pindah ke MU

Dengan segala kekurangan pelatih Manchester United ini, isu pemecatan kembali terdengar. Pihak  manajemen bahkan sudah mendekati Zinedine Zidane yang diharapkan menjadi pelatih sukses yang mengembalikan tim ke jalur kemenangan.

Perolehan dan prestasi Zidane selama di Real Madrid menjadikannya masuk sebagai pelatih terbaik di Eropa. Bersama Madrid, klub yang sedang terpuruk tersebut kembali dia bangkitkan. Zidane sukses menjadikan Los Blancos sebagai tim unggulan, khususnya saat kompetisi Liga Champions.

Legenda dari Real Madrid tersebut dinilai akan sanggung menjadikan MU sebagai klub tangguh seperti sebelumnya. Dia juga tampaknya mendapat dukungan dari suporter dan banyak pemain di tim mereka saat ini.