Advertisement
Liga Champions Serba Serbi

Terungkap, Dortmund Hampir Mundur Dari Liga Champions

Hans-Joachim Watzke selaku dari CEO Borussia Dortmund menjelaskan kepada banyak pihak jika tim garapannya hampir saja mengundurkan diri dari pentas Liga Champions usai bus tumpangan pemain mereka harus mendapat tragedi teror bom.

Tengah pekan kemarin, dunia dikejutkan dengan tiga benda meledak di dekat bus Dortmund yang akan beranjak ke Westfalen untuk memainkan laga leg pertama perempat final Liga Champions melawan AS Monaco.

Dalam insiden tersebut, Marc Bartra mengalami cedera pergelangan tangan dan laga Liga Champions tersebut harus ditunda satu hari sebelum akhirnya tuan rumah harus menyerah 2-3 oleh Monaco.

Disini, nama-nama pemain macam Nuri Sahin dan Roman Burki yang duduk di dekat Bartra ketika ledakan terjadi mengakui kepada awak media bahwa mereka sangat sulit fokus ke dalam pertandingan atas kejadian tersebut.

Atas kejadian itu, Watzke kemudian mengakui bahwa dia sempat berpikir untuk menarik tim dari turnamen, meski dia kemudian memutuskan untuk tidak melakukannya demi kepentingan semua orang.

“Terlintas dalam pikiran saya jika saya harus mengambil keputusan untuk mengakhiri keterlibatan kami di Liga Champions musim ini,” ungkap Watzke kepada wartawan.

“Akan tetapi setelah saya pikir ulang, saya menyadari jike kemunduran ini akan menjadi kemenangan bagi pelaku teror tersebut.” tutupnya.

Dilain sisi, UEFA sempat menjadi tersangka utama bagi para pengkritik. Dimana mereka secara mengejutkan melanjutkan pertandingan setelah satu hari insiden itu terjadi, tak anyal banyak pihak termasuk pemain Dortmund sendiri melakukan protes.