Berita Sepak BolaLiga Inggris

Tanpa Pelatih Chelsea Bisa Menang!

Sarri di Pecat Chelsea

Sarri di Pecat Chelsea

Chelsea kembali menerima mimpi buruk dalam lanjutan Premier League Inggris 2018/19 dini hari tadi. Bermain pada pekan ke-24, Chelsea harus kalah ditangan Bournemouth dengan skor telak 4-0. Bermain dengan kekuatan terbaiknya, Eden Hazard cs seakan terlihat tidak memiliki visi dan misi bermain.

Kekalahan ini langsung mengundang banyak pertanyaan lantaran Chelsea mendominasi jalannya pertandingan. Situasi ini juga ditanggapi oleh manajer Chelsea, Maurizio Sarri yang mengaku tidak mengetahui timnya bisa kalah.

Sarri merasa kekalahan itu tidak pantas untuk Chelsea, karena timnya adalah tim besar. Terlepas dari kekalahan itu, Sarri hanya mengatakan prediksinya kepada masalah mental skuat Chelsea pada pertandingan ini. Dirinya sangat respect terhadap permainan Bournemouth yang mampu mengalahkan Chelsea dengan skor 4-0.

Sarri nampak menyadari apa yang sedang terjadi, dimana banyak tanggapan Chelsea sedang bermasalah pada ruang internal. Tidak hanya soal prediksi negatif, menurutnya prediksi itu bisa saja keliru sebagaimana Chelsea sudah tumbuh sebagai tim bermental juara.

Tanpa Pelatih Chelsea Bisa Menang

Chelsea Klasemen Sekarang

Chelsea dianggap sebagai tim yang kuat, namun belum cukup kuat untuk bersaing di Premier League musim ini. Meski diisi oleh para pemain bagus, dan berpengalaman, namun masalah internal bisa membuyarkan semua persiapan yang sudah ada.

Sarri sendiri berani mengatakan jika Chelsea bisa menang tanpa ada sosok pelatih. Kepercayaan ini didasari oleh materi pemain dan struktur yang ada pada kubu Chelsea, karena tim asal London ini sudah tumbuh sebagai tim yang kuat dan besar.

“Saya pikir Chelsea sudah sangat bagus. Mungkin kami tidak berada di puncak Premier League saat ini, tapi kami kompetitif. Kami tidak bisa kalah 4-0 dari Bournemouth. Saya ingin menghargai Bournemouth, dan anda tahu saya sangat menyukai pelatih Eddie Howe, tapi tidak mungkin kalah 4-0 di sini,” tutur Sarri.

“Bisa jadi ini kesalahan saya, karena saya tidak bisa memberikan motivasi kepada mereka. Namun, tim kami sangat kuat, juga bisa menang tanpa pelatih.

Hasil negatif ini bisa saja memberikan tekanan kepada Sarri terkait posisinya sebagai pelatih Chelsea. Seperti yang sudah diketahui bersama bahwasannya Chelsea adalah tim yang terkenal suka memecat pelatih meski pelatih tersebut masih berumur jagung.

Mengenai hal tersebut, Sarri mengaku tidak memikirkannya. Dirinya merasa lebih kepada hal frustrasi karena semua pekerjaannya tak terwujud di lapangan. Dan bisa dilihat dalam pertandingan ke-24 ini, Chelsea belum bisa dikatakan berada pada puncak performanya.

“Jelas salah, saya lebih merasa kepada frustrasi. Bukan di bawah tekanan, saya hanya tidak melihat sinyal dari pekerjaan saya, jadi saya sangat frustrasi. Kami hanya bisa meminta maaf pada fans. Kami bisa kalah, tentu saja, di setiap laga, tapi tidak dengan cara seperti ini. Kami harus memecahkan masalah kami. Kami harus bisa menaruh letak masalah ini dan segera menyelesaikannya.” tutup Sarri.