Akibat Virus Corona Pemain Arsenal Ogah Potong Gaji

Akibat Virus Corona Pemain Arsenal Ogah Potong Gaji

Akibat Virus Corona Pemain Arsenal Ogah Potong Gaji

Goldewa.com-Akibat Virus Corona Pemain Arsenal Ogah Potong Gaji – Beberapa pemain Arsenal belakangan ini ambil sikap berkaitan ajakan pemangkasan upah karena virus corona. Ajakan itu diisukan tidak diterima mentah-mentah oleh punggawa The Gunners.

Sama yang telah diketahui, Premier League dipending sampai waktu yang tidak dipastikan karena epidemi corona. Akhirnya penghasilan club menyusut mencolok karena epidemi ini.

Dalam ajakan sah mereka, Premier League minta kebesaran hati semua pemain supaya upah mereka dipotong sampai optimal 30%. Langkah ini diambil untuk mengurangi beban keuangan club.

Arsenal belakangan ini ajukan proposal pemangkasan upah pada beberapa pemain mereka. Tetapi The Telegraph memberikan laporan jika proposal mereka tidak diterima mentah-mentah.

Penawaran Arsenal

Menurut info itu, Arsenal sebetulnya tidak ajukan pemangkasan upah yang begitu besar. Beberapa pemain disarankan bersedia upahnya dipotong sebesar 12, 5% sepanjang setahun ke depan.

Dengan pemangkasan upah itu Arsenal dapat hemat seputar 25 juta pounds, dari keseluruhan pengeluaran upah mereka yang berharga 230 juta pounds per minggu.

Dalam penawaran itu, manajemen Arsenal menjanjikan beberapa instentif, termasuk juga pengembalian upah ke angka sebelumnya bila mereka dapat maju ke Liga Champions.

Beda Opini

Berdasar laporan itu, sebetulnya beberapa pemain menyepakati pemangkasan upah itu. Tetapi banyaknya tidak sampai paket harus, yakni harus 75% pemain menyepakati pemangkasan upah.

Berdasar laporan itu, beberapa pemain itu bersedia dipotong upahnya supaya mereka dapat menolong club bayar beberapa staff hingga mereka tidak terserang PHK massal.

Tetapi beberapa pemain lain dikabarkan menampik pemangkasan upah sebab mereka mempunyai tidak percaya pada pemilik Liverpool, Stan Kroenke yang sudah lama mewacanakan untuk memangkas kontrak beberapa pemain Arsenal.

Intimidasi Denda

Bukan hanya terbebani permasalahan upah pemain, Arsenal serta beberapa club EPL terancam memperoleh denda yang besar,bila musim persaingan 2019/2020 diurungkan, mereka diharuskan bayar penalti pada pemegang hak siar.

Klub Potong Gaji, Bayu Pradana: Memang Kondisinya Seperti Ini

Klub Potong Gaji, Bayu Pradana: Memang Kondisinya Seperti Ini

Klub Potong Gaji, Bayu Pradana: Memang Kondisinya Seperti Ini

Goldewa.com-Klub Potong Gaji, Bayu Pradana: Memang Kondisinya Seperti Ini – Bayu Pradana cuma dapat pasrah menyikapi ketetapan club yang memangkas upahnya sampai 75 % karena epidemi virus corona. Menurut gelandang Barito Putera itu, untuk pemain, dianya harus mengerti situasi-situasi seperti ini.

Barito Putera pada akhirnya ambil sikap untuk menyanggupi pembayaran upah pemain sebesar 25 % sampai Juni 2020. Langkah itu sesuai dengan saran PSSI dalam Surat Ketetapan bernomor SKEP/48/III/2020 pada 27 Maret memberikan restu club untuk lakukan pemangkasan upah pemain sampai 75 % waktu kondisi epidemi virus corona yang diputuskan di antara Maret sampai Juni 2020.

Ketetapan itu diambil PSSI untuk kebaikan bersama-sama . Pemberhentian sesaat persaingan sepanjang epidemi virus corona tentunya membuat penghasilan club turun.

Tidak Dapat Dijauhi

Bayu Pradana akui 25 % upah yang diterima tentunya kurang untuk menjaga keluarganya. Tetapi, kondisi semacam ini tentunya tidak dapat dijauhi.Jika disebut kurang, ya kurang. Namun memang keadaannya semacam ini, ” kata Bayu Pradana seperti diambil dari info sah Barito Putera, Selasa (13/4/2020).

“Pemain harus juga tahu bagaimana keadaan club, serta sebaliknya. Yang penting telah ada persetujuan di antara pemain serta club, ” tegas pemain berumur 28 tahun itu.Bayu Pradana serta beberapa pemain Barito Putera yang lain telah diliburkan semenjak akhir Maret 2020. Mereka diliburkan sampai batasan waktu yang belum dipastikan.

Pendapat Kapten untuk Manajemen

Selain itu, kapten Barito Putera, Rizky Pora, memberikan pendapat pada manajemen supaya lebih memerhatikan official serta beberapa pemain muda. Menurut Rizky Pora, besaran pemangkasan upah tak perlu disamakan sebab nilai yang diterima pasti tidak sama jauh dari pemain.Dalam satu team bukan pemain saja, ada official, serta ada pemain muda, ” kata Rizky Pora.

“Dari sisi penghasilan, semua berbeda. Jadi saya ingin memberikan pendapat untuk manajemen, supaya mereka dikasih penambahan, kemungkinan nilainya lebih 25 %. Mereka punyai keluarga. Belum juga ada orang tuanya yang tidak kerja sebab kondisi semacam ini, ” paparnya.

Marko Simic Donasikan Rp100 Juta untuk Bantu Melawan Virus Corona

Marko Simic Donasikan Rp100 Juta untuk Bantu Melawan Virus Corona

Goldewa.com-Marko Simic Donasikan Rp100 Juta untuk Bantu Melawan Virus Corona-Tindakan mulia diperlihatkan bomber Persija Jakarta, Marko Simic. Untuk menolong menantang virus corona, dia mengalirkan pertolongan uang tunai sebesar Rp100 juta lewat pergerakan ” Satu Hati Menantang Corona ” yang disebut kerja sama di antara team ibu kota dengan kitabisa.

Tindakan itu dilaksanakan Simic sebab dia berasa terpanggil. Lebih, untuk Kota Jakarta.

Jakarta memang jadi kota dengan korban paling banyak. Berdasar web corona. jakarta. go. id, banyaknya sampai 816 per 1 April 2020.

” Saya putuskan dengan kerendahan hati memberi bantuan untuk menantang corona dengan memberi uang 100 juta rupiah, ” tutur Simic, Kamis (2/4).

” Ini saya kerjakan sebab Jakarta benar-benar berjasa buat saya. Telah waktunya saya membalas budi apa yang diberi Jakarta buat saya, ” tuturnya memberikan tambahan.

Keinginan Simic

Simic juga mengharap apa yang dia kerjakan dapat berguna. Dia berdoa supaya wabah virus corona bisa selekasnya usai serta persaingan Shopee Liga 1 2020 kembali berguling.

” Saya mengharap pertolongan yang diberi bisa menolong menantang corona yang menempa Indonesia, termasuk juga Jakarta, ” papar Simic.

” Saya juga mengharap persaingan selekasnya diawali sebab telah kangen bertanding di muka The Jakmania, ” paparnya.

Virus Corona Mulai Mereda, Serie A Digelar Lagi Bulan Mei?

Virus Corona Mulai Mereda, Serie A Digelar Lagi Bulan Mei?

Virus Corona Mulai Mereda, Serie A Digelar Lagi Bulan Mei?

Goldewa.com-Virus Corona Mulai Mereda, Serie A Digelar Lagi Bulan Mei?-Berita baik hadir dari persaingan sepak bola papan atas Italia, Serie A. Laporan mengatakan jika Serie A dapat kembali diadakan pada seputar bulan Mei sampai Juni kelak.

Serie A ialah persaingan pertama dari lima liga besar Eropa yang dipending. Ketetapan itu ada pada bulan Maret lantas, persisnya waktu pandemi virus Corona menempa nyaris di semua pelosok Italia.

Wabah virus Corona membuat Italia memutuskan yang ekstrim : Lockdown. Semua masyarakatnya diharap tidak untuk keluar rumah tanpa ada fakta kuat serta siap memberi denda buat siapa saja yang melanggar.

Serie A pernah coba cara-cara supaya persaingan masih dapat berjalan di tengahnya waktu wabah, diantaranya ialah mengadakan laga tanpa ada pemirsa. Tetapi selanjutnya, ketetapan tunda persaingan tidak dapat terhindar.

Waktu Lockdown Diperpanjang

Pemerintah Italia telah memutuskan perpanjangan waktu lockdown sampai tanggal 13 April kelak. Itu berarti, gagasan Serie A kembali berguling diawalnya April ini pastinya tidak dapat terwujud.

Malah pemerintah membuat ketentuan lockdown makin ketat. Mereka melarang terdapatnya kegiatan latihan dalam satu sarana serta buat olahragawan profesional sekalinya.

Tetapi akhir-akhir ini, angka kematian serta masalah positif Covid-19 mulau memperlihatkan penurunan yang relevan. Nampaklah sangkaan jika Italia akan selekasnya melalui pucuk dari kritis itu.

Kembali di Akhir Mei

Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora, menjelaskan jika dianya telah terlibat perbincangan dengan lima federasi olaharaga paling besar di negara. Mereka membahas gagasan untuk mengakhiri musim ini.

Satu agen kabar berita, Adnkronos, memberikan laporan jika Serie A peluang akan kembali diadakan pada tanggal 24 atau 31 Mei. Bukan 20 Mei seperti yang pernah disampaikan oleh presiden FIGC, Gabriele Gravina.

Itu berarti, tim-tim akan mengadakan latihan paling lamban tanggal 2 Mei akan datang. Itu juga bila kondisi wabah virus Corona memang sungguh berkurang.

Persib Liburkan Pemain di Tengah Wabah Virus Corona

Persib Liburkan Pemain di Tengah Wabah Virus Corona

Persib Liburkan Pemain di Tengah Wabah Virus Corona

Goldewa.com-Persib Liburkan Pemain di Tengah Wabah Virus Corona-Persib Bandung pada akhirnya ambil langkah tegas ditengah-tengah wabah virus corona. Team berjulukan Maung Bandung itu liburkan beberapa pemainnya sampai batasan waktu yang belum dipastikan.

Pada minggu lantas, Persib masih intensif berlatih. Serta, team asal Kota Kembang itu mengadakan pertandingan eksperimen menantang Bandung United pada 21 Maret kemarin.

“Dengan kondisi sekarang, sesudah berdikusi dengan barisan manajemen, team ini harus diliburkan,” tutur pelatih Persib, Robert Alberts.

“Ini semua untuk jaga kami supaya terlepas dari pandemi yang tidak dapat dipandang sepele ,” tuturnya memberikan tambahan.

Robert minta beberapa pemainnya untuk melakukan aktivitas di dalam rumah. Ini dikerjakan supaya penebaran virus Corona dapat diminimalkan.

“Saya ingin kalian masih di dalam rumah. Jangan lakukan hal tidak penting yang membuat kalian ke luar rumah. Ini untuk kebaikan bersama-sama . Sampai jumpa serta saya berharap kita bergabung dalam kondisi benar-benar sehat,” papar Robert.

Pulang Kampung

Beberapa pemain Persib manfaatkan peristiwa ini untuk pulang kampung. Misalnya ialah Supardi.

“Iya gagasan pulang esok. Mudah-mudahan semua cepat sembuh kembali,” tambah Supardi.

Tidak hanya Supardi, Ghozali Siregar, Beni Oktovianto, serta Frets Butuan kembali pada kampung halamannya semasing. Mereka diharap untuk selalu berlatih dari rumah.

Juventus Umumkan Blaise Matuidi Positif Virus Corona

Juventus Umumkan Blaise Matuidi Positif Virus Corona

Bolawarna.com-Juventus Umumkan Blaise Matuidi Positif Virus Corona-Raksasa Serie A, Juventus menginformasikan jika gelandang mereka, Blaise Matuidi sudah dites positif terkena virus Corona yang sekarang namanya COVID-19.

Melalui situs sah mereka, Juventus mengatakan jika Matuidi jalani isolasi dengan suka-rela di tempat tinggalnya semenjak Rabu, 11 Maret 2020 kemarin.

Walau positif virus Corona, tetapi Matuidi sekarang tengah ada dalam keadaan baik-baik saja serta tidak memperlihatkan tanda-tanda. Keadaan pemain dari Prancis itu selalu diawasi.

Susul Daniele Rugani

Matuidi jadi pemain Juventus ke-2 yang positif virus Corona. Awalnya, Bianconeri telah menginformasikan jika bek Daniele Rugani terkena virus mematikan ini.

Kemarin Rugani sempat mengemukakan keadaan terkininya. Pemain 25 tahun itu memperjelas jika dia ada dalam keadaan baik-baik saja.

Juventus bukan salah satu club Italia yang terserang virus Corona. Sampdoria serta Fiorentina mengatakan jika beberapa pemain mereka positif terkena virus Corona.

Dampak Virus Corona

Pandemi virus Corona yang sekarang telah jadi wabah global ikut berimbas di dunia olahraga, tidak kecuali sepak bola.

Kondisi ini memaksakan tubuh sepak bola UEFA untuk tunda gelaran besar EURO 2020 sepanjang 12 bulan jadi pada musim panas 2021 akan datang.

Awalnya, liga-liga top Eropa, terhitung Serie A sangat terpaksa di stop sampai ada pemberitahuan selanjutnya karena wabah virus Corona ini.

Terpapar Virus Corona, Bagaimana Kondisi Terbaru Patrick Cutrone?

Terpapar Virus Corona, Bagaimana Kondisi Terbaru Patrick Cutrone?

Terpapar Virus Corona, Bagaimana Kondisi Terbaru Patrick Cutrone?

Goldewa.com-Terpapar Virus Corona, Bagaimana Kondisi Terbaru Patrick Cutrone? Agen dari striker Fiorentina, Patrick Cutrone mengatakan jika keadaan client-nya telah berangsur lebih baik, beberapa waktu sesudah positif virus Corona.

Selesai dilepaskan AC Milan pada musim panas lantas, Cutrone pilih merantau ke Inggris dengan terima penawaran Wolverhampton Wanderers.

Sayang, profesinya di Inggris tidak bertumbuh. Cutrone juga pilih kembali pada Italia pada Januari tempo hari jadi pemain utang di Fiorentina.

Pernyataan Agen Cutrone

Cutrone jadi satu dari tiga pemain Fiorentina yang positif virus Corona. Tetapi, sekarang agen Cutrone, Giovanni Branchini mengatakan jika keadaan striker 22 tahun itu makin lebih baik.

“Patrick lebih baik, ia nyaman ada di dalam rumah serta akan menantang virus dalam beberapa waktu yang dibutuhkan. Sukur ia serta kekasihnya jauh lebih baik,” tutur Branchini pada FirenzeViola.it.

“Mereka tidak pernah ada dalam keadaan benar-benar jelek tetapi mereka alami demam serta saat ini telah lebih baik. KIta menunggu jalan keluar yang menyenangkan semua,” tegasnya.

Virus Corona di Italia

Italia jadi negara dengan masalah virus Corona paling banyak ke-2 di dunia sesudah China. Sekarang ada lebih dari 15 ribu masalah aktif COVID-19 di negeri spagheti.

Wabah ini memaksakan persaingan Serie A untuk di stop sampai batasan waktu yang belum diketahui. Serta, Serie A musim ini bisa saja tidak akan diteruskan.

Apa yang Dilakukan Klub Italia untuk Melindungi Pemain?Virus Corona Merebak,

Apa yang Dilakukan Klub Italia untuk Melindungi Pemain?Virus Corona Merebak,

Virus Corona Merebak, Apa yang Dilakukan Klub

goldewa.com-Virus Corona menjadi masalah besar di Italia pada saat ini. Hal itu berimbas kepada kompetisi sepak bola yang harus terus berlanjut tanpa kehadiran penonton sampai tanggal 3 April mendatang.

Virus tersebut pertama kali tiba di Italia pada bulan Januari lalu, dan dibawa oleh dua turis asal China yang sedang menghabiskan waktu liburnya di Roma. Sampai sekarang, tercatat ada 79 korban meninggalkan akibat penyakit ini.

Ada tiga daerah yang terkena dampak paling parah, Lombardia, Emilia-Romagna dan juga Veneto. Sebelum pertandingan antara Juventus vs Inter Milan ditunda, penonton dari ketiga wilayah tersebut sempat dilarang mendekati area stadion.

Pihak pemerintah Italia sudah melakukan tindakan preventif agar jumlah korban yang berjatuhan menurun. Salah satunya adalah dengan tidak menciptakan keramaian dalam satu tempat. Itulah sebabnya sejumlah laga di Italia harus ditunda.

Cara Melindungi Pemain

Seluruh kegiatan olahraga di Italia telah dipastikan digelar tanpa kehadiran penonton sampai awal kabul eden April mendatang. Hal itu membuat kemungkinan para penonton terkena sebaran virus Corona jadi semakin minim.

Namun, bagaimana dengan para pemain? Mereka pun berpotensi terjangkit penyakit yang sama dan berada di atas lapangan bisa mengancam nyawanya. Tetapi, kompetisi harus terus berlanjut.

Oleh karenanya, pihak klub diminta untuk melakukan tindakan preventif. Cara pertama adalah dengan melakukan tes kesehatan secara reguler untuk memastikan bahwa mereka tidak terjangkit virus sebelum pertandingan.

Kemudian, para pemain juga diminta untuk tidak minum dari botol minuman yang sama baik dalam pertandingan ataupun selama sesi latihan. Mereka juga dilarang makan di ruang ganti, serta memisahkan handuk serta pakaian dari setiap pemain.

Tak Perlu Pakai Masker

Kebiasaan di lapangan, seperti berjabat tangan antar pemain, juga tidak diperbolehkan. Maskot tim pun tidak boleh masuk ke lapangan bersama para pemain. Berikutnya, pemain dilarang menyentuh mata, hidung, ataupun mulut dengan tangan yang belum dicuci.

Tindakan lain yang terlihat sepele, seperti menutup mulut saat sedang batuk ataupun menguap juga disarankan untuk tidak dilakukan dengan tangan yang belum dibersihkan. Termasuk juga menggunakan tisu sekali pakai.

Tempat latihan dan ruang ganti harus diberikan disinfektan secara reguler. Lalu para pemain dengan gejala demam ataupun infeksi pernapasan harus segera dipisah dari anggota skuat lainnya.

Bahkan awak media pun diminta untuk memberikan disinfektan pada mic miliknya sebelum melakukan wawancara. Sementara penggunaan masker serta sarung tangan karet dianggap tidak perlu untuk dilakukan.