Terlalu Sering jadi Runner-Up, Liverpool Kini Layak Juara

Terlalu Sering jadi Runner-Up, Liverpool Kini Layak Juara

Goldewa.com-Terlalu Sering jadi Runner-Up, Liverpool Kini Layak Juara – Bekas manager Liverpool, Gerard Houllier akui akan sedih bila gelar Premier League yang telah di muka mata The Reds musim ini tidak berhasil dicapai karena persaingan diurungkan.

Liverpool kuat di pucuk klassemen dengan keunggulan 25 angka dari Manchester City. The Reds tinggal memerlukan dua kemenangan lagi untuk pastikan titel juara musim ini.

Tetapi, liga sekarang tengah disetop sampai ada pernyataan selanjutnya karena epidemi virus Corona yang sekarang tengah dirasakan penjuru dunia, termasuk juga Inggris.

Banyak yang memberikan dukungan Liverpool masih dikukuhkan untuk juara seandainya liga diteruskan atau mungkin tidak. Tetapi, cukup banyak juga yang memandang musim ini harusnya diurungkan.

Keinginan Gerard Houllier

Houllier sempat persembahkan enam piala buat Liverpool pada periode 1998 sampai 2004 yang lalu. Tetapi, dia tidak berhasil bawa The Reds juara Premier League. Houllier juga mengharap musim ini mereka dapat mencapainya.

“Saya berharap mereka akan meneruskan persaingan kembali lagi, Sebab Liverpool cuma memiliki jarak dua kemenangan dari titel juara yang wajar mereka capai serta telah dinanti lama, ” tutur Houllier pada talkSPORT.

“Liverpool sering finish di tempat ke-2, jadi saat ini mereka betul-betul wajar memperolehnya, serta musim kemarin mereka finish dengan perolehan 97 point dengan satu kekalahan, ” paparnya.

Penilaian Gerard Houllier

Pernah ada wawasan untuk meneruskan musim ini dengan mengadakan pertandingan tanpa ada pemirsa. Tetapi, Houllier memandang gagasan itu rawan memunculkan permasalahan lain.

“Serta bila kita mainkan pertandingan tanpa ada pemirsa, akan ada rasa frustrasi yang mengagumkan buat fans Liverpool, ” papar Houllier.

“Tetapi, saya tidak dapat lihat mereka tidak keluar ke jalanan cuma untuk menanti beberapa pmain, jadi kemungkinan semakin lebih baik bila biarkan mereka masuk ke stadion, ” imbuhnya.

Bila liga diteruskan, Liverpool memang kemungkinan tidak dapat rayakan titel juara mereka bersama-sama fans di stadion sebab ada kebijaksanaan physical distancing.

AS Roma Bertekad Jadi Runner-Up Di Serie A Musim Ini

as roma

 

as roma

AS Roma ingin menjaga kedudukannya di peringkat 2 klasemen hingga akhir musim nanti. Hal itu dilakukan guna memperbaiki torehan klub di musim-musim sebelumnya.

Titel juara Serie A 2016/2017 memang sudah diamankan oleh Juventus di akhir minggu lalu, namun tak berarti rivalitas dalam Liga Italia telah berakhir. Pasalnya masih ada Roma dan Napoli yang memperebutkan posisi runner-up, jelas persaingan ini akan berlangsung ketat lantaran kedua kesebelasan hanya berselisih 1 poin saja di papan klasemen dengan 1 laga sisa.

Dalam partai terakhir di Liga Italia, Roma nantinya bakal berjumpa dengan Genoa di Olimpico, Minggu (28/5/2017), sementara Napoli akan berkunjung ke kandang Samdoria.

Melihat musim lalu, Roma hanya bisa finis di peringkat 3 ataupun dibawah Napoli di peringkat 2. Sejatinya runner-up pun terbilang krusial lantaran bisa menghindari puaran kualifikasi Liga CHampions yang dapat berlangsung tricky.

“Bisa finis di atas Napoli, yang menjadi runne-up di musim lalu, akan menunjukkan kalau kami sudah membuat beberapa peningkatan,” ujar peracik taktik Roma, Luciano Spalletti, seperti yang dilansir dari salah satu media

“Stadion Olimpico yang dipenuhi oleh para pendukung bakal membuat kami tambah semangat, yang mana sering kami peroleh selama 18 bulan, mengingat stadion bakal dipenuhi emosial yang bakal meningkatkan kualitas kami untuk menang di laga tersebut.”

Di sisi lain, Francesco Totti bakal mendapat sorotan tersendiri di sepanjang minggu ini. Pasalnya, striker sekaligus kapten AS Roma itu sempat dikabarkan akan melakoni laga terakhirnya bersama klub. Hal ini tak lepas dari pernyataan yang dilontarkan oleh pihak Roma bahwa si pemain akan segera pensiun di akhir musim ini meskipun belum ada konfirmasi resmi dari Totti.

“Tak persoalan hal lain selain laga AS Roma-Genoa saat ini dan saya tak tahu apakah itu bakal menjadi laga terakhir Totti atau tidak. Dia harus memberitahukan apa rencananya dan saya tak tahu apa yang ada di benaknya,” lanjut Luciano Spalletti.

“Tentu saja, selama laga, dia bakal mempunyai kans untuk memberi bantuan kepada tim guna memenangi laga, demi sebuah kedudukan di [fase grup] Liga Champions.”