Gara-gara Virus Corona, Klub Premier League Terancam Merugi Rp8,9 Triliun

Gara-gara Virus Corona, Klub Premier League Terancam Merugi Rp8,9 Triliun

Goldewa.com-Premier League akan kembali lagi berguling mulai minggu kedepan. Dimana club pesertanya sedang hadapi intimidasi kerugian sebesar 500 juta pounds atau seputar Rp18 Triliun.

Sama seperti yang diketahui, Premier League harus alami penangguhan semenjak bulan Maret. Faktanya ialah sebab epidemi virus Corona yang pada akhirnya datang di tanah Inggris.

Tidak seperti di Italia, masalah positif virus Corona di Inggris belum memperlihatkan pengurangan yang benar-benar relevan. Serta hasil tes dari Premier League memperlihatkan masih ada pemain/staf club yang terkena virus itu.

Tetapi faksi pelaksana pertandingan masih menggenggam teguh ketetapannya. Laga tetap diadakan mulai akhir minggu kedepan dengan beberapa prosedur keamanan yang telah disediakan semenjak jauh hari.

Terancam Tidak untung 500 Juta Pounds

Virus Corona bukan salah satu permasalahan yang sedang ditemui oleh peserta Premier League. Mereka harus juga siap-siap menyongsong kerugian finansial kolektif sejumlah 500 juta pounds.

Angka itu ada dalam perkiraan yang dikeluarkan oleh perusahaan service finansial Inggris, Deloitte. Jelas, kritis ini dikarenakan oleh berhentinya pertandingan hingga club kekurangan penghasilan dari pemasaran ticket.

Dengan cara detil, Deloitte memprediksi jika club Premier League akan tidak untung sebesar 500 juta pounds. Nilai ini ada sebab hilangnya penghasilan dari laga pemotongan penghasilan hak siar.

Club diperkirakan cuma akan memperoleh seputar 50 % saja dari hak siar untuk musim 2020/21. Serta diestimasikan jika club akan tidak untung seputar 350 juta pounds bila fans belum juga diperkenankan ada di stadion.

Terselamatkan oleh Kembalinya Premier League

Kepala unit usaha olahraga Deloitte, Serta Jones, yakini jika seputar dua pertiga dari kerugian sejumlah 500 juta pounds itu akan datang dari hak siar. Sesaat bekasnya terkait dengan penghasilan laga.

“Kembalinya sepak bola – secara aman dan arif – pastinya penting untuk batasi efek finansial yang epidemi ini buat,” katanya sama seperti yang diambil dari Evening Standar.

“Untuk satu musim penuh 18/19, kami ketahui penghasilan dari laga Premier League sebesar 680 juta pounds. Untuk 20/21, kami beranggapan cuma 350 juta pounds saja.”

“Jadi jika anda menyertakan sedikit inflasi, anda akan memikir seputar 700 juta pounds adala angka yang pas, jadi kami menempatkan angka 350 juta pounds untuk perkiraan,” ujarnya.

Tidak akan Ada yang Iri,Liverpool adalah Juara Premier League

Eks Liverpool Ingin Musim Dilanjutkan,Nasib Premier League Ditentukan Hari Ini

Tidak akan Ada yang Iri,Liverpool adalah Juara Premier League

Goldewa.com-Tidak akan Ada yang Iri,Liverpool adalah Juara Premier League Bekas penyerang Leeds United, Noel Wheelan, tidak setuju jika Premier League2019/20 di hilangkan. Menurut dia, trofi juara persaingan sepak bola paling tinggi itu harus diberikan pada Liverpool.

Sekarang, Liverpool sedang ada di pucuk klassemen dengan keunggulan 22 point atas kompetitor terdekatnya, Manchester City. Mereka juga cuma memerlukan penambahan enam point untuk menutup gelar itu.

Sayangnya, mendekati pertandingan kontra Everton, Premier League harus dipending untuk sesaat. Penangguhan ini dikarenakan oleh penebaran virus Corona yang susah untuk dibendung di sejumlah negara, terhitung diantaranya Inggris.

Persaingan dipending sampai awal bulan April kelak. Kebetulan, Liverpool akan berjumpa dengan Manchester City. Bila dapat menang, karena itu trofi juara pastinya jadi punya the Reds. Tetapi permasalahannya, ada tekanan yang minta FA ‘meniadakan’ musim ini.

Scroll ke bawah untuk membaca info sedetailnya.

Liverpool Patut Jadikan Juara

Tekanan itu ada dari mulut salah satunya pimpinan West Ham, Karren Brady. Menurut dia, persaingan Premier League akan usai adil bila dituntaskan tanpa ada juara serta musim 2019/20 ditiadakan.

Pilihan penyelesaian awal Premier League sendiri sedang muncul. Masalahnya sebagian orang yakini jika persaingan tidak dapat dituntaskan bila mengingat ketatnya agenda musim 2019/20.

Pengakuan Brady itu lalu diterima dengan gelombang protes dari beberapa golongan, terhitung Whelan. Menurut Whelan, Liverpool ialah juara yang resmi bila Premier League harus dituntaskan dengan prematur.

“Tidak ada yang iri jika mereka mengusung trofi itu serta dikelompokkan jadi juara. Mereka ialah pemenangnya,” tutur Whelan pada Football Insider.

Untuk Fans, Persaingan Harus Diteruskan

Whelan sendiri yakin jika Premier League masih dapat diselesaikan walau belumlah ada kejelasan tentang kapan virus Corona dapat hilang dari peredaran. Serta memang seharusnya diselesaikan untuk fans yang telah bayar beberapa uang.

“Mereka [Liverpool] cuma perlu satu kemenangan apabila mereka menaklukkan City, usai. Itu kenapa saya percaya jika penting untuk mengakhiri tersisa liga,” imbuhnya.

“Fans telah bayar mahal serta mereka ingin melihat teamnya jadi juara. Semua telah menghabsikan uang banyak untuk dapat sampai titik ini.”

“Untuk sembilan laga tersisa, kami sebaiknya perlu dua bulan untuk mengakhiri serta jangan katakan ke saya jika kami tidak dapat temukan ruangan di kalender buat penuhi takdir kesemua orang,” ujarnya.

Kalahkan Tottenham 1-0, Liverpool Makin Dekat Dengan Gelar Juara Premier League

Tottenham Hotspur VS Liverpool

Tottenham Hotspur VS Liverpoolgoldewa.comLiverpool sudah satu langkah semakin dekat dengan gelar juara Premier League musim ini. Mengunjungi kandang Tottenham Hotspur, tim asal Merseyside tersebut berhasil mencuri kemenangan dengan skor tipis 1-0. Satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan ini dibuat oleh Roberto Firmino di babak pertama.

Berstatus sebagai tim tamu tidak membuat Liverpool tetap optimis untuk menghadapi Tottenham Hotspur. Baru dua menit pertandingan berjalan, The Reds sudah mengancam gawang tuan rumah melalui tembakan beruntun Roberto Firmino dan Alex-Oxlade Chamberlain namun bola masih gagal masuk ke gawang Gazzaniga.

Pada pertandingan ini, tuan rumah memang tidak terlalu meladeni permainan terbuka Liverpool. The Lilywhites bertahan cukup dalam sembari mengandalkan serangan balik untuk mengancam dengan skema serangan balik, dengan duet Son Hung-Min dan Lucas Moura yang kerap merepotkan lini pertahanan The Reds.

Liverpool hampir saja membuka keunggulan mereka di menit ke-22. Berawal dari umpan lambung dari Jordan Henderson di dalam kotak penalti, bola disambut dengan sundulan Virgil van Dijk, namun Gazzaniga masih mampu mematahkan peluang tersebut.

Setelah melakukan sejumlah percobaan, Liverpool akhirnya berhasil mencetak gol di menit 37. Mohamed Salah mampu memberikan umpan pendek kepada Firmino, di mana penyerang asal Brasil tersebut berhasil meloloskan diri dari penjagaan Japhet Tanganga dan melepaskan tembakan mendatar yang gagal diraih Gazzaniga.

Dalam pertandingan tersebut, wasit sempat menghentikan pertandingan untuk memeriksan indikasi handsball yang mengenai Jordan Henderson. Namun setelah pemeriksaan, bola ternyata tidak mengenai Henderson sehingga gol itu disahkan dan Liverpool unggul 1-0 atas Tottenham Hotspur.

Ketinggalan satu gol membuat Tottenham Hotspur semakin tampil ganas. Namun hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap tidak berubah untuk keunggulan Liverpool.

Susunan Pemain Kedua Tim
Tottenham Hotspur (3-4-3) : Gazzaniga; Tanganga, Alderweireld, Sanchez; Rose (Lamela 69′), Eriksen (Lo Celso 69′), Winks, Aurier; Alli, Heung-Min, Moura
Liverpool (4-3-3): Alisson; Robertson, Van Dijk, Gomez, Alexander-Arnold; Chamberlain (Lallana 61′), Henderson, Wijnaldum; Mane (Origi 81′), Firmino, Salah (Shaqiri 90′)

Prediksi Bola Jitu Wolverhampton Wanderers VS Manchester City 28 Desember 2019

Prediksi Bola Jitu Wolverhampton Wanderers VS Manchester City 28 Desember 2019

Prediksi Bola Jitu Wolverhampton Wanderers VS Manchester City 28 Desember 2019goldewa.com – Juara bertahan Premier League, Manchester City sudah siap mengunjungi kandang Wolverhampton Wanderers pada pekan ke-19 Premier League 2019/2020, Sabtu (28 Desember 2019). Pertandingan di Molineux Stadium ini adalah kesempatan City untuk menyodok ke posisi 2.

Akhir pekan kemarin, Manchester City mengalahkan Leicester City dengan skor 3 – 1 melalui gol-gol Riyad Mahrez, Ilkay Gundogan (penalti), dan Gabriel Jesus. Kemenangan yang diinspirasi permainan impresif Kevin De Bruyne itu membuat The Citizens kini hanya terpaut satu poin di belakang Leicester (39-38).

Jika menang di kandang Wolverhampton Wanderers, Sergio Aguero dan rekan-rekannya bisa menggusur Leicester City. Pasalnya, sehari sebelumnya, The Foxes akan menjamu pemimpin klasemen Liverpool. Meski main kandang, mereka diyakini terancam kehilangan poin.

Namun, perlu diingat, Pertandingan melawan Wolverhampton Wanderers tidak bakal mudah. Manchester City sudah membuktikannya pada pertemuan pertama musim ini, ketika sepasang gol Adama Traore memaksa rival sekota Manchester United ini menanggung malu di Etihad Stadium.

Wolverhampton Wanderers sendiri cuma kalah satu kali dalam 13 Pertandingan terakhirnya di Premier League (6 kali menang, 6 kali imbang, dan 1 kali kalah). Sekarang, pasukan Nuno Espirito Santo bahkan berjarak lima poin dari empat besar.

Di Pertandingan sebelumnya, Wolverhampton Wanderers meraih comeback win 2-1 atas tuan rumah Norwich City melalui gol-gol Roman Saiss dan Raul Jimenez. Itu menjdai modal yang amat positif untuk meladeni sang juara bertahan.

Prediksi Susunan Pemain
Wolverhampton Wanderers (3-4-3) : Patricio; Saiss, Coady, Dendoncker; Jonny, Moutinho, Neves, Doherty; Jota, Jimenez, Traore.
City (4-3-3) : Ederson; Mendy, Fernandinho, Otamendi, Walker; Foden, Rodrigo, De Bruyne; Sterling, Gabriel Jesus, Bernardo Silva.

Head to head
06-10-2019 Manchester City 0-2 Wolverhampton Wanderers (Premier League)
15-01-2019 Manchester City 3-0 Wolverhampton Wanderers (Premier League)
25-08-2018 Wolverhampton Wanderers 1-1 Manchester City (Premier League)
25-10-2017 Manchester City 0-0 Wolverhampton Wanderers (EFL Cup)
22-04-2012 Wolverhampton Wanderers 0-2 Manchester City (Premier League).

5 Pertandingan Terakhir Wolverhampton Wanderers (M-S-M-K-M)
05-12-2019 Wolverhampton Wanderers 2-0 West Ham (Premier League)
08-12-2019 Brighton 2-2 Wolverhampton Wanderers (Premier League)
13-12-2019 Wolverhampton Wanderers 4-0 Besiktas (UEL)
15-12-2019 Wolverhampton Wanderers 1-2 Tottenham (Premier League)
21-12-2019 Norwich 1-2 Wolverhampton Wanderers (Premier League).

5 Pertandingan Terakhir Manchester City (K-M-M-M-M)
08-12-2019 Manchester City 1-2 Manchester United (Premier League)
12-12-2019 Dinamo Zagreb 1-4 Manchester City (UCL)
15-12-2019 Arsenal 0-3 Manchester City (Premier League)
19-12-2019 Oxford 1-3 Manchester City (Carabao Cup)
22-12-2019 Manchester City 3-1 Leicester City (Premier League).

Prediksi Skor Wolverhampton Wanderers VS Manchester City
1 – 3

3 Faktor Yang Membuat Performa Chelsea Anjlok

Chelsea

Chelseagoldewa.comChelsea tampil cukup mengesankan sebelum jeda internasional bulan November silam. The Blues bahkan sempat diperhitungkan menjadi salah satu klub bisa bersaing ketat di perburuan gelar Premier League.

The Blues tertinggal enam poin dari Leicester City yang menempati posisi runner-up sementara Premier League. Chelsea bahkan unggul satu poin di atas sang juara bertahan Manchester City.

Setelah dijatuhi larangan transfer FIFA, ditinggal pergi Eden Hazard, dan menunjuk manajer yang tidak berpengalaman Frank Lampard, The Blues mendapati diri mereka dalam situasi yang bahkan tidak bisa dibayangkan oleh penggemar yang paling percaya diri sekalipun.

Namun, sejak itu, segalanya berubah dari buruk menjadi lebih buruk bagi klub London Barat karena mereka telah mendulang poin dari empat dari lima pertandingan liga terakhir mereka. kekalahan dari Manchester City, West Ham United, Everton, dan Bournemouth, membuat Chelsea menderita.

Melihat daftar pertandingan-pertandingan lanjutan yang super sibuk menjadi bel alarm bagi Chelsea. The Blues punya masalah besar yang wajib dibenahi secepatnya jika ingin tetap ada di papan atas. Apa saja persoalan Chelsea sebenarnya?

  1. Mason Mount yang Meredup
    Mason Mount awalnya tampil mengesankan sebagai pemain gelandang serang. Mount berhasil mencetak empat gol liga dalam delapan pertandingan pertama Namun, belakangan penampilan sang pemain menurun. Produktivitasnya menurun draktis sejalan dengan menurunnya peforma Chelsea.
  2. Melempem di Kandang
    Ciri khas dari setiap tim yang berhasil adalah kemampuan mereka untuk membuat stadion kandang jadi tempat yang menakutkan. Chelsea adalah salah satu klub yang terkuat saat bermain di hadapan publik sendiri. Secara keseluruhan, The Blues hanya mampu medulang 14 poin dari 27 poin yang mungkin mereka dapatkan dan tidak mencetak lebih dari dua gol dalam setiap pertandingan liga di kandang mereka sejauh ini.
  3. Sektor Pertahanan yang Rapuh
    Chelsea musim ini memainkan strategi menyerang yang atraktif. Sayang barisan pertahanan mereka yang rapuh membuat performa mereka tidak bisa konsisten. Sejauh musim ini, pasukan Lampard hanya menjaga empat clean sheet di semua kompetisi. Hanya Arsenal (27) yang kebobolan lebih banyak dari 25 gol tim London Barat di liga.

Tiga Pesepakbola Dunia Andalan Manchester vs Liverpool

pesepakbola dunia di MU

Laga Manchester United vs Liverpool akan menjadi salah satu jadwal laga bola Premier League yang dinantikan pada minggu ini. Pasalnya, kedua tim sulit ini akan bertarung meraih kemenangan dengan The Reds sebagai pemuncak klasemen kali ini.

Keduanya sudah lama ingin bermusuhan di lapangan. Namun, kini berat untuk MU karena mereka tengah terpuruk di musim ini. Liverpool sendiri berada di posisi puncak, sementara Manchester United berada di posisi ke-12.

Dalam laga yang menjadi salah satu jadwal laga bola Premier League yang ditunggu-tunggu, Setan Merah harus berjuang dan berbenah untuk memperbaiki posisi mereka. Berikut tiga pesepakbola dunia yang dibutuhkan MU dalam laga Manchester United vs Liverpool :

Anthony Martial

pesepakbola dunia di MU

Anthony Martial diberitakan akan kembali bermain setelah bugar sejak Agustus lalu. Kinerja penyerang United memang sulit setelah Martial absen karena cedera. Marcus Rashford juga tampil kurang mengesankan.

Martial diprediksi akan bersiap memainkan tempat Rashford di sayap. Di mana tempat ini merupakan posisinya saat menghancurkan perlawanan Trent Alexander-Arnold 18 bulan silam. Martial merupakan penyerang terbaik selama pramusim ini dan bekerja sama dengan baik untuk lini tengah. Dia membukukan dua gol sebelum cedera.

Paul Pogba

pesepakbola dunia di MU

Membuka peluang dalam laga ini menjadi hal yang cukup mustahil untuk MU saat ini. Apalagi The Reds akan membawa pemain pertahanannya yang tangguh yakni Fabinho. Kesehatan Paul Pogba menjadi sangat berarti untuk Setan Merah. Mereka harus berjuang menjadi pemain ke posisi menyerang.

Pemain lini Prancis tersebut merupakan andalan untuk United di sisi lini tengah dan bekerjasama untuk lini serang. Jika Pogba mau berusaha dengan keras maka, bisa jadi dia akan menjadi bintang besar dalam laga ini dan meraih namanya kembali di MU.

Menang melawan Liverpool menjadi satu-satunya peluang MU dan pesepakbola dunia ini untuk kembali bersinar dalam kompetisi Liga Inggris musim ini.

Aaron Wan-Bissaka

pesepakbola dunia di MU

Menutup langkah penyerang Liverpool memang sangat sulit. Mereka sudah membukukan 20 gol dari delapan laga di liga, selisih 11 gol dari Manchester United. Jadi, dengan hadirnya bek sayap andalan tim yakni MU akan membantu mereka menang melawan The Reds.

Wan-Bissaka menjadi pemain yang dibutuhkan saat ini. Disebutbutkan jika dirinya sudah sembuh dari penyakit tonsilitis yang menjadikannya menepi dalam tiga laga United sebelumnya. MU memang sangat kesulitan saat Wan-Bissaka absen. Ini menjadi langkah penting untuk pemain ini untuk tampil dengan kemampuan terbesarnya ketika berhadapan dengan Liverpool.

Kalah Dari Brighton, Inilah Hal Yang Perlu Dirubah United

Eric Bailly melakukan tackle ke Pascal Gross dari Brighton dan dihukum tendangan penalti

Pada hari Minggu kemarin, Manchester United ditaklukkan oleh Brighton & Hove Albion FC saat berkunjung ke markas mereka dengan skor tipis 3-2. Mereka sempat membalas sebuah gol dari tiga bola yang bersarang di gawang mereka di babak pertama, namun  meraka hanya mampu memperkecil selisih gol menjelang menit terakhir. Jika diselidiki lebih lanjut setidaknya ada 5 hal yang perlu dipelajari MU dari kekalahan mereka menghadapi Brighton, sebelum menghadapi Tottenham Hotspur di akhir pekan mendatang. Dan inilah hal yang perlu dirubah United dalam waktu dekat..

1. Pertarungan tanpa Alexis Sanchez

Pemain sayap andalan mereka ini harus absen karena mengalami cedera. Hal ini memaksa Jose Mourinho menggunakan Anthony Martial dibandingkan Marcus Rashford namun sayangnya ia tak membuahkan hasil dan memanfaatkan kesempatan agar bisa memaku tempat menjadi starter team. Bahkan Martial sepertinya terlihat tak bergairah lagi di lapangan. Itulah sebabnya Mourinho ingin melepaskannya di musim panas kemarin, dan mungkin ia juga akan melepaskannya dalam waktu dekat.

Alexis Sanchez saat Manchester United menghadapi Leicester City Agustus 2018
Alexis Sanchez saat Manchester United menghadapi Leicester City Agustus 2018

Kehadiran Sanchez tentu sangat dibutuhkan mengingat energinya dan kemampuan menciptakan peluang seperti saat ia tampilkan menghadapi Leicester City di akhir pekan lalu. Namun rekannya tak ada yang mampu menduplikasi performanya. Apalagi di pertandingan selanjutnya, mereka akan menghadapi Tottenham Hotspur, klub yang menyulitkan lawannya hingga kini. Mereka perlu Sanchez kembali pulih secepatnya, atau memaksa Martial dan Rashford klinis didepan gawang.

2. Jesse Lingard menjadi Starter

Terlihat jelas bahwa di babak pertama walaupun United piawai mendominasi bola, namun Brighton mampu meluncurkan lebih banyak peluang. Akhirnya karena lesunya disisi penyerangan, Lingard diturunkan di babak kedua. Dan inilah pertandingan pertamanya di musim baru.

Ia mampu melakukan penekanan lebih jauh, menggiring bola dan terus memberi bek Brighton sesuatu untuk ditangani. Tentu hal ini perlu dicermati Mourinho dimana ia bisa menurunkannya sebagai starting eleven saat menghadapi pertandingan selanjutnya.  harus menemukan cara untuk menyesuaikan Lingard ke dalam starting line-up untuk pertemuan berikutnya melawan Tottenham Hotspur

3. Pertahanan Manchester United perlu dibenahi

Hingga saat ini Mourinho terus bereksperimen dengan lini belakang defensifnya selama 2017-18 lalu dan hasilnya bisa dibilang lumayan. Namun ia belum menemukan pasangan yang mapan seperti halnya pasangan legendaris dari masa lalu seperti Vidic dan Ferdinand atau Bruce dan Pallister. Inilah salah satu dari tiga alasan mengapa United tidak ditakuti lagi oleh rivalnya.

Eric Bailly melakukan tackle ke Pascal Gross dari Brighton dan dihukum tendangan penalti
Eric Bailly melakukan tackle ke Pascal Gross dari Brighton dan dihukum tendangan penalti

Ia memiliki Eric Bailly dan Victor Lindelof dimana keduanya adalah pemain andalan Mourinho namun eduanya bisa dikatakan bersalah atas ketiga gol yang dicetak Brighton, padahal ketiganya bisa dihindari terutama saat penyelamatan Bailly di menit ke 44 yang membuat mereka dihukum tendangan penalti. Mourinho harus segera menyelesaikan masalah ini, jika mereka ingin mencapai kesuksesan di musim ini.

4. Suramnya masa depan Matteo Darmian

Pemain bek asal Italia itu setelah mengejutkan menjadi starter di pertandingan perdana musim ini, saat menghadapi Leicester City  namun tetap saja ia tampil tak meyakinkan di seluruh pertandingan. Akhirnya tidak dilibatkan sama sekali saat menghadapi Brighton walaupun tidak ada Antonio Valencia. Hal ini membuatnya kembali gagal menyemen sebuah tempat di starting XI.

Di musim lalu, Ia digantikan oleh Ashley Young di sebagian besar musim lalu sebagai bek kiri. Namun dampaknya, Young juga tidak terlihat nyaman walaupun lebih baik dibandingkan Mourinho memempatkan Darmian di lapangan. Terbukti Ia hanya memainkan delapan kali di Premier League musim lalu, dan diprediksi kemungkinan untuknya melanjutkan kebersamaan dengan United di masa depan, semakin menipis.

5. Merubah formasi

Tak dapat dipungkiri banyak klub di Premier League menggunakan sistem 3-4-3, dimana mereka memanfaatkan pemain sayap di lini tengah yang mampu mengubah pertahanan menjadi penyerangan dalam sekejap mata. Apalagi karena mereka kesulitan memiliki pertahanan yang bagus sementara pemain gelandang lebih banyak yang bisa diandalkan. Hal ini juga membuat Young berada ditempatnya semula dan lebih efektif.

Jose Mourino bisa menggunakan formasi 3-4-3 seperti rivalnya Antonio Conte
Jose Mourino bisa menggunakan formasi 3-4-3 seperti rivalnya Antonio Conte

Bermain tiga bek di lini belakang, juga meniadakan kebutuhan untuk memainkan dua bek tengah yang begitu dekat satu sama lain dan memberi United kesempatan untuk memainkan penyerang tambahan. Pasalnya United memiliki penyerang berbakat dibandingkan pemain bertahan . Selain itu empat bek juga belum terbukti berhasil selama setahun terakhir dan sudah waktunya untuk mereka mengalami perubahan.

Demikianlah lima hal yang perlu dipelajari dari kekalahan mereka saat menghadapi Brighton di akhir pekan lalu. Mourinho mungkin sudah mengetahui hal ini namun tak mudah melakukannya mengingat pertimbangan dari berbagai sektor yang ia lebih pahami. Bagaimana menurut Anda.

3 Alasan Mengapa United Tidak Ditakuti Lagi

Tiga pelatih Manchester United setelah ditinggal Sir Alex Ferguson (David Moyes Louis Van Gaal Jose Mourinho)

Manchester United merupakan salah satu klub yang ditakuti saat masih dibawah asuhan Sir Alex Fergusson. Bagaimana tidak, mereka telah menyusul perolehan piala terbanyak di Premier League dengan 20 piala, dimana sebelumnya, Liverpool telah unggul dengan 18 piala. Namun kini pamor mereka semakin memudar setelah Ferguson pensiun di musim panas 2013 lalu. Mereka tak ditakuti lagi, dimana sebelumnya lawan mereka hanya berharap mendapatkan satu poin, kini mereka yakin mampu untuk meraih tiga poin sekaligus. Diketahui ada tiga alasan mengapa United tidak ditakuti di Premier League lagi, bahkan diragukan untuk meraih empat besar di musim ini. Dan inilah dia.

1. Pemain mereka mulai menua

David Moyes dipercaya mengasuh United setelah Ferguson pergi dan memimpin sekelompok pemain yang telah melewati masa jayanya. Sebut saja seperti Vidic dan Ferdinand yang mulai menua sementara Wayne Rooney juga mendekati usia tiga puluhan saat itu. Hal itu merupakan awal dari kehancuran pamor United.

Duo bek legenda Manchester United Nemanja Vidic dan Rio Ferdinand
Duo bek legenda Manchester United Nemanja Vidic dan Rio Ferdinand yang sulit tergantikan

Bahkan hingga kini mereka masih memiliki pemain yang berusia lebih dari 30 tahun seperti Ashley Young dan Antonio Valencia yang sudah lebih dari 30 tahun. Padahal permainan telah banyak berubah dalam beberapa waktu terakhir dimana rival mereka memiliki pemain yang lebih bugar DAN lebih kuat dari sebelumnya. Tengok saja saat rival sekotanya yaitu Manchester City saat merekrut Pep Guardiola, dimana ia  datang dan merombak skuad mereka meninggalkan pemain yang sudah berumur.

United tentu masih memiliki kesempatan lagi untuk membangkitkan kejayaan mereka, dan sepertinya lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali.

2. Merekrut pemain yang tak dibutuhkan

Telah menjadi rahasia umum dimana United telah menghabiskan jutaan poundsterling di bursa transfer setelah Ferguson pensiun. Namun pemain yang mereka rekrut bukan berasal dari standard mereka. Bahkan dengan nilai sebesar itu bisa dikatakan mereka belum melakukan apa pun untuk meningkatkan performa skuad. Dimana diantaranya bahkan belum berhasil mendapatkan posisi di tim pertama dan akhirnya pergi ke klub lain.

Sebut saja membeli pemain seperti Marouane Fellaini yang diboyong karena panik bukan karena kualitas yang sesuai dengan mereka. Van Gaal juga sempat berusaha membawa pemain mereka dengan nama besar seperti Falcao dan Angel di Maria namun tidak memiliki kepribadian untuk bermain di Premier League.Bahkan pemain seperti Matteo Darmian dan Daley Blind yang cukup menjanjikan pada awalnya akhirnya memudar seiring berjalannya waktu.

Matteo Darmian dan Daley Blind tak banyak membantu Manchester United sejak diasuh oleh Jose Mourinho
Matteo Darmian dan Daley Blind tak banyak membantu Manchester United sejak diasuh oleh Jose Mourinho

Transfer musim panas ini juga cukup mengecewakan dimana mereka berhasil membawa bek kanan Portugal berusia 19 tahun (terlalu muda), penjaga gawang dari Stoke City yang berusia 35 tahun (terlalu tua) dan gelandang asal Brasil Fred (cukup menjanjikan). Namun dibandingkan dengan perekrutan pemain seperti Liverpool dan City, sepertinya mereka tidak memiliki apapun yang dibutuhkan untuk memenangkan gelar. Tidak juga pemain baru terlihat mampu membawa perubahan yang signifikan ke skuad mereka.

3. Pilihan Manajerial yang tak sesuai

Klub seperti United tentu membutuhkan seorang manajer dengan kualitas tinggi dan kepribadian yang luar biasa untuk mengelola mereka di level tertinggi. Tentu tak mudah mengelola di bawah tekanan berat di setiap hari pertandingan. Dan hal ini membuat ekspektasi pelatih baru juga sangat besar untuk meraih semua kejayaan di semua pertandingan.

Mereka pun diyakini telah melakukan kesalahan terbesar terutama saat mereka menunjuk David Moyes mengasuh mereka. Ada banyak pertengkaran ego dimana para pemain akhirnya tidak mau mendengarkannya atau mengikuti instruksinya. Tentu saja masa jabatannya berakhir bahkan sebelum tahun pertama selesai.

Tiga pelatih Manchester United setelah ditinggal Sir Alex Ferguson (David Moyes  Louis Van Gaal Jose Mourinho)
Tiga pelatih Manchester United setelah ditinggal Sir Alex Ferguson (David Moyes Louis Van Gaal Jose Mourinho)

Penunjukkan Louis van Gaal , juga tak jauh berbeda. Memang ia sempat membawa timnas Belanda memukau di Piala Dunia 2014, dan hal ini membuat harapan para penggemar United meninggi. Sayangnya filosofinya tidak selaras dengan filosofi United dan akhirnya gaya permainannya membuat klub bertengger diposisi terendah, yang tak diduga oleh penggemar mereka.

Penunjukan Jose Mourinho juga sempat dielu-elukan oleh banyak penggemar mereka karena dia berpeluang bisa menjadi manajer yang ideal untuk membawa United dari serpihan debu. Namun sayangnya ‘gaya bertahan sepakbolanya ‘ tidak diapresiasi oleh pendukung tim mereka karena tidak melambangkan Manchester United yang kita semua tahu.

Musim ini adalah kampanye ketiganya dimana ada kemungkinan ia bisa dipecat sebelum musim ini berakhir. Dan dengan gejolak seperti itu dalam manajemen klub, sulit membawa klub meraih kesuksesan, dimana contohnya sudah banyak.

Demikianlah setidaknya ada tiga alasan mengapa United tidak ditakuti di Premier League lagi, bahkan diragukan untuk meraih empat besar di musim ini. Mungkinkah ada keajaiban di pertengahan musim ini? Apakah Jose Mourinho akan kehilangan tempatnya di Old Trafford? Yang jelas, akan menarik untuk melihat perkembangan kemajuan mereka di sisa kampanye musim ini.

Penggemar Hotspur Menuntut Penjelasan Lengkap Minimnya Aktivitas Transfer

Penggemar Tottenham Hotspur tetap mendukung tim kesayangannya

Bursa transfer Premier League musim panas 2018 ini telah berakhir dan banyak klub yang disibukkan dengan penandatanganan pemain baru. Namun Tottenham Hotspur sepertinya tidak pernah bangun dari hibernasinya. Mereka akan melanjutkan ke musim berikutnya setelah tidak menambahkan bahkan satu pemain baru ke skuad mereka. Hal ini membuat frustrasi para penggemar mereka saat tim mereka tidak memiliki kedalaman skuad. Perwakilan dari para penggemar Hotspur pun bahkan mengeluarkan pernyataan yang menuntut ‘penjelasan lengkap dan terpercaya’ tentang minimnya aktivitas transfer.

Pernyataan tersebut mengatakan,

”Ketidakmampuan Tottenham Hotspur FC (THFC ) untuk melakukan perbaikan apa pun selama bursa transfer musim panas untuk mendekatkan skuad dengan pencapaian hal-hal yang hebat, telah membuat kecewa banyak penggemar. ”.

”Sebagai Supporters’ trust (organisasi non profit dari para penggemar), bukanlah tugas kami untuk melibatkan diri dalam masalah di lapangan. Namun kami memiliki tanggung jawab untuk menyuarakan keprihatinan penggemar kami, tentang ambisi dan strategi Klub di lapangan. Dan untuk itu kami meminta penjelasan penuh dan dapat dipercaya tentang bagaimana bursa transfer ini telah dimainkan. ”

Meskipun mereka mengakui mengetahui kebijakan transfer klub, mereka tidak melihat alasan baik di balik situasi untuk tidak membuat satu pun penandatanganan di musim panas ini.

Pengeluaran Bursa tansfer musim panas 2018-19 Tottenham Hotspur hanya kontrak baru
Pengeluaran Bursa tansfer musim panas 2018-19 Tottenham Hotspur hanya kontrak baru

”Kami tidak percaya mengeluarkan uang atau mendatangkan pemain untuk kepentingan itu (memenangkan gelar juara). Kami mengakui pencapaian dalam menjaga tim kami bersama, setidaknya untuk saat ini, dan dalam mendapatkan pemain kunci untuk menyetujui kontrak baru. Dan kami menghargai profesionalisme manajer Mauricio Pochettino dalam konferensi pers di batas waktu (bursa transfer). Dia telah menunjukkan sekali lagi kemampuannya untuk memanfaatkan apa yang diberikan kepadanya.”

Sepertinya kritik itu hanya ditujukan kepada dewan direksi sementara para pendukung tetap mendukung Pochettino dalam segala kemampuannya.

“Kami memiliki banyak kebanggaan di Spurs. Sembilan pemain kami tampil di semi final Piala Dunia. Selama beberapa tahun terakhir, seorang manajer yang kami kagumi telah membentuk tim yang menarik yang telah menantang untuk mendapatkan penghargaan tertinggi. Dan lebih banyak penggemar dibandingk klub yang peduli untuk mengakui mengenali tantangan dan prestasi dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan membangun stadion kelas atas. ”.

Stadion Tottenham Hotspur yang belum usai dan memakan biaya banyak
Stadion Tottenham Hotspur yang belum usai dan memakan biaya banyak

Mereka pun menjelaskan frustrasi mereka karena kurangnya aktivitas transfer musim panas ini,

”Tetapi penggemar datang untuk menonton tim. Sebuah tim yang akan memulai musim dengan banyak anggota kuncinya yang masih lelah setelah Piala Dunia. Dan sebuah skuad, yang menurut para pengamat paling rasional setujui, akan mendapat manfaat dari tim yang memiliki kedalaman pemainnya. Tidak masuk akal untuk mempertanyakan apakah Spurs tidak dapat menemukan pemain yang akan meningkatkan skuad mereka sementara saingan kami memperkuat mereka. Awal tahun ini, Club keberatan dengan kritik THST tentang harga tiket yang naik dengan signifikan. Hal ini mengatakan kepada kami bahwa kami tidak bisa mengharapkan pemain untuk ditandatangani atau upah mereka menjadi kompetitif, sementara kami menentang kenaikan harga tiket tersebut. Fans telah membayar harga yang diminta. Namun belum ada pemain yang direkrut.”.

Para penggemar juga tidak puas dengan fakta bahwa kenaikan harga tiket belum membuahkan hasil.

“Kami tahu bahwa penjualan karcis tidak seperti dulu untuk membiayai biaya transfer atau gaji pemain. Namun pendapatan tiket di Spurs sekarang lebih tinggi dari yang pernah ada. Kami ingin tahu untuk apa uang itu digunakan. Kami telah diberitahu bahwa pembangunan stadion tidak akan mempengaruhi pengeluaran transfer.”

Para pendukung juga menyuarakan keprihatinan mereka tentang perkembangan pemain muda Spurs.

“Kami diberitahu bahwa Spurs tidak perlu menandatangani pemain karena akan mengembangkan pemain muda. Namun, empat dari pemain muda yang memiliki prospek paling menjanjikan telah meninggalkan Klub musim panas ini. Dari skuad tim pertama saat ini, hanya dua pemain reguler yang datang melalui promosi.”

Penggemar Tottenham Hotspur tetap mendukung tim kesayangannya
Penggemar Tottenham Hotspur tetap mendukung tim kesayangannya

Dan tentu saja, kurangnya piala juga harus disebutkan.

“Kami menyukai apa yang telah dikembangkan, tetapi untuk semua sepakbola hebat yang telah kami lihat selama beberapa musim terakhir, tidak ada piala yang ditampilkan.”

Dan akhirnya, mereka menuntut penjelasan yang lengkap dan secara terpercaya.

“Kami memiliki Ketua yang dibayar paling tinggi di Liga Premier. Penggemar kami membayar salah satu harga tertinggi di dunia sepakbola. Dukungan kami untuk tim kami dan kekaguman kami atas apa yang telah dicapai tetap kuat. Namun, kami yakin para penggemar berhak tahu atas penjelasan lengkap dan kredibel tentang apa yang telah terjadi musim panas ini.”.

 

Memang jika melihat pencapaian kebelakang, Hotspur hanya memenangkan gelar divisi pertama / Premier League dua kali, yang terakir 57 tahun yang lalu. Sementara piala terakhir yang mereka dapatkan adalah League Cup, itupun sepuluh tahun lalu. Rasanya cukup wajar jika para penggemar geram akan hal ini.

Namun terlepas dari surat penggemar yang yang menuntut ‘penjelasan lengkap dan terpercaya’ tentang kurangnya aktivitas transfer musim panas ini, di yakini Hotspur akan tetap masuk empat besar di musim ini. Sulit memang namun hal itu sangat memungkinkan mengingat kebersamaan mereka hingga kini. Bagaimana menurut anda?

Everton Rekrut 2 Pemain dari Barca

Everton Rekrut 2 Pemain dari Barca

Everton Rekrut 2 Pemain dari Barca

Sebelum berakhirnya bursa transfer Premier League musim ini, Everton sukses rekrut tiga pemain anyar. Dua di antaranya pemain yang baru direkrut tersebut adalah pemain yang berasal dari klub Barcelona.

Dibanding liga-liga Eropa lainnya, Bursa transfer di ajang Premier League lebih cepat berakhir. Pada hari Kamis (9/8/2018) pukul 23.00 WIB, tidak bolah ada lagi tim Inggris yang lakukan proses transfer.

Tidak banyak proses transfer yang berlangsung pada hari terakhir bursa transfer musim ini di ajang Premier League. Nampaknya hanya Everton yang aktif merekrut pemain pada hari akhir bursa transfer ini.

Yerry Mina dan Andre Gomes yang berasal dari Barca sukses mereka rekrut. Ini membuat ikatan baik antara kedua kubu terus berjalan usai sebelumnya Lucas Digne terlebih dahulu bergabung dengan Toffees.

“Kesepakatan telah terjadi antara Barcelona dengan Everton untuk transfer Yerry Mina. Everton sudah mengeluarkan dana sebesar 30,25 juta euro ditambah dengan 1,5 juta euro untuk variabel lainnya. Klub pun ada hak ketika akan membeli si pemain kembali,” tulis situs resmi Barcelona.

Mina direkrut dengan status sebagai pemain permanen, biarpun Barcelona mencantumkan klausul pembelian kembali dalam kontraknya, Gomes direkrut hanya dengan status sebagai pemain pinjaman.

“Kesepakatan lain pun sudah Barcelona dan Everton sepakati untuk peminjaman Andre Gomes pada musim 2018-2019. Dana sebesar 2,25 juta euro untuk peminjaman si pemain sudah Everton setujui serta gajinya selama disana,” imbuh kubu Barca.

Tak hanya itu, Everton pun merekrut pemain yang berasal dari Shakhtar Donetsk secara cuma-cuma, yaitu Bernard.

Hadirnya tiga pemain baru ini bikin Everton menjadi salah satu tim yang terbilang aktif pada bursa transfer musim ini. Dengan nilai transfer mencapai 18 juta pound sterling, mereka merekrut Digne, sementara Richarlison direkrut dengan nominal 35,28 juta pound sterling dari Watford.