Keramaian Parade Juara Prancis

Sedari sampai di bandara, Les Bleus sudah mendapatkan sambutan luar biasa dari banyak orang. Tim nasional Prancis kembali ke negaranya usai berhasil keluar sebagai juara di ajang Piala Dunia 2018 di Rusia.

Prancis berhasil mengangkat trofi juara keduanya di ajang Piala Dunia usai berhasil menangkan babak final piala dunia 2018 melawan Kroasia pada hari Minggu (15/7/2018) di Moskow dengan skor  4-2.

Tim yang di besut oleh Didier Deschamps tersebut mendarat di Bandara Charles de Gaulle, Paris pada hari Senin (16/7/2018di Bandara Charles de Gaulle, Paris, sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Sebagai bentuk penghormatan, Pesawat yang mereka tumpangi dapatkan “Water Salute” dari pihak bandara. Usai pintu pesawat terbuka, Deschamps dan kapten tim Hugo Lloris memegang trofi Piala Dunia.

Tim Prancis melanjutkan perjalanan dari bandara dengan menggunakan bus atap terbuka berwarna biru. Mereka lakukan parade lewati pusat kota paris Champs Elysees ke arah istana kepresidenan Elysee.

Dikabarkan mencapai ratusan ribu orang yang ikut meramaikan jalan di Paris untuk sambut datangnya tim nasional Prancis. Di tengah parade juara tersebut mereka bersorak dan menyanyikan lagu “We Are The Champions”.

Presiden Emmanuel Macron di istana kepresidenan Elysee menyambut kedatangan Timnas Prancis secara resmi. Kemudian Macron dan istrinya, Brigitte menyanyikan lagu kebangsaan “La Marseillaise”.

Legion d’Honneur sebagai Anggota tim Prancis menjadi wakil untuk menerima penghargaan tertinggi di Prancis.

“Jangan pernah terlupa dari mana kalian berasal: seluruh klub di tiap penjuru Prancis yang membimbing kalian, saya ucapkan terima kasih atas usaha yang sudah kalian perlihatkan dan ini membuat kami merasa bangga ” imbuh Macron.

Hummels Terkesan dengan Skuat Prancis

Jerman bakal berhadapan dengan Prancis lewat pertandingan persahabatan. Pemain bek Die Mannschaft Mats Hummels melihat skuat lawannya tersebut dan terkesan dengan kedalaman yang ada dalam skuat tersebut.

Jerman dan Prancis bakal saling mencoba kebolehan pada hari Rabu (15/11/2017) dinihari WIB di RheinEnergieStadion. Pertandingan ini bakal menjadi kompetisi kedua tim mengetes para pemain serta mengukur kekuatan ke babak Piala Dunia 2018 yang akan berlangsung di Rusia tahun depan.

Menatap pertandingan ini, Hummels mengatakan Prancis sebagai salah satu favorit di Piala Dunia nanti. Tidak lain sebab kualitas skuatnya yang bagi dirinya sangatat meyakinkan.

Prancis tidak hanya miliki para pemain yang berpengalaman seperti Olivier Giroud, Dimitri Payet, Paul Pogba, Antoine Griezmann, Laurent Koscielny, atau Hugo Lloris, namun juga miliki para pemain muda oke. Sebut saja Samuel Umtiti, Raphael Varane, Corentin Tolisso, Adrien Rabiot,Kingsley Coman, Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, sampai Anthony Martial.

Dengan banyaknya pilihan dan sengitnya perselisihan untuk perebutkan posisi di tim nasional, Prancis tentu saja diuntungkan. Tiap pemain bakal secara habis-habisan untuk meraih perhatian Didier Deschamps hanya untuk menuju ke Rusia.

“Mereka miliki keleluasan yang amat besar untuk memilih pemain muda, saya tidak pernah menyaksikan yang seperti itu pada tingkat ini,” imbuh Hummels.

“Kami miliki hal tersebut juga, namun dalam hal kedudukan, para pemain muda, mereka 1 langkah di depan. Sebuah tim sensasional dan menjadi favorit utama untuk turnamen nanti.”

“Malah kalau 2 orang pemain tidak berhasil, mereka miliki banyak orang untuk dipilih di setiap posisi, yang mana sungguh mengesankan,” kata dia.

Houllier; Hadirkan Lacazette, Usaha yang Baik Bagi Arsenal

Arsenal sudah ‘sah’ menghadirkan sosok Alexandre Lacazette. Arsenal dianggap telah melakukan usaha yang baik mengingat kemampuan striker Prancis tersebut.

Lacazette telah ‘sah’ direkrut The Gurnners dari Lyon. Tidak diberitahukan berapa biaya pembeliannya, namun dikatakan mencapai 60.000.000 euro yang berarti sudah memecahkan rekor transfer The Gurnners.

Gerard Houllier yang merupakan arsitek yang berasal dari Prancis ini menganggap pengrekrutan Lacazette oleh The Gurnners sebagai usaha yang baik, menyusul adanya potensi tambahan atas kemampuan dirinya untuk skuat yang amat kuat.

Pada musim lalu Lacazette membuat total tiga puluh gol dari empat pulih lima aksi yang dimainkan di semua pertandingan resmi. 8 tahun membela Lyon, striker berusia26 tahun tersebut tampil sebanyak 275 kali dengan raihan 129 gol ditambah 43 upaya.

Houllier tentu menyamakannya dengan rekrutan Anthony Martial oleh MU di musim panas 2 tahun yang lalu. striker berusia 21 tahun tersebut apabila dibeli dengan biaya yang kemungkinan mencapai 66.000.000 euro.

Sempat naik pada musim perdananya besama dengan Manchester United, Martial lalu meredup di tahun ke-2 nya. Dirinya sejauh ini memiliki dua puluh lima gol dari 91 aksi yang dimainkan.

Houllier pun menyamakan Lacazette dengan Alvaro Morata, yang tengah dikaitkan dengan Manchester United. Morata dipercaya akan dibandrol biaya tidak kalah tinggi, namun selama ini dianggap masih kurang intensitasnya.

Dalam 3 tahun terakhir, Morata bermain sebanyak 136 kali bersama Real Madrid dan Juventus dengan raihan sebanyak empat puluh tujuh gol. Jumlah tersebut tidak cukup sebanding untuk Houllier dengan biaya yang diperhitungkan.

“Apabila Anda membandingkan perangkaan Lacazette dengan para triker yang lain, musim ini dirinya membuat 37 gol,” ucap Houllier kepada salah satu media.

“Apabila Anda berfikir ulang, Anthony Martial bernilai 80.000.000 euro, Morata itu sekitar 90.000.000 euro. Dan Morata belum menghasilkan gol sebanyak cetakan gol yang dihasilkan Lacazette.”

“Morata telah bermain sebanyak 136 laga dan baru memasukkan sebanyak 47 gol. Sekarang ini para striker amat tinggi harganya,” tambahnya disampaikan lewat salah satu media.

Hadirkan Lacazette, The Gurnners Memecahkan Rekor Transfer

Arsenal sudah nyaris dapat dipastikan menghadirkan sosok pemain dari Olympique, Alexandre Lacazette yang merupakan striker asal Prancis, Lyon. Proses kepindahan Lacazette bakal selesai dalam beberapa hari kedepan.

Kepastian Lacazette bakal merapat dengan The Gurnners(julukan Arsenal) disampaikan secara langsung oleh Jean Michel Aulas selaku Presiden Lyon. Meriam London mesti membayar mahal agar dapat menghadirkan sosok Lacazette.

Lacazette akan menjadi pesepak bola paing mahal selama sejarah The Gurnners. Arsenal dikabarkan membayar biaya pelepasan sebesar 44.000.000 pound sterling atau 6.000.000 pound Sterling lebih tinggi dari transfer Mesut Ozil pada 2 tahun lalu.

“Transfer Lacazette menuju The Gurnners bisa selesai dalam 1 atau 2 hari kedepan. Kami mungkin bakal mencapai rekor anyar. Bukan transfer yang sedikit yakni sebesar 50.000.000 euro untuk pesepak bola yang diasuh oleh skuat kami,” ujar Aulas kepada salah satu media.

“Tawaran yang pertama yang ditentukan The Gurnners sebesar 45.000.000 euro. Kesepakatan bakal terjadi pada kisaran angka antara 45.000.000 dan 50.000.000 euro. Nilai sebesar 67.000.000 euro yang disampaikan oleh beberapa media di Inggris adalah nilai yang tidak ungkin dan tak masuk akal,” ungkap Aulas.

Alexandre Lacazetta akan menjadi pembelian ke-2 Arsene Wenger selaku manajer pada skuat Arsenal pada bursa transfer 2017 (musim panas ini). Sebelumnya The Gurnners telah menghadirkan Saed Kolasinac dengan tanpa adanya biaya transfer.

Mbappe Bakal Menggeser Predikat Pogba Sebagai Pemain Termahal

Predikat Paul Pogba sebagai pesepak bola paling mahal sejagat dapat tergeser oleh teman satu negaranya, yakni Kylian Mbappe yang merupakan striker muda milik skuat AS Monaco.

PSG (Paris Saint Germain) kabarnya siap untuk menjadikan Kylian Mbappe seagai pesepak bola paling mahal di dunia pada jendela transfer 2017 (musim panas ini). Hal ini adalah bukti keseriusan Paris Saint Germain dalam menghadirkan sosok striker AS Monaco itu.

Kylian Mbappe yang saat ini usianya baru menginjak18 tahun, dirinya sudah memiliki banyak klub peminat yang diri level atas. Klub tersebut seperti Real Madrid dan PSG (Paris Saint Germain) berada pada urutan paling depan dalam memperebutkan sosok penyerang yang lahir dari Paris tersebut.

Supaya menjuarai persaingan, Paris Saint Germain dikabarkan akan menggelontorkan dana secara besar-besaran. Salah satu sumber internal dari Le Parisien membeberkan kepada salah satu media bahwasannya mereka telah siap mengeluarkan 135.000.000 euro atau setara dengan 2 triliun rupiah untuk melancarkan transfer Mbappe.

Jumlah tersebut akan menjadikan Kylian Mbappe sebagai pesepak bola paling mahal di dunia.

Sekarang ini, Paul Pogba masih sebagai pegang rekor transfer, yang sama-sama berasal dari Perancis. Dirinya memiliki nilai sebesar 105.000.000 euro pada saat hijrah dari Juventus menuju klub Setan Merah (Manchester United) pada tahuh 2016 lalu.

Antero Henrique, selaku bos Olahraga Paris Saint Germain, sudah 2 kali berjummpa dengan ayah dari Mbappe, Wilfired. Salah satu pertemuan tersebut berlangsung ketika Prancis bertanding kontra Inggris (skuat tamu) pada pertandingan uji coba yang berlangsung di Stade de France, pada tanggal 13/6/2017.

Mbappe turut ikut serta pada pertandingan yang berujung keunggulan atas skor 3-2 bagi skuat tuan rumah tersebut. Dirinya sampai-sampai menyumbangkan 1 assist.

Nama Mbappe tengah melonjak usai mencatatkan dua puluh enam gol dalam 43 aksi yang dimainkannya bersama skuat di semua kompetisi tahun 2016/2017. Peran serta sang juru gedor meraih title pemenang Liga Prancis bagi AS Monaco.

Biaya pasar Mbappe berada di kisaran 10.000.000 euro pada bulan Januari 2017. Cuma dalam waktu 5 bulan, banderol pesepak bola lulusan akademi AS Bondy tersebut meningkat pesat sampai dengan 35.000.000 euro.

Griezmann Serang Balik Komentar Ribery

Penyerang andalan Atletico Madrid, Antoine Griezmann tidak menunggu lama untuk melakukan serangan balik terhadap pemain kawakan Bayern Munchen, Franck Ribery terkait kritikan sang pemain yang menyebut Griezmann masih belum layak disebut sebagai pemain kelas dunia.

Griezmann Serang Balik Komentar Ribery

Dalam pernyataan nya, Ribery membeberkan bahwa Griezmann yang musim lalu sukses mengantarkan Atletico Madrid menuju babak final Liga Champions dan final Euro 2016 bersama Prancis harus bisa mempertahankan permainannya secara konsisten selama beberapa tahun mendatang jika ingin disebut selevel dengan mega bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo dan superstar Barcelona, Lionel Messi.

Griezmann yang mendengar hal tersebut, langsung membalasnya dengan mengatakan: “Saya akan terus bekerja keras. Seperti yang dia bilang, kita akan lihat di akhir nanti pemain seperti apa saya, namun yang saya sadari saat ini, saya adalah pemain yang berada di jalur yang benar.”

“Semua orang bebas berpendapat dan itu sudah jadi hak mereka. Sebagai contoh menurut pandangan ayah saya, jika saya itu merupakan pemain terbaik dunia dan saya sangat dicintai oleh fans Atletico Madrid,” tambahnya.

Disamping itu, presiden klub Atletico Madrid, Enrique Cerezo ikut memberikan suaranya terkait dengan konflik Griezmann dan Ribery. Dia pun berkata: “Ribery sudah sedikit tua. Kami harus memaafkannya karena dia sebelumnya adalah pemain yang bagus, namun hal ini akan sedikit lebih rumit jika Ribery tidak jadi pemain bintang.”

Griezmann secara keseluruhan sukses menghabiskan musim 2015/16 kemarin dengan cukup baik, mengantarkan Atletico Madrid dan Prancis ke babak final adalah pencapaian meningkat dari sebelumnya. Sebagai pemain sepakbola, tentunya bermain lebih baik dari musim sebelumnya adalah suatu pencapaian yang bagus dan hal ini bisa menambah jam terbang sang pemain agar bisa tampil lebih sempurna.

Bersama Atletico Madrid, nama Griezmann sudah jadi idola baru klub tersebut dan keberadaan nya sangat dibutuhkan oleh rekan-rekan serta pelatih untuk mendobrak lini pertahanan lawan.

Deschamps Buka Pintu Untuk Benzema Kembali Ke Prancis

Arsitek tim nasional Prancis, Didier Deschamps kembali membuka kesempatan bagi Karim Benzema untuk bisa memperkuat Tim Ayam Jantan itu dalam laga uji coba babak kualifikasi Piala Dunia 2018 di Rusia.

Deschamps Buka Pintu Untuk Benzema Kembali Ke Prancis

Seperti yang sudah diketahui banyak orang bahwa penyerang andalan Real Madrid itu sudah absen dalam perhelatan besar Euro 2016 kemarin, setelah dia tersangkut dalam kasus pemerasan terhadap Mathieu Valbuena yang notabene nya rekan Benzema di timnas Prancis. Namun belakangan Deschamps kembali membuka kans bagi Benzema untuk membela negaranya, karena sang penyerang sudah terbukti tidak bersalah dalam kasus tersebut.

“Saya hanya memberikan apa yang seharusnya sudah menjadi hak dia dan ini hanya menyangkut masalah olahraga, yang didasarkan pada beberapa kriteria dan itu harus terlihat bagus serta baik untuk tim,” nada tegas Deschamps kepada media menyangkut masalah Benzema.

“Saya tidak menginginkan hal apa pun, orang berhak berkata sesukanya. Namun disini kami yang tahu bagaimana situasi serta kondisinya. Maka alangkah baik nya semua orang mau menerima keputusan yang sudah kami buat, karena keputusan itu sangat berpengaruh dalam keberlanjutan tim,”

Lantas pertanyaan datang ke arah Deschamps dengan mengatakan ‘Kenapa Tidak?’, sang pelatih ketika mendapatkan pertanyaan bagaimana kesempatan Benzema untuk bisa kembali memperkuat Prancis. Sang pelatih pun menambahkan dengan berkata: “Tidak ada situasi definitif. Hal itu terjadi pada pemain lain. Anda kira mereka tidak akan kembali dan mereka melakukannya. Saya tidak menjadikan Benzema kasus khusus, justru sebaliknya.”

“Dia masih memiliki peluang untuk memperkuat Prancis dan pintu selalu terbuka untuk dia.” tutupnya.

Bersama Deschamps, Prancis mampu memberikan harapan lebih ketika mereka berhasil menjadi runner up Euro 2016 usai dikalahkan Portugal di babak final.

Cisse Batal Gantung Sepatu Tahun Ini

Pesepakbola asal Prancis, Djibril Cisse kembali berlatih bersama klub pertama nya, Auxerre dalam rangka mengembalikan kondisi kebugaran agar bisa masuk dalam level terbaik.

Cisse Batal Gantung Sepatu Tahun Ini

Cisse, 35 tahun sebenarnya sudah memutuskan untuk pensiun dari dunia sepakbola pada Oktober tahun lalu selepas mengalami serangkaian cedera berat. Namun keputusannya untuk berlatih bersama klub Ligue 2 Prancis semakin meyakinkan diri nya untuk mencari klub baru di musim dingin tahun depan.

“Saya merasa terhormat dan senang bisa mendapatkan ijin ikut berlatih bersama akademi AJ Auxerre. Di sini, saya memiliki kenangan indah dan itu jadi alasan saya datang ke klub ini.” ungkap Cisse kepada media.

Sementara itu, pihak klub Auxerre menyatakan dengan senang hati menyambut Cisse dalam anggota mereka. Hal ini dianggap oleh pihak klub sebagai kesempatan mereka untuk berbagai pengalaman dengan Cisse, mengingat sang pemain sudah melang melintang di berbagi kompetisi Eropa, Asia bahkan Afrika.

“Senang rasa nya bisa bekerja sama dengan mantan pemain timnas Prancis, ini akan menjadi hal baik untuk klub. Pengalaman nya sangat berarti bagi pemain muda kami.” demikian pernyataan resmi dari Auxerre.

Cisse sendiri pernah tercatat sebagai pemain Auxerre, dalam perjalanan karir nya dengan klub tersebut. Cisse sukses mempersembahkan gelar Coupe de France pada 2003, sebelum akhir nya memutuskan hijrah ke Liverpool dan berhasil menjuarai Liga Champions.

Berhembus kabar bahwa Cisse sedang dilirik oleh klub besar asal Tiongkok dan sang pemain sendiri menyambut kabar itu dengan senang hati. Menurutnya, bermain di liga mana pun akan sangat menantang dan jika itu baik untuk diri nya, maka Cisse tidak akan menyianyiakan kesempatan emas tersebut.

Nasib Benzema Ada Di Tangan Deschamps

Federasi Sepakbola Prancis, Noel Le Graet baru saja menyatakan bahwa masa depan pemain Real Madrid, Karim Benzema berada dalam genggaman Didier Deschamps. Menurut surat kabar Prancis, pihak FSP sudah menyerahkan sepenuhnya kepada sang pelatih terkait apakah Benzema kembali ke dalam skuat Prancis.

Nasib Benzema Ada Di Tangan Deschamps

Nama Benzema sempat menjadi perbincangan hangat di dunia usai keterlibatan nya dalam kasus pemerasan yang mengorbankan rekan setim nya, Mathieu Valbuena. Kasus ini pun sampai mengorbankan Benzema tidak bisa tampil di Euro 2016 kemarin.

Tanda tanya besar semakin menjadi ketika Deschamps tidak memanggil Benzema dalam kemenangan 3-1 atas Italia di laga persahabatan dan berlanjut ke laga kualifikasi Piala Dunia 2018 versus Belarusia, usai pihak Prancis menjelaskan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk membawa kembali Benzema ke Tim Ayam Jantan tersebut.

Dalam pernyataan nya, Le Graet sudah menyerahkan keputusan kepada Deschamps. Bukan itu saja, Le Graet juga menyinggung nasib Samir Nasri dan memberikan peluang kepada pemain Manchester City itu untuk manarik kembali keputusan nya gantung sepatu dari timnas Prancis.

“Saya bukan orang yang suka memberikan hukuman seumur hidup, saya akan memberikan kesempatan kepada semua pemain untuk merasakan level Internasional bersama Prancis,” ungkap Le Graet kepada media lokal.

“Dia tidak bisa tampil di Euro, situasi ini sangat tidak bagus untuk dia. Sementara saya dengan Didier tidak miliki masalah serius,”

“Peraturan sudah dibuat dan itu harus kita jalani. Namun semua ini bisa berubah ketika situasi menjadi terkendali dan kita juga berikan kesempatan ini kepada Nasri,”

“Ketika kasus Benzema sudah jelas dan dia tidak terbukti bersalah. Maka ditahap ini, Deschamps menjadi orang terakhir yang memutuskan apakah dia akan kembali ke Prancis atau tidak.” tutupnya.

Sakho Diambang Batas Penjualan Liverpool

Jurgen Klopp sebagai penanggung jawab dalam perkembangan Liverpool di musim 2016/17, tentunya tidak ingin mengecewakan publik mereka sendiri. Lantas beberapa perubahan sudah dia lakukan dalam hal mendatangkan sejumlah pemain top dan tidak lupa Klopp membuang beberapa pemain untuk memberikan warna baru dalam skuat Liverpool.

Sakho Diambang Batas Penjualan Liverpool

Yang terbaru saat ini, sang pelatih mengakui sudah punya rencana bagi sosok bek andalan The Reds, Mamadou Sakho. Dimana rencana Klopp adalah meminjamkan sang pemain ke klub lain dalam waktu dekat ini.

Status Sakho mulai dipertanyakan usai sang pemain melakukan tindakan buruk selama libur pra musim kemarin. Disebutkan dia melakukan tindakan indispliner selama berada di tur pra musim Liverpool di Amerika Serikat sehingga dia harus dipulangkan lebih dahulu ke Inggris. Terlebih lagi Sakho sempat terlibat dalam kasus dopping di akhir musim 2015/16.

Lantas hal ini menjadi pertimbangan tersendiri bagi Klopp yang menginginkan semua pemain nya fokus dalam menjalani musim baru nanti. Terlebih lagi Klopp sudah menunjukkan kemanjuan yang baik dalam debut nya di Liverpool dan di musim ini sang pelatih berniat untuk membawa Liverpool berada di empat besar klasemen akhir Premier League Inggris.

Adapun isu yang berkembang saat ini adalah kubu Liverpool tengah mempertimbangkan untuk melepas Sakho sebagai pemain pinjaman dalam waktu dekat ini. Hal ini akan dilakukan oleh Liverpool atas dasar opsi sang pemain bisa menyembuhkan proses cedera nya diklub lain tanpa harus menggangung persiapan Liverpool di kompitisi baru.

Di lain sisi, Klopp memiliki target untuk menjadikan dua pemain baru nya macam Ragnar Klavan dan Joel Matip sebagai pemain andalan baru Liverpool dipentas Liga Primer Inggris. Dengan demikian, Sakho diberi kesempatan untuk membuktikan diri di klub lain sebelum menjadi starter kembali untuk The Reds.