5 Pemain Terbaik MU dalam 10 Tahun Terakhir

Manchester United

Manchester Unitedgoldewa.comManchester United adalah salah satu klub paling sukses di Inggris. MU berhasil memenangkan 13 gelar Premier League. Namun, The Red Devils saat ini sedang mengalami periode yang sulit. Kesulitan MU dimulai ketika Sir Alex Ferguson memutuskan pensiun pada tahun 2013.

Pasca kepergian Ferguson, prestasi The Red Devils terjun bebas. Prestasi terbaik United di pentas Premier League hanyalah finis di posisi runner-up di masa kepemimimpinan Jose Mourinho. Tak hanya itu, United juga sering melakukan belanja besar di bursa transfer. Bahkan, MU pernah memecahkan rekor transfer dunia saat mendatangkan Paul Pogba dari Juventus.

Banyak pemain yang datang dan pergi dari Old Trafford dalam kurun waktu 10 Tahun terakhir. Namun, hanya beberapa yang mampu meninggalkan kesan yang bagus di klub. Berikut ini lima pemain terbaik Manchester United dalam 10 Tahun terakhir.

  1. Wayne Rooney
    Setiap pembicaraan tentang pemain terbaik klub biasanya selalu menyebutkan topskorernya. Oleh sebab itu, Wayne Rooney bisa dengan mudah masuk ke dalam daftar pemain terbaik Manchester United dalam 10 Tahun terakhir. Mantan kapten United itu mencetak 253 gol di semua kompetisi selama waktunya di Old Trafford. Dia berhasil mengungguli torehan legenda klub Sir Bobby Charlton.
  2. Robin van Persie
    Robin van Persie mungkin tidak bertahan selama Rooney di United, namun sang pemain merupakan adalah pembelian mengejutkan yang bagus selama musim terakhir Sir Alex Ferguson di Manchester United. Datang dengan reputasi sebagai striker berpengalaman di Premier League, mantan pemain Arsenal itu mampu mencetak gol banyak gol di Old Trafford pada musim 2012-13.
  3. David de Gea
    David de Gea direkrut oleh Sir Alex Ferguson pada 2011 dan dianggap cukup bagus untuk menjadi pengganti kiper legendaris Edwin van der Sar. Kehidupan awal pemain asal Spanyol itu di klub masih belum sesuai ekspektasi. Namun, De Gea tetap bertahan dan mampu membuktikan kualitasnya.
  4. Zlatan Ibrahimovic
    Jose Mourinho diangkat menjadi manajer Manchester United pada tahun 2016. Manajer Portugal itu merekrut Zlatan Ibrahimovic untuk membantunya di Old Trafford. Ibrahimovic tampil bagus di Premier League. Dia mencetak 17 gol dalam 28 penampilan Premier League di musim pertamanya, dan memimpin United mengangkat trofi Liga Europa untuk pertama kalinya, bersama dengan Piala Carabao.
  5. Marcus Rashford
    Tidak diragukan lagi kalau Marcus Rashford adalah pemain masa depan Manchester United. Sekarang Rashford sudah menjadi pemain penting di sektor penyerangan MU. Setelah mencetak dua gol pada debutnya di Eropa dan Premier League, Marcus Rashford berkembang sangat pesat. Kini tidak ada yang meragukan kemampuan sang pemain di depan gawang lawan.

Teken Kontrak Baru, Rashford Naik Gaji

marcus rashford manchester united 2019

marcus rashford manchester united 2019

Manchester United kabarnya telah mencapai kesepakatan soal kontrak baru dengan salah satu striker andalannya, Marcus Rashford. Si pemain pastinya akan menetap lebih lama plus penambahan gaji yang signifikan.

Manchester United sendiri sedang mempercepat pembicaraan kontrak baru dengan beberapa pemain kunci. Salah satunya ialah Rashford. Kerjasama antara striker 21 tahun dengan klub akan berakhir 30 Juni 2020 yang akan datang.

The Red Devils ingin Rashford menandatangani kontrak baru lantaran sekarang ini tengah diburu banyak klub raksasa. MU pun tak mau ditinggal talenta terbaik yang juga jebolan akademi klub tersebut. Salah satu cara untuk menghadangnya ialah kontrak baru.

Setan MErah dalam situasi yang kurang baik pada akhir musim 2018/19 ini. Pasalnya, mereka gagal mentas di Liga Champions Eropa musim depan. Posisi tawar The Red Devils pun lemah untuk menyodorkan kontrak anyar pada pemain, begitu pula dengan mendatangkan amunisi baru.

Di lain sisi Rashford yang kontraknya diperpanjang sekarang ini juga masuk dalam radar transfer banyak klub papan atas Eropa lain. Satu klub yang seringkali dikaitkan dengan wonderkid timnas Inggris itu ialah juara La Liga Spanyol, Barcelona.

Akan tetapi di tengah-tengah isunya merapatke Barcelona, Rashford diklaim telah menandatangani kontrak baru dengan manajemen klub. Menurut sumber yang kami dapat bahwa Rashford sepakat bertahan usai Setan Merah mau menyodorkan gaji tinggi.

Sang striker bakal mendapatkan bayaran sebesar 300 ribu pounds dalam satu pekan apabila bersedia menandatangani kontrak baru di Old Trafford. Angka itu kurang lebih setara dengan Rp 5,5, miliar. Rashford segera teken kontrak dalam beberapa hari ke depan.

Demi Karier, Rashford Diminta Tinggalkan MU

marcus rashford 2018Eks bintang Arsenal, Ian Wright, menyarankan supaya Marcus Rashford angkat kaki dari Old Trafford guna memaksimalkan potensinya sebagai striker tengah. Wright yakin Rashford bakal terhalang kariernya andai terus menetap di MU.

Sosok Rashford mulai menyita perhatian banyak orang dari dua tahun lalu. Dia sering masuk sebagai pengganti dan justru menentukan kemenangan MU. Gaya main Rashford yang gesit serta tajam di lini beakang lawan menjadi salah satu nilai tambah.

Akan tetapi Rashford justru sulit mendapat tempat di tim utama United. Sejak dulu dia sellau mendalami latihan di sektor penyerang tengah. Rashford tak mampu melakukan hal serupa karena Setan Merah mempunyai Romelu Lukaku.

Sekarang ini Lukaku masih berumur 25 tahun, tentu dia bakal menetap lebih lama di United. Opsi Rashford pun terbatas, menjadi ban serep Lukaku, atau hijrah ke klub lain.

Sering dimainkan sebagai penyerang sayap juga kurang bagus bagi karier Rashford. Insting mencetak golnya sebagai peneyrang tengahh bakal jadi tumpul lantaran jarang dipakai.

“Saya rasa Rashford, apalagi saat dia menyerang pertahanan lawan, kita lihat satu peemain yang bisa mencari ruang kosong dan terhubung dengan pemain lain dan dia mampu menceploskan gol,” kata Wright di express.

“Kini sejak dia memperkuat United, dia lebih sering diturunkan sisi kiri atau di kanan, di mana pun dia dimainkan, dia bermain di mana saja selain posisi aslinya sebagai penyerang.”

“Dia punya kelincahan, kecepatan, dan juga kemampuan olah bola. Dia ada di posisi yang melemahkan keahliannya,” sambung dia.

3 Didikan Terbaik Akademi Sepakbola MU 25 Tahun Terakhir

marcus rashford

marcus rashfordMarcus Rashford sudah menjelma sebagai kartu truf baru Manchester United sejak 2016 lalu. Pemain kelahiran 19 tahun lalu itu adalah hasil didikan asli akademi Setan MErah.

PBomber yang lahir di kota Manchester tersebut dapat kesempatan mentas di tim utama bulan Februari 2016. Saat itu pelatih MU adalah Louis van Gaal dan butuh penyerang lantaran Anthony Martial mengalami cedera.

Rashford langsung menyita perhatian di laga debutnya. Ia lantas dimainkan starter ketika MU menghadapi Midtjylland pada leg kedua babak 32 besar Liga Europa. Hasilnya tak mengecewakan, Rashford bikin sepasang gol sekaligus membawa United menang 5-1 di Old Trafford.

Disamping Rashford, ada tiga pemain akademi sepakbola United tersukses dalam 25 tahun terakhir, siapa saja mereka?

1. Danny Drinkwater

Danny Drinkwater meninggalkan Old Trafford tahun 2012 dan menyeberang ke King Power Stadium, markas Leicester City. Driknwater belum pernah mencicipi satu pun laga resmi bersama MU. Pada dua musim lalu dirinya sukses mengantarkan The Foxes jadi juara Premier League.

Kini gelandang berusia 27 tahun itu menjalani karier barunya di Chelsea dan masih berupaya terbebas dari cedera.

2. Paul Pogba

Paul Pogba menimba ilmu di akdemi MU dari periode 2009 sampai 2011. Akan tetapi saat dimasukkan ke tim senior sebagai Paul Scholes, lima tahun silam, Pogba terlibat intrik dengan pelatih MU, Sir Alex Ferguson. Akibatnya ia dilepas ke Juventus. Namun justru karier pemain Prancis itu melonjak dan menghasilkan empat scudetto bagi Bianconeri.

Dan pada musim panas 2016 dirinya pulang lagi ke United. Lebih hebatnya, dia datang setelah dibayar sangat mahal, 105 juta euro!

3. Ryan Giggs

Ryan Giggs lulus dari akademi MU 1992. Sampai pada tahun 2014 dia gantung sepatu, pria internasioal Wales cuma berseragam Setan Merah.

Bahkan Giggs sempat dinobatkan sebagai pemain paling banyak bermain di Premier League dengan catatan 632 pertandingan, namun catatan Giggs sudah dilewati penggawa West Brom, Gareth Barry dengan 636 penampolan.

Rashford Bicara Soal Lawan Terkuatnya

marcus rashford

marcus rashfordPenyerang belia Manchester United Marcus Rashford mengaku ujung tombak Real Madrid Cristiano Ronaldo merupakan pemain tersulit yang pernah ia hadapi.

Rashford bentrok dengna Ronaldo ketika United kalah dari Madrid 1-2 pada pertandingan Piala Super Eropa di Skopje, Makedonia, awal musim. Pada duel tersebut Ronaldo sendiri masuk pada menit 80 menggantikan Karim Benzema namun tak bikin gol.

Madrid mencetak gol lewat Casemiro dan Isco. Sementara Setan Merah membalas melalui Romelu Lukaku.

Ronaldo, eks pemain senior Rashford di MU, masih menunjukkan konsistensinya di barisan depan lawan Madrid sekalipun sekarang ini tengah sulit bikin gol di La Liga. Ditambah lagi pemain Portugal tersebut terbilang tua yakni 32 tahun.

“Ronaldo dalam Piala Super, ia cuma bermain mungkin 20 menit namun jika anda menonton pergerakannya dan bagaimana dia berubah seperti dia yang saat ini, luar biasa ia masih berlanjut seperti telah dia lakukan,” ungkap Rashford kepada ESPN.

Rashford digadang-gadang bakal jadi bintang masa depan Old Trafford. Usianya masih 19 tahun, ia bertekad meniru Ronaldo, Lionel Messi, Wayne Rooney, dan Neymar dalam menemukan identitas dirinya sebagai pesepakbola profesional.

“Ronaldo, Messi, Rooney, Neymar, semua orang tahu sepakbola yang bagus saat mereka melihatnya dan itu yang senang saya lihat juga. Anda berusaha mengambil banyak pelajaran dari mereka, apalagi saat anda masih muda dan belum mendapat identitas anda,” lanjut Rashford.

“Anda coba meniri pemain-pemain tersebut dan mereka adalah orang yang bisa menjadikan anda seperti sekarang.”

Sepanjang musim ini Rashford sudah menorehkan lima gol plus empat assist dari 11 pertandingan bersama The Red Devils di berbagai ajang.

Manchester United Favorit di Premier League, Ini Alasannya

Manchester United memulai laga Premier League 2017-2018 dengan mengesankan. Berhasil berhadapan dengan West Ham United dengan 4-0, laga yang dilaksanakan di Old Trafford, pada Minggu (13/8/2017), merupakan dasar yang baik bagi Jose Mourinho dan timnya.

Pemain baru Manchester United bermain dengan apik. Romelu Lukaku menciptakan dua gol dan Nemanja Matic kuat di lini tengah.

Selama musim yang lalu, MU hanya mendapatkan dua piala, yaitu Liga Europa dan Piala Liga Inggris. Kondisi tersebut pastinya berbeda di musim ini. Khususnya, United akan bermain dalam kompetisi Liga Champions.

Walau begitu, United diyakini dapat tampil buas di laga Premier League. Dengan susunan skuat The Red Devils yang merupakan salah satu hal yang penting, berikut alasan yang menjadikan MU dapat menjadi pemenang kompetisi bergengsi ini.

  1. Romelu Lukaku

Romelu Lukaku merupakan pemain baru Manchester United yang didapatkan dari Everton di musim ini. Mengenai ketajaman untuk menciptakan gol, pemain dari Belgia itu menjadi salah satu yang terbaik.

Selama musim lalu, Lukaku merupakan top scorer di Everton. Saat ini, dirinya mempunyai andil yang cukup besar ketika United menang atas West Ham United, empat gol, dengan dua gol dia dapatkan. Sepertinya dia akan menjadi penerus Wayne rooney dan ibrahimnovic.

  1. Akurasi

Hal yang paling menjanjikan dari tim ini adalah akurasi pada lini serang. Di musim yang lalu, hal ini merupakan kelemahan Setan Merah. United sudah menciptakan 50 peluang terbaik di lini belakang lawan di musim lalu. Bahkan, United merupakan tim yang paling sedikit mencatatkan gol.

Di penghujung minggu lalu, Manchester United sudah memasukkan empat gol ke gawang lawan. Ini pastinya menjadi awal yang baik untuk tim Jose Mourinho ini.

  1. Nemanja Matic

Nemanja Matic bisa jadi pemain yang tepat di bursa transfer ini. Banyak pengamat yang tak menduga Chelsea melepas pemain berbakat ini. Hadirnya Nemanja Matic dapat menjadikan United kian maksimal.

Saat ini, Matic dapat menjadikan Paul Pogba fokus di lini serangan dan sebagai gelandang murni. Pogba pun sudah mencatatkan satu gol di laga kontra West Ham United.

  1. Marcus Rashford

Dengan susunan pemain baru untuk United, lini kiri semakin diperhatikan Jose Mourinho. Kini, tiga pemain muda menjadi andalan di wilayah ini, yakni Anthony Martial, Marcus Rashford, dan Jesse Lingard.

Mungkin Rashford yang cukup dipercaya Jose. Dan hasilnya tidak mengecewakan. Bahkan, pemain muda tersebut membantu gol awal Romelu Lukaku saat mendarat ke tempat Joe Hart.

  1. David De Gea

Kiper Manchester United ini menjadi pemain yang diwaspadai tim lawan mereka. Selama beberapa tahun ini, David De Gea tetap bermain dengan apik. Kiper dari Spanyol itu sudah melakukan tindakan penyelamatan krusial terbaik untuk timnya.

Sejak masa Peter Schmichael, United pernah merasakan masalah di bagian kiper. Namun, sejak zaman Edwin van der Sar usai, David de Gea hadir dan menjadikan Manchester United kian sempurna.

Romelu Lukaku Jadi Bintang Lapangan di Laga MU Kontra West Ham

Manchester United bermain dengan begitu hebat pada laga awal Liga Inggris di musim 2017-2018 yang lalu. Menghadapi West Ham United, United sukses dengan skor 4-0 dalam laga yang dihelat di Old Trafford, pada Minggu, 13 Agustus 2017.

Berbagai pujian dapat diberikan pada pemain baru Manchester United yakni Romelu Lukaku. Pemain dari Belgia tersebut menciptakan dua gol untuk keberhasilan dari timnya. Dua gol lainnya diperoleh dari pemain cadangan, Anthony Martial dan Paul Pogba.

Awal laga, MU bermain dengan begitu hati-hati. Laga Liga Inggris ini sempat didominasi oleh West Ham United. Namun, mulai di 10 menit berlangsung, MU kemudian menyerang dan mendominasi laga walau belum adanya serangan berat. Usaha Rashford dan rekannya yang lain selalu dipepet oleh pemain lawan.

Kesempatan awal di MU. Sundulan dari Lukaku berlabuh ke kaki Mkhitaryan yang kemudian melakukan serangan walau bola masih jauh dari gawang. MU lalu melakukan peluang kembali untuk menciptakan gol. Saat berlangsungnya maslaah di wilayah gawang West Ham, umpan Mata pada Romelu Lukaku masih dapat dicegah dua bek lawan.

Akan tetapi, dua menit berlangsung gawang MU hampir dapat dimasuki tim lawan. Namun, sepakan Chicarito Hernandez  masih dapat dicegah. MU kemudian menciptakan gol awal di menit ke-33. Kesalahan dari pemain lawan digunakan oleh Marcus Rashford. Bola lalu dimainkan kembali Lukaku yang memainkan dengan jitu menuju gawang lawan.

Tertinggal satu gol, West Ham lalu berupaya menyerang. Berbagai kesempatan dapat dilakukan di depan gawang MU. Walau begitu, sampai babak awal usai, skor 1-0 masih tetap bertahan bagi MU.

Lima menit masuk ke babak kedua, MU hampir dapat menciptakan gol yang kedua. Namun, sepakan dari Marcus Rasford setelah memainkan umpan dari Paul Pogba masih melenceng. Lukaku memang dapat saja bermain sebagai bintang di laga ini. Dia sukses mencatatkan namanya dengan gol kedua dari sepakan bebas Henrikh Mkhitaryan.

MU kemudian bermain mendominasi dan menahan laju West Ham. Mkhitaryan sempat nyaris menambah skor, tapi tendangannya belum sempurna menuju kiper West Ham.

Jelang laga akan usai, West Ham mulai dapat mendominasi laga kembali. Mereka dapat menciptakan beberapa kali kesempatan yang mematikan dalam kotak penalti MU. Alih-alih menciptakan gol, gawang West Ham malah kemasukan kembali di menit 87 dari Anthony Martial. Setelah itu, Pogba lalu menciptakan gol keempat pada menit ke-91.

  • Susunan Pemain

Manchester United, yakni De Gea (C), Valencia, Baily, Jones, Blind, Matic, Pogba, Mata, Mkhitaryan, Rashford (Anthony Martial), Lukaku.

West Ham United, yakni : Hart, Zabaleta, Reid, Ogbonna, Masuaku, Noble (C) (Declan Rice), Obiang, Fernandes (Diafra Sakho), Arnautovic, Ayew, Chicharito.

Tidak Ada Niat Mou Mengembalikan Javier Chicharito ke Old Trafford

Pelatih The Red Devils(MU), Jose Mourinho tak pernah berfikir bahwa dirinya memerlukan sosok Javier Hernandez. Walau demikian, Mourinho sempat menyanjung kemampuan yang dimiliki penyerang yang berasal dari Meksiko tersebut.

Chicharito telah resmi kembali menjalani karier di Liga Inggris. Selama 3 tahun Dirinya diikat kontrak oleh West Ham United usai ditransfer dari Bayer Leverkusen dengan nilai 16.000.000 pounds.

Liga Inggris bukanlah laga yang baru untuk Chicharito. Dirinya sempat mengenakan seragam Manchester United ditahun 2010/2015 dan memasukkan sebanyak 59 gol selama 157 aksi yang dimainkan bersama klub Manchester United.

Sebagai pelatih klub Setan Merah, Mourinho mengatakan bahwa ia tidak  pernah berpikir untuk mengembalikan Chicharito menuju Old Trafford. Namun, dirinya juga tidak membantah apabila Chicharito merupakan pesepak bola yang baik.

“Tidak, sebab beberapa tahun lalu dirinya telah angkat kaki dari klub,” jawab Mou ketika ditanya apakah sempat berfikir untuk menghadirkan Chicharito.

“Saya tak tahu apakah tersebut adalah pilihannya pribadi atau manajer, namun dia pesepak bola yang bagus, pesepak bola yang bakal selalu menghasikan gol,” ucap Mourinho seperti disampaikan lewat salah satu media asal London.

“Saya bakal selalu menerimanya di tim saya karena dirinya tak perlu banyak waktu bermain untuk menghasilkan gol. Namun, kami beranjak menuju arah yang lain dengan para pemain yang lebih muda seperti Romelu Lukaku, dan kami pun sudah memiliki Marcus Rashford yang dapat menjadi penyerang, maka saya tak merasa memerlukan dirinya,” sambungnya.

“Namun untuk West Ham United, dapat menghadirkan pesepak bola dengan pengalaman dan kemampuan seperti dirinya adalah amat bagus,” ucap Mou.

Chicharito bakal langsung bertanding melawan Manchester United pada pertandingan pembuka Premier League 2017-2018, pada tanggal 13/8/2017 mendatang. Striker berumur 29 tahun tersebut mengatakan sudah tidak sabar untuk bertanding dengan eks klubnya itu.

Rashford yang Bahagia Dipercaya Mourinho

Marcus Rashford akui kalau dirinya merasa senang diberi Jose Mourinho kepercayaan untuk menempati garis depan Manchester United. Apa jawabnya?

Rashford menjadi opsi inti dari Mourinho ketika Zlatan Ibrahimovic telah akhiri musim lebih cepat karena si pemain tengah alami cedera. Hal tersebut pun dijawab Rashford dengan apik.

Rashford menjadi sosok yang krusial dalam mengantarkan MU ke babak final di ajang Liga Europa. Pada pertemuan pertama babak semifinal berhadapan dengan Celta Vigo, Rashford membawa MU menangkan laga dengan skor 1-0 dengan cetak angkanya lewat tendangan bebas. Sedangkan pada pertemuan kedua, dia catatkan assist untuk angka yang diciptakan oleh Marouane Fellaini.

Performa dari Rashford pada pertemuan pertama telah mendapat pujian dari Mourinho. Bagi sang manajer yang berasal dari Portugal tersebut, sepakan bebas sang pemain merupakan buah dari upaya yang ia lakukan sampai sekarang ini.

“Sepakan bebas tersebut merupakan hasil dari kerja kerasnya. Ia lakukan usaha di tiap hari, ia menyukain hal tersebut. Kadang usai latihan berakhir ia terus berlatih sendiri dengan asisten saya,” ujar Mourinho waktu itu.

Rashford juga merasa senang dengan pujian yang dilontarkan sang pelatih. Diberi tanggung jawab oleh sang manajer sekaliber Mourinho bikin si pemain yang berumur 19 tahun tersebut merasa bangga.

“Hal tersebut yang hebat ketika seorang manajer dapat mengatakan hal tersebut. Hal yang okenya ialah anda dapat meraihnya. Ia tak hanya katakan, ‘inilah dia – tampil pada tiap laga’. Ia bikin kami semua bekerja keras untuk raih keyakinan dan respek dari dirinya,” ujar Rashford.

“Kadang tidak mudah, kadang juga mudah, namun semua pemain sudah lakukan upaya untuk dirinya. Ini untuk saya luar biasa dan anda dapat saksikan seperti apa semuanya hadir pada musim ini,” kata dia.

Pada musim ini, Rashford telah tampil di 51 laga pada tiap kompetisi bersama ‘Setan Merah’, 26 di antaranya menjadi starter. Hingga sekarang ini Rashford telah mengemas 11 cetak angka.

Dibobol, Alvarez Minta Maaf

Sang penjaga gawang Celta Vigo, Sergio Alvarez, minta maaf pada angka yang bersarang di gawangnya oleh Marcus Rashford. Alvarez bersumpah akan lakuka pembalasan atas hasil negatif itu di Old Trafford.

Di pertandingan pertemuan pertama babak semifinal Liga Europa yang berlangsung pada hari Jumat (5/5/2017) dinihari WIB tadi di Balaidos, Alvarez perlu merelakan gawang yang ia jaga kebobolan angka yang dicetak Rashford dengan tendangan bebas pada menit 67.

Rasa sesal yang sangat besar tentu tentu saja Alvarez rasakan yang selama laga berlangsung telah bermain hebat dengan lewat 4 antisipasi yang ia lakukan di bawah mistar gawang. Kalau saja bukan karena dirinya yang cemerlang, bisa saja MU dapat raih hasil oke dengan skor yang lebih besar.

“Memang amat disesalkan tentang sepakan bebas tersebut dan saya pun merasa kecewa sebab tak dapat lakukan banyak pertolongan dengan keadaan seperti itu. Hadir 2 pemain (Rashford dan Daley Blind) yang bakal menyambut, kaki kanan dan kaki kiri. Saya anggap Blind yang bakal menyosornya,” kata Alvarez.

“Saya terlambat menatap bola tersebut. Saya tak semestinya menuju ke arah kiri dan hal tersebut bikin agak bertermpo dari bola tersebut. Saya terlambat menunjukkan aksi yang seharusnya tak seperti itu,” lanjut dia.

Hasil negatif dengan skor 0-1 tersebut bikin perjalanan Celta ke arah babak final dapat dikatakan sulit karena mereka perlu menangkan laga paling tidak jarak 2 angka di markas MU pada pekan depan. Biarpun kesempatan tersebut terbuka lebar karena Celta amat aktif di partai tandang ajang Liga Europa lewat cetak angka yang terus mengalir.

“Kami perlu bermain secara habis-habisan. Saya mengetahui kalau tim ini dapat wujudkan itu. Kami perlu berbenah pada beberapa kesalahan yang sudah kami lakukan.”

“Namun kami perlu ke tempat itu dan memperlihatkan kalau kami merupakan sebuah tim yang hebat dan tak akan dengan mudah angkat tangan hingga semua selesai. Kami bakal berupaya untuk dapatkan sebuah hal yang bersejarah pada klub ini,” kata Alvarez.