Setelah Copa del Rey, Presiden Barca Ingin Timnya Segera Pastikan Gelar La Liga

Barca Copa Del Rey 2018

Barca Copa Del Rey 2018Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, mengisyaratkan perjalanan Barcelona belum berakhir walaupun sudah memenangkan Copa del Rey. Masih ada gelar yang harus dimenangkan Tim Catalan.

Barca berhasil meraih trofi Copa del Rey usai mengalahkan Sevilla 5 gol tanpa balas dalam pertandingan di Wanda Metropolitano, Minggu (22 April 2018).

Luis Suarez menjadi inspirator kemenangan dalam pertandingan tersebut. Suarez cetak gol pertama bagi Barcelona di menit ke-14 dan kembali mencetak gol di menit 40. Tiga gol lain diciptakan oleh Lionel Messi, Andres Iniesta, dan Philippe Coutinho.

Trofi Copa del Rey ini seakan menjadi obat kekecewaan Barca setelah pekan lalu tersingkir dari Liga Champions usai dikalahkan oleh AS Roma. Tapi, Bartomeu merasa gelar tersebut masih belum cukup.

“Memenangkan dua gelar dalam satu musim akan menjadi sejarah bagi kami, karena tidak setiap musim kami bisa melakukannya,” ungkap Josep Maria Bartomeu seperti yang dilansir dari harian Marca.

“Setiap orang yang menonton pertandingan tadi pasti menikmatinya. Saya sendiri sudah lama tidak melihat pertandingan antara dua tim yang berada dalam level tertinggi,” Josep Maria Bartomeu menuturkan.

“Kalau kami bisa sekaligus memenangkan juara La Liga maka tahun ini akan menjadi tahun yang sempurna untuk kami. Kami berharap bisa segera memastikan gelar juara La Liga secepatnya,” demikian Josep Maria Bartomeu mengakhiri pembicaraan.

Barcelona memang berkesempatan besar untuk menggabungkan gelar La Liga dan Copa del Rey dalam waktu dekat. Saat ini, Barca ada di puncak klasemen sementara La Liga dengan perolehan 83 poin, unggul 12 angka dari Atletico Madrid yang ada di urutan kedua.

Pertandingan Copa del Rey ini sekaligus menjadi pertandingan perpisahan untuk sang kapten, Andres Iniesta yang akan berlabuh ke Tiongkok setelah meraih gelar La Liga.

Didesak Mundur, Muncul Petisi Lengserkan Bartomeu Sebagai Presiden Barca

Josep Maria Bartomeu

Josep Maria BartomeuKeberadaan Josep Maria Bartomeu sebagai Presiden di Barcelona saat ini sedang diguncang. Beberapa hari lalu beredar petisi yang memintanya untuk lengser, di mana mantan Presiden Barca, Juan Laporta ikut membubuhkan tanda tangan.

Posisi Josep Maria Bartomeu sebagai orang nomor satu di Barca sedang digoyang. Hal itu merupakan imbas dari aktivitas buruk yang dilakukan oleh raksasa Catalan tersebut pada bursa tansfer musim panas ini.

Setelah gagal mempertahankan Neymar yang dibeli Paris Saint-Germain awal bulan Agustus silam, Barca juga dinilai tidak mampu mendatangkan pengganti yang sesuai. Beberapa hari lalu Neymar pun mengungkapkan kebobrokan manajemen Barca dibawah kepemimpinan Bartomeu. Para Cules (sebutan untuk suporter Barcelona) langsung membuat petisi.

Beberapa hari lalu dibuat sebuah petisi yang dibuat oleh Agusti Benedito dengan hashtag #VotedeCensura2017 yang artinya meminta pemungutan suara ulang tahun ini. Singkat kata, ini merupakan suatu cara yang dilakukan untuk memaksa Bartomeu mundur dari jabatannya. Petisi tersebut baru bisa berjalan apabila ada 16.570 anggota memberikan tanda tangan.

Untuk itu, Benedito berencana menjaring tanda tangan lagi ketika Barcelona berhadapan dengan Juventus dalam pertandingan Liga Champions, hari Rabu (13 September 2017) dini hari WIB.

Dikutip dari harian Football-Espana, Laporta merupakan salah satu satu dari sekian banyak orang yang menandatangani petisi itu. Seperti diketahui, Laporta merupakan mantan presiden Barca pada periode 2003 hingga 2010.

Hal itu diketahui dari cuitannya di media sosial Twitter. “Sebagai penduduk Catalan, saya merupakan orang ke-15.142 yang tanda tangan di #VotedeCensura2017. Klub ini milik kita bersama,” bunyi cuitan Juan Laporta di akun twitter @JoanLaportaFCB.

Seperti diketahui, era kepemimpinan Laporta adalah era dimana Barca mendatangkan Ronaldinho dan mengorbitkan sang mega bintang, Lionel Messi. Pada eranya juga, Barca ditangani Josep Guardiola yang langsung menyumbang enam trofi di musim pertamanya.

Pada pemilihan yang dilakukan tahun 2015 silam, Juan Laporta kalah dari Josep Maria Bartomeu saat kembali mencalonkan diri menjadi presiden klub. Ketika itu Bartomeu langsung membuktikan diri layak menjadi Presiden Barca dengan mengantar Messi dan rekan-rekannya meraih treble keduanya.

Barcelona Masih Mengharapkan Pep Kembali

Josep Maria Bartomeu selaku dari presiden Barcelona mengakui bahwa klubnya akan menerima kedatangan Pep Guardiola kembali dengan tangan terbuka. Seiring pertandingan Besar antara Manchester City kontra Barcelona, sang presiden mengharapkan pertemuan yang indah dengan mantan rekan kerjanya tersebut.

Barcelona Masih Mengharapkan Pep Kembali

Meski bermimpi bisa melihat Guardiola kembali di Camp Nou, namun Bartomeu menyadari bahwa Guardiola saat ini sedang menjalani mimpinya bekerja di Premier League. Sejatinya Guardiola telah berkeinginan untuk berada di Inggris, hal ini pun sudah terjadi ketika diri nya masih menjadi seorang pemain.

“Saya tahu jika keinginan dia ingin bermain di Inggris ketika menjadi seorang pemain, namun kini diri nya telah menjadi seorang pelatih. Baik saja jika dia sekarang sudah berada di Inggris, namun kami masih memiliki harapan di suatu saat nanti dia akan kembali ke sini,” tutur Bartomeu kepada awak media.

Bartomeu juga menambahkan bahwa banyak pemain atau pun pelatih yang memutuskan pergi dan beberapa musim kemudian, para pemain atau pun pelatih itu kembali kepelukan klub lama nya.

“Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi di masa depan, hal ini banyak terjadi. Ketika mereka pergi tapi kemudian kembali lagi. Kita tak pernah tahu tapi saat ini dia pasti berkonsentrasi di Manchester City,”

“Saya hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk nya dan jasa nya kepada tim ini tidak bisa kami lupakan.” tutup nya.

Kini Barcelona sudah berada di Manchester dalam persiapan nya melawan The Citizens di Etihad Stadium. Di pertemuan pertama, Lionel Messi dan kawan-kawan berhasil menghancurkan Sergio Aguero dengan skor telak 4-0.

Manchester City yang kali ini bertindak sebagai tuan rumah berambisi membalas kekalahan tersebut.

Busquets Berharap Dapat Kontrak Baru Dari Barcelona

Selama berkarir di Barcelona, Sergio Busquets beranggapan jika dia sangat dihargai oleh klub asal Catalan tersebut dan berharap besar kepada sosok presiden klub, Josep Maria Bartomeu untuk bisa menepati janjinya kepada Busquets perihal perpanjangan kontrak baru. Berposisi sebagai gelandang bertahan, Busquets sukses memberikan kontrbusi yang baik untuk tim. Bukan itu saja, dia berperan besar dalam keberhasil Barcelona untuk menjuarai berbagai Piala diliga domestik maupun Eropa.

Busquets Berharap Dapat Kontrak Baru Dari Barcelona

Busquets sendiri merupakan pemain asli didikan akademi Le Masia Barca yang tercatat sampai saat ini dia masih terikat kontrak hingga akhir musim 2019, untuk itu dia merasakan bahwa Barcelona sebagai rumahnya sendiri dan memilki impian untuk bisa mengakhiri karir sepakbolanya di Camp Nou. Namun demikian, sedikit berita yang menggoda Busquets dengan dikait-kaitkan namanya dengan Pep Guardiola untuk mau mengikuti jejak sang pelatih ke Premier League Inggris bersama dengan Manchester City di musim depan.

Namun sayang, berita itu hanyalah gosip semata. Pasalnya Busquets sudah mengakui akan bertahan lama di Barcelona dengan siap memperpanjang kontrak nya dengan waktu yang sangay lama dan dia juga menambahkan bahwa sudah merasa bahagia dengan lingkungan klub Catalan tersebut.

“Semuai ini tergantung apa kata presiden nanti,” kata Busquets dalam sesi wawancaranya usai Barcelona menghancurkan Arsenal dengan skor 2-0 di Emirates Stadium,”Saya memiliki harapan besar dengan janji presiden, akan tetapi saya yakin semua itu memiliki jalan keluar yang baik,” lanjutnya “Saya tahu dimana saya akan mengakhirinya, disini saya merasa dihargai dan saat ini kami berada dalam situasi yang luar biasa,”

Menanggapi hasil positif yang diraih timnya dikala menang 2-0 dikandang Arsenal dan diprediksi akan mudah melaju kebabak selanjutnya. Pemain Internasional Spanyol tersebut lebih memilih tidak banyak bicara dan hanya mau mengakui bahwa Arsenal adalah tim hebat yang harus selalu kami waspadai. Lebih lengkap nya lagi, dia berkata: “Rasa hormat selalu kami tunjukkan untuk Arsenal dan leg kedua nanti. Kami sadar hasil ini adalah modal bagus untuk kami, namun kami tahu semua jika Arsenal bisa membuat gol dalam keadaan apapun.” tutup Busquets.