Tiga Pemain Tottenham Hotspur yang Dijual Jose Mourinho Januari Nanti

Christian Eriksen

Goldewa.com – Jose Mourinho resmi menjadi pelatih Tottenham Hotspur mengganti Mauricio Pochettino yang sudah didepak karena dinilai tidak dapat meningkatkan penampilan Spurs musim ini.

Harry Kane dan rekannya yang lain kini berada di peringkat kelima pada klasemen Premier League 2019. Mereka selisih tiga poin di atas mereka. Spurs juga berhasil masuk ke babak 16 besar Liga Champions musim mendatang dan akan melawan klub Jerman yakni RB Leipzig.

Walau begitu, Jose Mourinho disebutkan akan mengatur dan mengubah timnya dalam bursa transfer awal tahun mendatang. Sebelum membeli pemain baru, Jose Mourinho diperkirakan akan melepas beberapa pemain mereka.

Berikut tiga pemain Tottenham Hotspur yang diperkirakan akan dijual Jose Mourinho pada Januari ini :

Christian Eriksen

Christian Eriksen

Karier Eriksen di Spurs pada musim ini sepertinya menurun. Gelandang dari timnas Denmark tersebut tidak memperpanjang kontrak baru di klubnya tersebut. Sepertinya, Eriksen berkesempatan pindah ke klub lain dan menandatangani pra-kontrak enam bulan sebelum kontraknya di Spurs usai. Daniel Levy juga mengisyaratkan jika pihaknya bisa saja melepas sang pemain ke klub musuh di Premier League dan Manchester United sepertinya tertarik pada Eriksen.

Victor Wanyama

Victor Wanyama sudah menjadi pemain Tottenham Hotspur selama tiga tahun belakangan ini. Akan tetapi, sang pemain jarang bermain sejak bulan April lalu. Wanyama baru bermain di empat laga untuk semua kompetisi mereka musim ini. Pemain dari Kenya tersebut sepertinya akan pindah ke klub Jerman yakni Hertha Berlin. Ada juga beberapa klub China yang sudah mendekti Wanyama.

Danny Rose

Danny Rose akan segera menghabiskan kontraknya di Tottenham Hotspur yang hanya tinggal 18 bulan lagi. Akan tetapi, sang pemain tidak bisa berada di bawah asuhan Jose Mourinho. Pelatih senior ini bahkan menurunkan dan memilih Jan Vertonghen di tampta bek kiri daripada Rose. Bek 29 tahun tersebut juga baru bermain di 10 laga pada Premier League 2019.

Sementara itu, Rose sangat ingin berada di timnas Inggris pada perhelatan Euro 2020 yang akan datang. Itu sebabnya, sang pemain harus segera menemukan klub sebagai tempatnya bermain secara reguler.

Paul Pogba Wajib Sehat Dalam Laga Bersama Jose Mourinho

Paul Pogba dan Jose Mourinho

Jose Mourinho dan Paul Pogba

Berita Liga Inggris – Paul Pogba harus sehat bugar jika ingin kembali  tampil di lapangan dengan Jose Mourinho ketika klub mereka melawan Tottenham Hotspur nantinya.

Pelatih Manchester United yakni Ole Gunnar Solskjaer sangat ingin menurunkan Paul Pogba atau rekannya yang lain yakni Scott McTominay yang masih cedera dalam laga timnya kontra Tottenham Hotspur nanti. Mourinho menjadi sosok yang dinantikan dalam laga di Old Trafford tersebut.

Paul sendiri bersama gelandang MU yang lain yakni McTominay menepi beberapa waktu lalu. Mereka juga tidak ikut serta dalam laga seri dengan skor 2-2 kontra Aston Villa di Old Trafford. Pemain MU ini harus beristirahat sejak September lalu karena cedera di pergelangan kakinya.

Scott McTominay juga mendapat cedera di pergelangan kaki daalm laga kontra Brighton dan Hove Albion yang mereka menangkan sebelum kemudian masuk ke waktu jeda internasional. Walau begitu, perhatian publik masih berharap mereka akan kembali ke lapangan.

Di sisi lain, sebagai sosok yang pernah melawan Manchester United, Mourinho juga merupakan orang yang berselisih dengan Paul sebelum dirinya diberhentikan dari klub pada Desember tahun lalu. The Special One saat ini akan menjalani laga pertama sebagai pelatih Tottenham Hotspur pada Kamis nanti.

Paul Pogba dan Jose Mourinho

“Kami setidaknya memiliki waktu dua hari dan memerlukan semua pemain untuk tampil dan memperkuat tim ini. Kami memiliki dua hari untuk bersiap dan kita lihat saja apakah Paul akan ikut serta. Semoga kita dapat melihat salah satu gelandang ini memperkuat tim di lapangan. Mereka berdua harus bekerja keras untuk sembuh saat ini,” ujar Ole Gunnar Solskjaer.

Ketika tim Tottenham Hotspur  mulai meningkat dengan Jose Mourinho, tim Setan Merah malah kian terpuruk di peringkat ke-9 klasemen Liga Premier musim ini. Mereka masih berpeluang melampaui Spurs yang kian membaik sejak hadirnya Mourinho mengganti Mauricio Pochettino namun dengan usaha yang harus lebih keras.

Saat ini, Manchester United harus bersiap jika ingin memperbaiki posisi mereka ketika melawan tim Mou. Menariknya yang dinantikan apakah Paul Pogab akan berjumpa dengan mantan pelatihnya tersebut. Interaksi keduanya begitu dinantikan di lapangan nanti. Namun, belum diketahui apakah pemain ini akan bertemu sang spesial one di laga ini.

Jose Mourinho Target Lampaui Chelsea Musim Ini

JOSE MOURINHO jadi pelatih tottenham

JOSE MOURINHO jadi pelatih tottenham

Info Bola Terkini – Jose Mourinho disebutkan sangat ingin mengear posisi melewati Chelsea pada klasemen Liga Inggris musim ini. Seperti yang diketahui jika Tottenham Hotspur saat ini berada dalam posisi yang cukup membaik dan kini mereke mengejar banyak kemenangan.

Jose Mourinho disebutkan bersama Tottenham Hotspur tengah berjuang dengan keras demi menyudahi musim dengan hasil yang lebih baik. Chelsea sendiri satu peringkat di atas mereka dan akan bersiap melompati tim ini.

Chelsea sebelumnya gagal dengan dalam dua laga terakhirnya pada Liga Premier musim ini, setelah tim asuhan Frank Lampard tersebut hanya mencatatkan skor 2-1 kontra Manchester City ditambah dengan skor 1-0 ketika melawan West Ham United. Hasil tersebut menjadikan tim Mourinho akan berpeluang mendapatkan posisi 4 besar.

Dalam konferensi pers setelah laga kontra Bournemouth, Mourinho memaparkan target yang akan mereka lakukan selanjutnya ketika timnya hanya bersisih 6 poin dari belakang Chelsea FC. Ia semakin bersemangat dalam memaparkan apa yang akan menjadi capaian dari tim Spurs kini.

“Saat ini, kami berada di peringkat ke-12 dalam Liga Champions musim ini dan saya tidak ingin fokus pada hal tersebut kini. Saya hanya ingin berlomba dan terus mencetak kemenangan bersama  tim saya,” ujar Mou.

Lebih lanjut, pelatih Tottenham Hotspur mengungkapkan jika mereka berpikir bertindak cepat dalam peringkat di Liga Europa dan berharap para pemainnya tidak begitu terlena dan berpikir keras dalam mengejar target mereka tersebut demi penampilan terbaik di musim ini.

“Jadi ya jangan sampai tertekanlah. Lebih baik kami terus bertanding setelah pertandingan lainnya dan melihat apa yang akan terjadi nantinya.”

“Saat ini jarak kami lebih dekat dengan Chelsea dari sebelumnya. Pasalnya, kami mencatatkan dua kemenangan dalam kompetisi musim ini. Kami akan masuk dalam musim ini dengan laga yang melelahkan, periode Natal merupakan laga dan laga selanjutnya. Jadi kami mempunyai peluang untuk keduanya. Tim ini juga mempunyai peluang dalam meningkatkan posisi yang ada, kesempatan ini untuk memberikan tekanan dalam semua lawan kami.” Ucapnya lagi.

Jose Mourinho mengungkapkan mereka akan bersiap melawan Chelsea di penghujung bulan Desember ini. Itu sebabnya, dalam laga tersebut mereka akan tampil dengan persiapan yang ketat demi mengejar target.

“Kami yang jelas harus kembali menggempur tim ini dan melampaui mereka. Tottenham Hotspur harus dapat memperbaik posisi mereka di klasemen musim ini,” tukasnya.

 

Empat Pemain Dunia Yang Diincar Jose Mourinho Di Tottenham

Info Seputar Sepakbola – Jose Mourinho akhirnya resmi menjadi pelatih klub Liga Inggris pada musim ini. Sebagai pelatih, dia akan segera merubah tim barunya tersebut. Mou akan segera berbenah pada tim di Tottenham.

Akhir tahun ini, tepat satu tahun diberhentikannya Jose Mourinho sebagai pelatih Manchester United. Akan tetapi, sebelum peristiwa itu berlangsung, Mourinho akhirnya memperoleh klub baru dan resmi menjadi pelatih Tottenham Hotspur.

Mourinho terpilih menjadi pelatih Tottenham, tepat di Rabu (20/11/2019) siang WIB. Pelatih dari Portugal itu akan menggantikan Mauricio Pochettino. Mourinho mendapatkan kontrak tiga setengah tahun bersama klub London tersebut. Mourinho sendiri sudah bersiap dengan rencana untuk Tottenhan, termasuk membeli beberapa pemain baru nantinya. Berikut pemain yang Mourinho incar :

Gareth Bale

Gareth Bale saat ini sedang dalam kondisi sulit bersama Real Madrid. Hubungannya dengan pihak klub sudah tidak sebaik dulu. Karir pemain 30 tahun tersebut kian tak jelas di tahun ini. Dia sempat akan pindah ke klub di Tiongkok.

Sementara itu, Jose Mourinho disebutkan tengah mengincar Gareth Bale ketika saat berada di Manchester United. Namun, nilai gaji menjadikan United tidak jadi mendapatkan Bale. Saat ini, kesempatan untuk mendapatkan Bale di Tottenham terbuka dengan baik.

Paulo Dybala

Dalam transfer musim yang lalu, Paulo Dybala akan dijual oleh Juventus. Dia bukan bagian dari rencana Maurizio Sarri. Itu sebabnya, banyak klub yang ingin mendapatkan pemain dari Argentina tersebut.

Tottenham merupakan salah satu klub yang ingin membelinya. Akan tetapi, The Lily Whites tidak diterima oleh sang pemain. Tapi, dengan kehadiran Jose Mourinho kemungkinan besar menjadi penarik untuk mendapatkan pemain Juve pada bursa transfer 2020 mendatang.

Bruno Fernandes

Sama dengan Paulo Dybala. Pemain dari Portugal ini sempat hampir pindah ke Tottenham pada musim panas yang lalu. Bedanya, Fernandes memang sangat ingin pindah dari Sporting CP. Pemain 24 tahun tersebut kini memiliki peluang lagi untuk pindah ke Tottenham pada awal 2020 mendatang. Apalagi saat Mourinho kini menjadi pelatih Tottenham Hotspur.

Ricardo Pereira

Saat menjadi pelatih di Manchester United, Jose Mourinho pernah ingin mendapatkan Ricardo Pereira. Pemain bek dari Portugal itu dipercaya akan menjadi pemain yang pas untuk lini pertahanan United. Namun, klub tidak berhasil mendapatkan Pereira.

Kini, pemain Leicester City bersama sang pelatih Brendan Rodgers. Performa dari Pereira sendiri tetap mencuri perhatian Mourinho di musim ini. Ini bisa jadi dibeli Mou untuk pindah ke Tottenham dan disebutkan akan menggantikan Serge Aurier.

Mourinho Tertarik Tangani Klub Prancis

Jose Mourinho

Jose MourinhoManajer asal Portugal, Jose Mourinho yang saat ini sedang tidak melatih klub manapun mengaku dirinya membuka peluang untuk menjadi pelatih klub yang ada di Ligue 1 Prancis.

Mourinho menganggur dari dunia kepelatihan mulai pertengahan Desember silam, tepatnya ketika dia dipecat oleh raksasa Premier League, Manchester United menyusul hasil kurang apik yang diraih The Red Devils di paruh pertama musim ini.

Untuk mengisi waktu luangnya, Mourinho menjadi seorang pundit. Beberapa hari lalu Mourinho ternyata bertolak ke Prancis untuk menyaksikan pertandingan antara tuan rumah Lille OSC melawan Montpellier HSC.

Pengalaman Luar Biasa
Sejak menganggur, Mourinho sempat dikaitkan dengan sejumlah klub top Eropa, mulai dari Benfica hingga Inter Milan. Namun mantan manajer Real Madrid tersebut kini juga tak menutup kemungkinan untuk melatih klub Prancis.

“Saya memikirkan kemungkinan untuk menjadi pelatih di Ligue 1. Saya adalah pria yang sudah pernah bekerja di empat negara berbeda, saya suka mengenal dan belajar budaya lain. Bekerja di kejuaraan baru akan menjadi pengalaman yang luar biasa,” ungkap Jose Mourinho kepada beIN SPORTS.

“Untuk sekarang ini saya masih santai, saya mencoba untuk menjalani hidup lebih baik bersama keluarga dan kerabat saya dan saya berusaha untuk mendapat kesempatan yang tepat untuk kembali bekerja,” tambah Jose Mourinho.

Belum Ada Pembicaraan
Terlepas dari keinginan Mourinho untuk segera melatih bekerja, akan tetapi pria yang juga pernah menjadi manajer Chelsea itu mengaku hingga saat ini belum ada klub yang melakukan pendekatan terhadap dirinya.

“Dua sampai tiga bulan saya pikir tidak ada masalah, tapi setelah itu akan menjadi lebih sulit. Saya harap bisa mendapat kesempatan untuk kembali dengan lebih kuat. Proyek saya adalah proyek saya sebagai seorang pribadi dan pelatih, untuk mengembangkan diri saya menjadi lebih baik” ungkap Jose Mourinho.

Tiga Alasan MU Wajib Ganti Pelatih Manchester United

pelatih manchester united

pelatih manchester united

Manchester United menjadi tim terburuk selama perhelatan Premier League 2018-2019. Mereka baru mendapatkan kegagalan dengan skor 1-3 dalam laga MU VS West Ham pada Sabtu (29/09) malam WIB lalu.

Hasil itu kian memperburuk citra tim asuhan Jose Mourinho tersebut di musim ini. Kekalahan mereka dalam Derby County pada laga ketiga Carabao Cup dari adu penalti menambah daftar kekalahan mereka selama musim ini ditambah dengan gagal dalam laga MU VS West Ham.

Felipe Anderson serta Marko Arnautovic menjadi pemain yang berhasil mempersembahkan gol pada West Ham ditambah dengan gol bunuh diri dari Victor Lindelof. United sendiri hanya berhasil menciptakan gol hiburan dari Marcus Rashford.

United kini kian terpuruk pada peringkat ke-10 klasemen sementara Premier League 2018-2019 dengan hasil 10 poin setelah melewati tujuh laga sebelumnya. Kondisi tersebut pastinya menjadi mimpi buruk untuk klub sekelas Setan Merah.

Sorotan kini mengarah pada pelatih Manchester United yakni Jose Mourinho. Karena pelatih dari Portugal tersebut dinilai tidak berhasil memoles timnya menjadi tim yang solid dan berprestasi.

Berikut tiga alasan Jose Mourinho harus dipecat dari MU.

Tak Mendapat Dukungan Dana dari Manajemen

Mourinho sendiri mengatakan keinginannya untuk memperoleh pemain baru pada bursa transfer musim ini. Dirinya mengincar pemain seperti Toby Alderwiereld dan Diego Godin untuk tampil bersama Eric Bailly di lini pertahanan United.

Mourinho memang tidak begitu mengandalkan pemain bek yang ada di timnya saat ini. khususnya Phil Jones yang selama musim ini bermain dengan kurang meyakinkan dan selalu gagal menghasilkan gol kala berhadapan dengan Derby County sehingga mereka kalah di Carabao Cup.

Keberhasilan Mourinho memang tidak terlepas dari posisi lini belakang yang tangguh. Selama di Real Madrid, dia membentuk duet Pepe dan Sergio Ramos yang menjaga pertahanan tim. Kala menjadi pelatih Chelsea, dia juga berhasil menciptakan duet John Terry dan Ricardo Carvalho hingga membuat timnya tak terkalahkan. Tetapi. Pelatih 52 tahun tersebut seakan kehilangan kemampuan dalam mengasah lini belakang antara Phil Jones dan Chris Smalling.

Jose Mourinho dan Paul Pogba

Sementara itu, Paul Pogba dan Alexis Sanchez sejatinya merupakan pemain dengan bakat hebat. Akan tetapi, saat bersama timnya, kinerja mereka menurun dan tak cocok dengan skema defensif ala Mourinho.

Mourinho dan pihak manajemen mengalami kegagalan dalam merekrut pemain di lini mereka. Lindelof tidak berhasil menampilkan performa terbaik sejak dibeli senilai 30,75 juta pounds dari Benfica. Bailly sendiri sering didekap cedera yang membuatnya sulit berkembang.

Tak adanya pemain baru yang membuktikan kualitasnya, membuat manajemen United tidak yakin dengan Mourinho dan membatasi penggunaan dana.

Tak memiliki Starting XI Terbaik

Demi memoles timnya menjadi unggul, Mourinho sering mengubah skuatnya demi mendapatkan starting XI yang dapat diandalkan di musim ketiganya menjadi pelatih. Pogba sendiri mengatakan saat melawan Wolves dan mengharuskan timnya menyerang, namun dirinya menilai jika skema konservatif pelatih ini menganggu laju mereka.

Mourinho mengawali laga dengan skema 4-3-3 namun tidak berhasil membuahkan hasil gol. Antonio Valencia gagal mencetak gol. Sementara itu, Diego Dalot bermain menjanjikan kala berhadapan dengan Young Boys dan Derby County, namun bukannya membuat bek muda tersebut tampil , Mourinho malah menggantinya dengan Ashley Young yang juga tengah terpuruk.

Hadirnya Scott McTominay juga dinilai menghancurkan pertahanan United karena pemain ini masih belum berpengalaman di laga sebelumnya. McTominay menjadi bek tengah dengan Eric Bailly sebagai pemain cadangan.

Hadirnya Zinedine Zidane

Zinedine Zidane pindah ke MU

Dengan segala kekurangan pelatih Manchester United ini, isu pemecatan kembali terdengar. Pihak  manajemen bahkan sudah mendekati Zinedine Zidane yang diharapkan menjadi pelatih sukses yang mengembalikan tim ke jalur kemenangan.

Perolehan dan prestasi Zidane selama di Real Madrid menjadikannya masuk sebagai pelatih terbaik di Eropa. Bersama Madrid, klub yang sedang terpuruk tersebut kembali dia bangkitkan. Zidane sukses menjadikan Los Blancos sebagai tim unggulan, khususnya saat kompetisi Liga Champions.

Legenda dari Real Madrid tersebut dinilai akan sanggung menjadikan MU sebagai klub tangguh seperti sebelumnya. Dia juga tampaknya mendapat dukungan dari suporter dan banyak pemain di tim mereka saat ini.

Paul Pogba Kembali Berselisih Dengan Jose Mourinho

Jose Mourinho berselisih dengan Paul Pogba

hubungan Jose Mourinho dan Paul Pogba

Paul Pogba mengungkapkan ketidaksukaannya pada skema yang diterapkan Jose Mourinho pada skuadnya di Manchester United. Dia bahkan mengatakan jika hal itu membuatnya merasa malu bermain di lapangan.

Pemain timnas Prancis tersebut juga mengatakan jika tekadnya untuk hengkang dari klub tersebut di bulan Januari yang akan datang. Jika pelatih dari Portugal itu tetap melatih mereka di Old Trafford. Bukan rahasia lagi jika ada masalah yang terjadi antara Jose Mourinho dan Paul Pogba.

Sempat mereda, namun masalah ini malah kian memuncak. Terdapat beberapa perselisihan dari mereka yang terjadi dalam kurun waktu ini. Yang terakhir adalah saat keduanya terlihat sedang berdebat dalam sesi latihan timnya.

Mourinho juga memaparkan secara terbuka bahwa pemainnya ini sudah tidak akan menjadi kapten tim mereka lagi. Sang pelatih tersebut menarik Pogba saat mereka bermain melawan West Ham ketika laga hanya tinggal 20 menit lagi dengan skor akhir 3-1 pada Sabtu kemarin.

Jose Mourinho berselisih dengan Paul Pogba

Pogba Akan Tinggalkan Manchester United

Sementara itu, Pogba menuturkan pada pemain yang lain bahwa dirinya merasa malu dengan konsep yang diperlihatkan oleh Mourinho di lapangan. Pogba juga mengatakan jika dirinya lebih baik tidak ikut bermain dalam skema buatan pelatih 55 tahun tersebut.

Hal ini mengisyaratkan jika The Red Devils memutuskan akan bertahan bersama Mourinho selama sisa musim ini. Akan tetapi, Pogba secara pribadi sudah mengatakan akan hengkang dari Old Trafford pada bulan Januari mendatang.

Sebelumnya, Pogba selalu berselisih soal taktik pada Mourinho. Seperti pada laga yang usai dengan hasil seri kontra Wolverhampton, pemain timnas Prancis tersebut menuturkan jika Manchester United sejatinya harus bermain menyerang dan saat tampil di markas mereka.

Setelah kegagalan The Red Devils melawan West Ham, Paul Pogba bahkan tidak ingin memberikan komentar pada penampilan timnya.

MU Diminta Ambil Sikap Soal Mourinho

jose mourinho manchester united 2018Mantan kapten Manchester United, Rio Ferdinand, meminta kepada jajaran klub untuk sesegera mungkin menentukan kelanjutan nasib Jose Mourinho. Ferdinand menyebut ada ketidak seimbangan di ruang ganti United sehingga petinggi klub segera mengambil keputusan guna memecahkan permaslahan tersebut.

Dalam sepekan terakhir ruang ganti Setan merah memang sedang dikabarkan ada perpecahan. Hal tersebut dipicu lantaran cekcok antara Jose Mourinho dan Paul Pogba yang kabarnya menular ke pemain lain.

Buntut dari permasalahan kedua orang ini berdampak pada performa tim. Beberapa waktu sebelumnya mereka lagi-lagi menderita hasil minor setelah digasak oleh West Ham United dengan skor 3-1.

Ferdinand menyebut situasi tersebut tak bisa terus dibiarkan lantaran bisa merusak banyak aspek di Old Trafford. “Sulit bagi saya berkata jika Mourinho telah selesai, akan tetapi saya yakin jika para petinggi klub harus membuat keputusan besar mengenai hal ini,” buka Ferdinand kepada BT Sports.

Ferdinand menyebutkan kondisi internal The Red Devils sekarang ini telah memburuk dan itu dikarenakan ruang ganti mereka yang kurang harmonis.

“Tidak bisa jika kondisi seperti ini terus berlanjut sepanjang musim. Bisa anda lihat sendiri bila banyak hal yang tak benar terjadi, sebut saja bocornya informasi kepada media.”

“Anda juga melihat kondisi di ruang ganti mereka sangat dingin dan semua orang tahu tentang itu. Saya pikir ini bukan hanya salah dari para pemain, namun juga Mourinho juga harus bertanggung jawab, karena jika ini terus berlanjut maka musim ini bisa jadi salah satu musim paling buruk sejarah klub ini.”

Jose Mourinho Putuskan Mencabut Posisi Paul Pogba di Tim

Paul Pogba dan Jose Mourinho

Paul Pogba dan Jose Mourinho

Berita tentang penarikan posisi Paul Pogba yang awalnya merupakan kapten Manchester United ternyata bukan gosip belaka. Walau begitu, sang pelatih yakni Jose Mourinho mengatakan jika hal itu dia lakukan bukan karena hubungannya renggang dengan sang pemain.

Pada musim ini, Paul Pogba sudah tiga kali menjadi kapten Manchester United, yang menggantikan tempat Antonio Valencia yang masih menepi dari timnya. Akan tetapi, pemain timnas Prancis itu tidak begitu menyukai skema yang dirancang Jose Mourinho kala timnya bermain seri melawan Wolverhampton dengan skor 1-1 beberapa waktu lalu.

Saat itu, Pogba merasa jika MU sejatinya tampil dengan menyerang di markas sendiri. Namun, pemain merasa jika pendapatnya malah menjadi boomerang baginya.

Jose Mourinho dan Paul Pogba

Kala bersiap berhadapan dengan Derby County di Piala Liga Inggris, ada banyak kabar yang menyebutkna jika Pogba tak akan menjadi kapten timnya. Pemain yang berjaya di Juventus tersebut itu bahkan tidak akan ikut bermain karena masalah kebugaran.

Akan tetapi, pada kenyataannya banyak pihak yang yakin jika keputusan itu berlandaskan jika hubungan Mourinho dan Pogba kembali buruk. Apalagi, dengan adanya pencabutan ban kaptennya yang keputusan tersebut langsung diputuskan oleh pelatih tim.

Ketika ditanya soal kebenaran berita tersebut, Mourinho mengatakan jika hubungannya saat ini baik dengan siapapun di klub. Satu-satunya yang benar adalah jika dirinya sudah mencabut posisi Pogba dan dia bukan lagi kapten di timnya.

“Namun, tidak ada masalah diantara kami. Kami saat ini dalam kondisi yang baik. Orang yang memutuskan hal ini adalah orang yang memilihnya menjadi kapten kedua yakni saya sendiri,” ucap Mourinho.

Lebih lanjut, Jose Mourinho mengatakan jika dia merupakan pelatih utama dan memiliki hal memutuskan hal seperti ini. Akan tetapi, sekali lagi pelatih dari Portugal ini menekankan tak akan ada perselisihan dalam tim, semua keputusan sudah mereka bicarakan sebelumnya, termasuk pada Paul Pogba.

Paul Pogba Pertimbangkan Pindah ke Barcelona

paul pogba ke barcelona

paul pogba ke barcelona

Barcelona sepertinya benar-benar berusaha untuk Paul Pogba. Klub dari Catalunya tersebut disebut-sebut sudah melakukan proses negosiasi bersama salah satu pemain Manchester United demi proses perpindahannya di bulan Januari 2019 yang akan datang.

Salah satu pengisi timnas juara Piala Dunia 2018 tersebut memang sudah lama disebut-sebut ingin pindah dari Manchester United. Ia memang diperkirakan tak betah lantaran tidak memiliki hubungan baik dengan sang pelatih tim, Jose Mourinho sehingga ingin melanjutkan karir di klub lain.

Pada musim yang lalu, Barcelona menjadi salah satu klub yang begitu ingin mendapatkan Pogba. Akan tetapi, sampai bursa transfer usai, proses perpindahan pemain ini tidak dapat dilaksanakan.  Namun, Barca tidak akan menyerah demi gelandang andalan ini. Mereka disebut-sebut akan kembali melakukan proses negosiasi pada bursa transfer mendatang.

Klub Spanyol ini sudah melakukan pembicaraan dengan agen Paul Pogba, yakni Mino Raiola pada minggu ini. Kedua pihak disebut-sebut akan membicarakan bagaimana proses perpindahan Pogba ke klub tersebut. Barca juga sangat ingin segera memasukkan Pogba dalam tim mereka di musim ini. Itu sebabnya, mereka berharap Raiola dapat segera melakukan upaya untuk perpindahan pemain di awal tahun mendatang.

Mino Raiola disebut-sebut begitu senang dengan harapan Barcelona. Untuk itu, dia sudah melakukan tahap demi tahap supaya Pogba dapat segera meninggalkan Old Trafford setelah bursa musim dingin dibuka.

Akan tetapi, baru-baru ini ada berita dari klub Inggris tersebut jika Paul Pogba dan Jose Mourinho sudah melakukan pertemuan. Mourinho sepertinya melakukan pendekatan dengan sang pemain dengan semua yang sudah mereka alami di klub.

Pogba juga disebutkan sepakat dengan hal tersebut. Akan tetapi, hal tersebut sepertinya akan membuat Pogba menunda tahap kesepakatan dengan klub anyar di musim mendatang. Bisa jadi peluang Pogba pindah ke Camp Nou kembali ditunda di Januari nanti.