Empat Pesepakbola Muda yang Bernilai Sangat Mahal

pemain muda termahal

Berita Sepakbola Terbaik – Juventus sukses membeli Dejan Kulusevski dalam bursa di Januari ini. Pemain muda berumur 19 tahun tersebut dibeli dari Atalanta. Kulusevski menjadi pemain Juventus selama lima tahun ke depan dengan nilai 35 juta euro atau Rp543 miliar.

Sebelum membeli Dejan Kulusevski, Borussia Dortmund juga sudah mendapatkan pesepakbola muda dari RB Salzburg, yakni Erling Braut Haaland. Haaland diberi kontrak empat tahun. Saat ini, para pemain muda menjadi incaran empuk banyak klub sepakbola dunia, khususnya di Eropa. Selain menjadi investasi, pemain tersebut membawa nuansa baru dalam tim masing-masing.

Selain itu, mereka menjadi tumpuan dalam dunia bola beberapa tahun mendatang. Apalagi pemain sekelas Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi tidak muda lagi. Beberapa pemain muda tersebut tidak kalah dari permainan pemain seniornya. Bahkan mereka memiliki nilai jual tinggi. Berikut pesepakbola muda yang bernilai mahal :

Ansu Fati

pemain muda termahal

Ansu Fati merupakan pemain dari Barcelona yang menarik perhatian dunia karena performanya. Barca pun serius untuk mendapatkan pemain ini. Pada akhir 2019 yang lalu, Blaugrana resmi memperbarui kontrak Fati sampai Juni 2022 mendatang. Klausul nilai pemain 17 tahun tersebut dari 100 juta euro hingga 170 juta euro atau sekitar Rp2,64 triliun.

Namun, nilai klausul pelepasan Ansu Fati diyakini sampai 400 juta euro atau sekitar Rp6,22 triliun dan menjadi tim inti Blaugrana. Hal ini membuat Fati menjadi salah satu pemain muda yang mahal.

Erling Braut Haaland

Nilai pemain muda yang satu ini tidak begitu mahal. Erling Braut Haaland saat berada di Borussia Dortmund, Haaland hanya sekitar 18 juta pounds atau sekitar Rp330,8 miliar. Akan tetapi, penyerang Inggris tersebut menjadi pemain andalan di Die Borussen di umurnya yang ke-19 tahun.

Masih muda, Haaland menjadi pemain yang dijaga Dortmund. Selain itu, penampilan mantan pemain RB Salzburg tersebut sudah dibuktikan. Haaland menjadi perhatian dalam laga Liga Champions dengan menciptakna lima gol dalam babak fase grup di musim ini.

Selain itu, dia juga menjadi pemain pertama yang membukukan delapan gol dalam lima laga pertama kompetisi sulit ini.

Dejan Kulusevski

Juventus sendiri mendapatkan pemain Swedia, yakni Dejan Kulusevski. Pria 19 tahun tersebut mendapat kontrak lima tahun senilai 35 juta euro atau Rp544 miliar ditambah 9 juta euro. Nilai tersebut membuat Dejan Kulusevski menjadi pemain termahal kedua di Swedia. Ia bahkan lebih mahal dari Victor Lindelof saat dijual Manchester United di tahun 2017 silam.

Hanya harga Zlatan Ibrahimovic di tahun 2009 yang masih di atas Kulusevski. Kini, Zlatan didapatkan Inter Milan senilai 47 juta euro atau Rp728 miliar ditambah Samuel Eto’o.

Jadon Sancho

pemain muda termahal

Nama Jadon Sancho menjadi perhatian dalam transfer Januari ini. Namun, untuk mendapatkan pemain ini, klub ini harus bersiap dengan biaya yang besar. Borrusia Dortmund sudah menentukan nilai jual pesepakbola mudanya tersebut yakni 140 juta euro atau Rp2,1 miliar.

Nilai tersebut jelas sangat mahal saat Sancho masih berumur 19 tahun. Kala itu, beberapa klub Eropa sedang antri untuk mendapatkan pemain Inggris itu. Chelsea dan Liverpool tengah melakukan tahap negosiasi walau pihak Dortmund belum menjawab.

Tiga Klub Sepakbola Dunia Tujuan Jadon Sancho di Tahun 2020

Jadon Sancho

Jadon Sancho

Goldewa.com – Jadon Sancho disebutkan tidak begitu senang dengan kondisinya kini berada di Borussia Dortmund. Apalagi saat ada dua kejadian yang membuatnya tidak berada dalam kondisi nyaman dalam sebulan belakangan ini.

Sancho sendiri memperoleh sanksi berupa denda dengan nilai besar setelah terlambat balik ke Borussia Dortmund setelah menyelesaikan tugasnya di timnas dengan Inggris. Hal ini membuatnya harus berlatih secara terpisah dari rekan-rekannya.

Sancho juga ditarik dari lapangan pada menit ke-36 ketika Die Borussen gagal melawan FC Bayern Muenchen dengan skor akhir 0-4. Sang pelatih yakni Lucien Favre mengatakan jika hal ini dikarenakan permainan Sancho kurang baik.

Hal ini menjadikan Sancho merasa terhina dan menjadi kambing hitam dari kegagalan timnya tersebut. Ia mengaku mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari pelatih. Dengan kondisi tersebut, Sancho sepertinya harus hengkang dari klub pada penghujung musim.

Jika nantinya Jadon Sancho hengkang dari timnya musim mendatang, ada beberapa klub sepakbola dunia yang tertarik mendapatkan pemain Inggris tersebut. Berikut ulasannya :

Manchester United

Manchester United sudah lama memperhatikan pola permainan Jadon Sancho. Bahkan MU begitu diunggulkan akan memperoleh tanda tangan dari pemain tersebut. Ole Gunnar Solskjaer yang menjadi pelatih tim ini tengah berusaha membentuk skuad dengan para pemain muda berbakat dan Sancho menjadi salah satu yang diminati.

Liverpool

Klub sepakbola dunia kedua yang dapat menjadi tujuan Sancho adalah Liverpool. The Reds juga sudah lama mendekati Sancho. Bahkan, mereka sudah mengirim tim untuk melihat perkembangan sang pemain muda ini.

Tim asuhan Jurgen Klopp kini juga berada di klasemen atas Premier League dan berkesempatan dalam mendapatkan kemenangan. Mereka juga berpeluang bermain dalam kompetisi Liga Champions musim depan. Jika nanti pemain ini bergabung ke Anfield, Sancho pastinya tidak akan menjadi pemain inti, dia memang harus bersaing dengan Mohamed Salah dan Sadio Mane.

Real Madrid

Sancho disebutkan juga menjadi incaran Real Madrid. Mereka bersiap memberikan peawaran pada pemain ini ditambah dengan uang tunai yang diberikan pada pemain timnas Inggris itu. Los Blancos akan menjual Gareth Bale dan Sancho menjadi pemain yang pas untuk mengganti pemain dari Wales itu.

Akan tetapi, Jadon Sancho tetap akan bersaing dengan ketat jika bermain untuk Santiago Bernabeu. Dia akan bersaing memperebutkan tempat dengan Vinicius Junior, Goes dan juga Eden Hazard.

Semoga Sancho segera menemukan klub sepakbola yang akan menjadi tujuan baru di musim 2020 mendatang.

3 Alasan Yang Harus Jadi Pertimbangan Jadon Sancho Untuk Gabung Liverpool

Jadon Sancho Borussia Dortmund

Jadon Sancho Borussia Dortmundgoldewa.com – Masa depan Jadon Sancho bersama Borussia Dortmund sedang menjadi tanda tanya dalam beberapa waktu terakhir. Pemain tim nasional Inggris itu berpotensi meninggalkan klub dalam waktu dekat.

Bukan rahasia lagi kalau Sancho menjadi target buruan dari sejumlah klub besar Eropa. Liverpool, Manchester United, Barcelona dan Real Madrid, dikabarkan meminati mantan pemain Manchester City itu.

Sancho mencetak 7 gol dan menyumbangkan 9 assist dari 19 pertandingan untuk Die Borussen pada musim ini. Walaupun penampilannya bisa dibilang tidak buruk, hubungan Sancho dengan klub dikabarkan sedang tidak bagus.

Belakangan ini Sancho kerap dicadangkan oleh pelatih Lucien Favre. Sebelumnya, Sancho juga sempat mendapat denda karena datang terlambat ke pemusatan latihan Borussia Dortmund, setelah jeda internasional. Situasi itu memunculkan rumor Sancho sudah tidak kerasan Signal Iduna Park dan ingin hengkang pada Januari mendatang.

Liverpool dan Manchester United disebut-sebut akan mengajukan tawaran untuk merekrut Sancho pada bursa transfer musim dingin bulan Januari mendatang. Namun, Anfield bisa menjadi tempat yang tepat untuk pemain berusia 19 tahun tersebut. Berikut ini tiga alasan mengapa Jadon Sancho harus pindah ke Liverpool.

  • Jurgen Klopp
    Jurgen Klopp yang dulu sempat menjadi manajer Borussia Dortmund ini merupakan alasan utama dibalik kesuksesan Liverpool belakangan ini. Klopp berhasil mengantarkan The Reds dari tim yang berkutat di papan tengah menjadi juara Liga Champions dan jadi penantang serius juara Premier League musim ini.
  • Gaya Bermain
    Bersama Jurgen Klopp, Liverpool memainkan sepakbola menyerang yang atraktif. The Reds menggunakan transisi menyerang untuk efek yang memporak-porandakan barisan pertahanan lawan yang berbeda dari sistem serangan balik.
  • Tekanan
    Manchester United dan Chelsea sedang dalam masa transisi dan proses pembagunan tim. The Red Devils berada di posisi ke-6 di liga dan tidak ada identitas bermain yang jelas. Chelsea tampil lebih menjanjikan di bawah Frank Lampard walaupun mendapat embargo transfer. Sancho pasti diharapkan bisa langsung memberikan dampak yang besar dan mendongkrak performa Liverpool.

3 Pemain Liga Inggris Yang Bisa Pindah Ke Real Madrid

Real Madrid

Real MadridReal Madrid gagal mendatangkan pemain yang bisa menjadi pengganti Cristiano Ronaldo yang cocok pada musim panas kemarin. Akibatnya, Los Blancos gagal bersaing di semua kompetisi musim ini.

Setelah gagal memenuhi harapan bersama Julen Lopetegui dan Santiago Solari, El Real kini sudah menunjuk Zinedine Zidane. Manajer berkebangsaan Prancis tersebut diharapkan bisa mendongkrak performa Los Blancos.

Real Madrid sendiri tidak asing dengan pemain yang berasal dari negara Inggris. David Beckham, Steve McManaman atau Michael Owen merupakan sebagian kecil pemain dari Inggris yang pernah merumput di Santiago Bernabeu.

Mengingat sepakbola Inggris mengalami peningkatan drastis dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, Real Madrid mungkin perlu mencari pemain dari sana. Hal itu tentu saja untuk meningkatkan kekuatan pasukan Zidane.

Beberapa posisi di Real Madrid saat ini butuh perbaikan. Sejumlah pemain Inggris bisa menjadi solusi untuk mereka. Berikut ini tiga pemain asal Inggris yang bisa direkrut oleh Real Madrid.

Ben Chilwell
Bek kiri Leicester City, Ben Chilwell tampil cukup oke di paruh kedua musim ini. Pemain asal Inggris berusia 22 tahun itu mampu menguasai bola dan bermain baik saat menyerang maupun bertahan. Chilwell sudah menunjukkan kemampuan untuk menjadi bek kiri berkualitas di masa depan dan beberapa klub top Premier League banyak yang mengincarnya di musim panas.

Jadon Sancho
Jadon Sancho tampil mengesankan pada musim ini dengan Borussia Dortmund di Bundesliga dan sudah menunjukkan performa untuk menjadi salah satu pemain terbaik dunia di masa depan. Remaja berusia 18 tahun tersebut adalah pemain sayap kanan asli dan sangat berbahaya di depan gawang. Real Madrid bisa berinvestasi dengan talenta muda seperti Jadon Sancho.

Raheem Sterling
Raheem Sterling sudah dianggap sebagai salah satu winger terbaik di Inggris dan pemain yang lahir di Jamaika itu juga tampil cukup menawan. Sterling adalah pemain penting untuk Josep Guardiola dan bintang berusia 24 tahun itu merespons dengan gol dan assist yang konsisten. Sterling bisa menjadi pengganti Gareth Bale di Real Madrid.

Tak Bisa Mainkan Philipp dan Castro, Dortmund Akan Turunkan Jadon Sancho

Michael Zorc, Jadon Sancho, Borussia Dortmund
Michael Zorc, Jadon Sancho, Borussia Dortmund
Jadon Sancho dan Michael Zorc

Pemain muda internasional Inggris yaitu Jadon Sancho. mungkin mendapat keuntungan dari kesengsaraan yang dialami Borussia Dortmund. Hal ini diungkapkan oleh direktur olahraga Michael Zorc, dimana klubnya saat ini mengalami badai cedera yang menerpa para punggawanya.

Sebut saja pemain sayap mereka yaitu Maximilian Philipp dan gelandang Gonzalo Castro dimana keduanya baru bergabung dalam daftar pemain Dortmund yang cedera , setelah bermain imbang dengan skor 1-1 menghadapi Bayer Leverkusen pada akhir pekan lalu. Padahal Dortmund belum memulihkan pemain seperti Marco Reus dan Mario Gotze, yang telah absen di sepanjang sisa tahun ini.

Castro harus menepi selama beberapa minggu dengan cedera LCL di pergelangan kakinya, sementara Philipp akan tak bisa dimainkan untuk beberapa bulan kedepan setelah menderita luka lutut parah termasuk tempurung lutut, setelah memelintir lututnya lebih awal dalam pertandingan di Bay-Arena.

Walaupun badai cedera terus dialami Dortmund namun direktur olahraga Zorc mengatakan dia masih percaya bahwa skuadnya saat ini memiliki cukup kekuatan di lini serang untuk membuat klub kembali ke jalur semula di tengah nasib buruk belakangan ini.

“Kami masih memiliki banyak pemain menyerang di Christian Pulisic, Andriy Yarmolenko, Andre Schurrle dan Jadon Sancho, yang mungkin akan mendekat dengan formasi starter setelah cedera [Philipp],” kata Zorc kepada media Reviersport. “Dan kami berharap dengan Marco Reus. Semuanya akan berjalan sesuai rencana.”.

Reus, yang menjadi andalan mereka , mengalami cedera lutut di final DFB Pokal pada bulan Mei lalu, dan diperkirakan tidak akan kembali beraksi sebelum akhir Februari. Sementara Sancho, yang bergabung dengan Dortmund dari Manchester City pada hari-hari terakhir bursa transfer musim panas ini, sejauh ini hanya terbatas dua penampilan singkat sebagai pemain pengganti melawan Eintracht Frankfurt dan Bayern Munich.

Dortmund sebenarnya telah tersingkir dari kompetisi tersebut setelah mengalami tiga kekalahan melawan Tottenham dan Madrid dan hanya maraih dua hasil imbang menghadapi APOEL Nicosia dengan skor 1-1. Performa merekapun semakin meredup sejak September lalu, dimana mereka hanya memenangkan hanya satu pertandingan, saat bermain di DFB Pokal menghadapi Madeburg dengan skor 5-0, itupun karena mereka menghadapi klub divisi tiga Magdeburg.

3 Pemain Kunci Sukses Inggris Di Piala Dunia U-17

Phil Foden

Phil FodenTimnas Inggris berpesta di tingkat junior tahun 2017 ini. Usai meraih gelar Piala Dunia U-20, Inggris sukses memenangi Piala Dunia U-17 berkat kemenangan telak 5-2 atas Spanyol, Sabtu (28/10/2017)

Dalam laga di Stadion Vivekananda Yuba Bharati Krirangan, Kolkata, Inggris unggul melalui gol Rhian Brewster, Morgan Gibbs White, Marc Guehi, dan Phil Foden (2). Sedangkan Spanyol yang sempat memimpin di paruh pertama berkat brace Sergio Gomez dibuat tak berdaya

Kemenangan The Young Lions di turnamen ini terasa lebih istimewa usai dua pemain menerima gelar individu. Brewster mendapatkan golden foot berkat enam gol, sedangkan sang gelandang Foden terpilih sebagai pemain terbaik Piala Dunia U-17.

Ada beberap apemain kunci di balik kesuksesan timnas U-17 itu, siapa saja mereka?

1. Jadon Sancho

Sancho berposisi asli sebagai winger kiri Timnas Inggris di Piala Dunia U-17 ini. Akan tetapi dirinya cuma bermain dalam tiga pertandingan awal lantaran Borussia Dortmund memanggilnya pulang. Walau cuma bermain tiga pertandingan, nyatanya Sancho tetap bersinar lewat cetakan tiga gol plus dua assist di babak Grup F Piala Dunia.

2. Rhian Brewster

Brewster menorehkan hattrick dua kali beruntun dalam kemenangan Inggris U-17 pada fase perempat final dan semifinal. Penyerang akademi sepakbola Liverpool itu disebut sebagai aset berharga tim besutan Jurgen Klopp. Ia mencetak delapan gol sepanjang kompetisi berlangsung.

3. Phil Foden

Brewster menjadi pembicaraan utama, namun Phil Foden adalah faktor kunci pengatur serangan Inggris. Pemain milik Manchester City tersebut sebelumnya sudah menjalani sesi pramusim bersama manajer Pep Guardiola. Guardiola pun berharap jika timnas senior Inggris bakal lebih kuat di masa mendatang dengan kehadiran Foden.