Morata Akui Kedatangan Banyak Tawaran Pasca Euro 2016

Alvaro Morata telah kembali ke pangkuan Real Madrid usai direkrut dari Juventus di awal bursa transfer musim panas ini. Dalam hal ini, Morata memiliki cerita menarik. Dimana diri nya menyatakan bahwa usai putaran final Euro 2016 kemarin, Morata sempat mendapatkan banyak tawaran dari berbagai klub besar Eropa.

Morata Akui Kedatangan Banyak Tawaran Pasca Euro 2016

Kembali nya Morata ke Santiago Bernabeu tidak membuat nama nya terus menjadi bahan permbincangan, pasal nya niat Madrid membawa pulang Morata ada sebabnya. EL Real diklaim berencana menjual kembali Morata di bursa transfer.

Klub yang paling berminat adalah Chelsea, kedatangan Antonio Conte ke Stamford Bridge telah menjadikan nama Morata berada di posisi terdepan perekrutan The Blues di posisi depan. Namun semua itu berakhir tanpa jawaban, dimana Morata memutuskan untuk bertahan di Madrid dan berusaha untuk bersaing ketat dengan Kariz Benzema di lini depan skuat Zinedine Zidane.

“Terasa sangat sulit ketika saya berada di Euro 2016, terlebih lagi ketika saya menerima lebih dari lima sampai enam kali telepon setiap hari. Semua nya menawarkan saya kontrak yang fantastis,” ungkap Morata kepada media.

“Saya cukup baik selama pertandingan kemarin dan saya merupakan orang yang profesional. Maka saya putuskan untuk bertahan di Madrid dan bersiap menghadapi tantangan baru ini.” tutupnya.

Di akhir pekan kemarin, Morata berhasil membuka keran gol nya ketika Madrid menang 2-1 atas Celta Vigo. Gol ini menjadi yang pertama usai kembali ke Santiago Bernabeu dan Morata sampai sekarang masih menjadi pilihan utama Zidane, karena pesaing terdekat Morata, Kariz Benzema masih dalam proses penyembuhan cedera.

Sementara itu, Madrid sendiri akan memulai kembali pekan ketiga La Liga Spanyol di dua minggu depan usai libur terlebih dahulu karena ada pertandingan internasional di akhir pekan ini.

Euro 2016 Masuk Dalam Target Serangan ISIS

Siapa yang tidak kenal dengan kelompok Militan di Irak dan Suriah atau biasa disebut dengan ISIS dikabarkan tengah mempersiapkan aksi terornya di pargelaran Euro 2016, berita ini berdasarkan keterangan dari Badan Intelejen Luar Negeri Republik Federal Jerman.

Euro 2016 Masuk Dalam Target Serangan ISIS

Euro 2016 kali merupakan turnamen yang memiliki keamanan yang mencemaskan. Hal ini dikarenakan ada nya beberapa berita akan ada serangan teror dalam kompetisi tersebut.

Prancis sendiri merupakan tempat favorit ISIS dalam melancarkan beberapa serangan nya. Terbukti dalam kurung waktu enam bulan, telah terjadi dua serangan teror di negera tuan rumah Euro musim ini.

Disebutkan jika ISIS ingin memanfaatkan Euro 2016 untuk melancarkan beberapa serangan. Pasalnya lebih dari 2 juta orang yang ada di dunia ini akan hadir dalam meramaikan turnamen terbaik Eropa itu.

“Kami memiliki pandangan jika ISIS akan datang dan ingin sekali memanfaatkan Euro 2016 akan melaksanakan beberapa serangan. Pihak kepolisian Prancis pun sudah melakukan pencegahan dengan selalu aktif di sejumlah Stadion guna memastikan acara berjalan aman,” ungkap Hans-Georg Maassen selaku dari kepala Intelejen Republik Jerman.

Prancis sendiri dikabarkan akan menurunkan lebih dari 73 ribu personel polisi dan 10 ribu tentara untuk mengawal jalan nya Euro 2016. Begitu juga dari pihak kepolisian Inggris yang siap membantu mereka demi keamanan bersama, bahkan Prancis sudah menyiapkan teknologi super canggih untuk mencegah aksi serangan yang menggunakan senjata kimia.

Adapun Euro 2016 kali ini akan digelar pada tanggal 10 Juni hingga 10 Juli mendatang. Di laga pembuka, tuan rumah Prancis akan bermain melawan Rumania di Stadio Stade de France. Di laga ini, Prancis diprediksikan akan menang mudah atas lawan nya. Bukan itu saja, skuat Didier Deschamps ini akan dengan lancar lolos dari babak penyisihan Grup.

Pemerintah Prancis Larang Fans Wales & Inggris Minum Alkohol

Akan menjadi sebuah perbincangan menarik jika kita bicarakan turnamen besar macam Euro 2016 dan pastinya semua orang yang ada di dunia ini akan sibuk untuk mempersiapkan bahan apa yang akan mereka bahas. Karena di dalam nya akan banyak bahkan mencapai ribuam bahan untuk bisa dibahas.

Pemerintah Prancis Larang Fans Wales & Inggris Minum Alkohol

Kali ini datang sebuah berita yang menyebutkan jika pemerintahan Prancis mengeluarkan larangan keras kepada pendukung Inggris dan Wales untuk mengkonsumsi minuman keras selama 24 jam sebelum pertandingan kedua tim di gelar. Hal ini untuk mengantisipasi bentrokan kedua tim yang terkenal dengan gengsi tinggi.

Di turnamen Euro 2016, Inggris dan Wales tergabung dalam Grup B bersama Rusia serta Slowakia. Anak asuh Roy Hodgson akan melakukan pertandingan perdana kontra Rusia, sedangakan Gareth Bale dan kawan-kawan akan melawan Slowakia.

Berdasarkan sebuah laporan yang ada, pihak Prancis akan melakukan monitor di setiap tempat camp pendukung Inggris dan Wales. Bahkan monitor ini juga dilakukan dalam media sosial yang memiliki wadah besar untuk melakukan provokasi. Andai ada bentrokan dan tertangkap nya aktor dari penyebab kericuhan tersebut, maka Prancis akan mengembalikan fans itu secara paksa ke negara nya masing-masing.

Diprediksikan akan ada lebih dari 500 ribu fans yang menghadiri pertandingan keempat tim Grup B. Dalam mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, disebutkan kepolisian kota Lens telah berkordinasi dengan kepolisian Inggris untuk bisa membantu mengamankan situasi di dalam lapangan dan di luar lapangan pada saat pertandingan nanti.

Baik pendukung yang sudah memiliki tiket atau belum, dipastikan pihak kepolisian setempat akan terus melakukan pengawasan penuh kepada mereka. Hal ini menjadi prioritas utama pihak pelaksa Euro 2016 untuk bisa menciptakan kondisi aman dan nyaman pada saat penyelegaraan turnamen terbesar benua Eropa tersebut berjalan sampai akhir.

Harry Kane Bidik Sepatu Emas Euro 2016

Pemain andalan Tottenham Hotspur sekaligus dari pemain baru yang ada di tim nasional Inggris, Harry Kane mengaku sudah tidak sabar ingin merasakan atmosfir Euro 2016. Di lain sisi, Kane bakal mengincar posisi top scorer pada ajang empat tahunan tersebut.

Harry Kane Bidik Sepatu Emas Euro 2016

Dengan keyakinan yang begitu tinggi, Kane percaya bisa menggabungkan sepatu emas yang dia dapat ketika berlaga di Liga Primer Inggris musim 2015/16 dengan sepatu emas Euro 2016. Dalam rasa yang begitu optimis jika ini benar terjadi, Kane akan merasa paling bahagia dan sebuah pencapaian yang luar biasa dalam masa karir nya sebagai pemain sepakbola profesional.

Sebuah mimpi yang menjadi kenyataan bahwa Nama Kane keluar sebagai pemain tersubur di ajang Premier League musim 2015/16 dengan torehan 25 gol, mampu unggul jauh dari penyerang Manchester City, Sergio Aguero serta penyerang Leicester City, Jamie Vardy yang masing-masing mengemas 24 gol dan satu nama lagi di bawah mereka adalah Romelu Lukaku 18 gol bersama Everton.

“Mungkin saya tidak pernah kepikiran bisa mendapatkan penghargaan Macth of The Match dan ditutup dengan top skorer Liga Inggris adalah kesuksesan yang luar biasa. Jelas ini adalah sesuatu yang menyenangkan dan tidak akan saya lupakan. Setelah di musim lalu hanya melihat pemain lain yang mendapatkan, lalu tahun ini saya menjadi yang pertama. Sungguh luar biasa,” terang Kane kepada media.

“Selanjutnya akan menjadi hal yang sempurna jika saya mampu mendapatkan sepatu emas di Euro 2016 bersama timnas Inggris. Semoga saja saya selalu berada dalam kondisi fit, sehingga saya memiliki peluang besar untuk bisa mewujudkannya,” tambahnya.

Bersama Tottenham Hotspur, Kane telah mengumpulkan total 28 gol dan dua assist dalam 50 pertandingan di semua kompetisi. Di posisi lain, penyerang yang banyak diincar oleh klub-klub besar Eropa ini sudah mencetak empat gol dari 10 pertandingan di ajang internasional bersama Timnas Inggris.

“Selanjutnya saya memiliki program untuk bisa mendapatkan istirahat yang cukup dan pola makan yang tepat serta teratur. Hal ini memungkinkan saya bisa menjaga kondisi tubuh dan semoga saja semua ini menjadi kenyataan.” Doa Kane jelang Euro 2016.

Sementara itu, Three Lions tergabung di Grup B Euro 2016 bersama dengan Rusia, Wales, dan Slowakia. Pada pertandingan pertama, skuat asuhan Roy Hodgson tersebut bakal menghadapi Rusia, di Stade Velodrome, Marseille, 12 Juni mendatang.

Adapun semua lawan yang akan dihadapi oleh Wayne Rooney cs dikategorikan sebagai tim kuda hitam, dengan kata lain mereka semua siap menghancurkan dominasi tim-tim besar peserta Euro 2016 , termasuk juga Inggris.

UEFA: “Platini Pantas Dikartu Merah”

Michel Platini menjadi orang yang paling tersakiti karena dikabarkan tidak akan bisa menyaksikan turnamen besar Euro 2016 di negara sendiri, Prancis.

UEFA: "Platini Pantas Dikartu Merah"

Telah menjadi berita hangat setelah Platini menjadi tersangka kasus korupsi sebesar 1,3 juta poundsterling di saat bekerja sama dengan mantan ketua FIFA, Sepp Blatter pada tahun 2011. Ketika itu Plattini dianggap menerima uang gelap dari Blatter disaat berstatus sebagai penasihat sejak 1999 sampai 2002.

Pada awal nya Plattini hanya mendapatkan larangan beraktifitas dalam dunia sepakbola selama delapan tahun dari komite etik FIFA. Namun setelah yang bersangkutan banding dan diterima, mantan pemain Juventus ini pun mendapatkan pengurangan hukuman menjadi enam tahun.

Sebelumnya ketua penyelenggaran Euro 2016, Jacques Lambert telah membeberkan pernyataan bahwa Plattini akan bisa menyaksikan langsung di dalam stadion. Namun sampai pada akhir nya, seketaris Jenderal UEFA, Theodore Theodoridis mengatakan jika pihak nya tidak ingin mengambil resiko lebih tinggi.

Lebih lanjut, Theodoridis menjelaskan jika saat ini Plattini masih tercatat sebagai salah satu anggota UEFA. Namun menurut pria kelahiran Yunani tersebut mengakui jika pihak nya akan melakukan pembelajaran ulang dalam kasus Plattini dan melihat kembali aturan-aturan yang ada di dalam FIFA.

“Disini kami tidak bisa mempertimbangkan Plattini sebagai sosok musuh, dia masih bisa membeli tiket dan beberapa tribune. Namun kami akan melakukan penelitian ulang dengan melihat hak-hak yang menjadi miliki dia. Kami jelas tidak ingin melakukan pelanggaran-pelanggaran yang sudah menjadi aturan FIFA.” ungkap Theodoridis.

Lalu datang pertanyaan yang tertuju kepada Theodoridis yang berisi ‘Apakah UEFA akan mengundang secara resmi untuk bisa mendatangkan Plattini sebagai tamu pembukan Euro 2016’, dia pun menjawab.

“Saya tidak pernah mengatakan bisa atau tidak dia datang. Namun disini saya menekankan jika kami akan melakukan pengkajian ulang atas peraturan-peraturan yang sudah ada. Kami tidak ingin melanggarnya.” kata penutupnya.

Euro 2000 Jadi Kenangan Manis Thierry Henry

Siapa yang tidak kenal dengan sosok pemain seperti Thierry Henry, yah pastinya sebagian pecinta sepakbola dunia mengenal nama ini. Henry terkenal sebagai pemain terbaik di era modern sampai sekarang ini. Terbukti sejak bergabung bersama Arsenal, Henry berhasil menjadi pemain yang paling ditakuti oleh pemain lawan.

Euro 2000 Jadi Kenangan Manis Thierry Henry

Kecepatan serta visi dia bermain membuat Henry semakin kuat dalam menjalani setiap laga di level domestik maupun Eropa. Lantas predikat sebagai salah satu penyerang terbaik dunia pantas ditunjukan kepada sosok Henry.

Tercatat dalam buku sejarah sebagai salah satu penyerang terbaik dunia, bakat Henry sudah terlihat sejak usia dini. Lahir di Les Ulis, sebuah daerah sub urban di Paris, Prancis bakatnya berhasil di pantau oleh klub Ligue 1, AS Monaco pada tahun 1994 saat usianya masih berusia 17 tahun. Bersama Monaco, dia semakin mengembangkan bakatnya sehingga mendapat gelar sebagai pemain muda terbaik Prancis pada tahun 1996/97.

Atas pencapaian luar biasa Henry selama berseragam Monaco, pelatih Timnas Prancis pada saat itu, Aime Jacquet memberi kesempatan kepada Henry untuk masuk ke dalam Timnas Senior Prancis. Dia mendapatkan debutnya pada tahun 1997 dan dia masuk kedalam 23 pemain yang di bawa Aime Jacquet pada Piala Dunia 1998. Meski mencetak tiga gol selama Piala Dunia 1998, dia tidak mendapat perhatian yang cukup karena dia hanya menjadi pemain ‘pelapis’ di Piala Dunia 1998.

Sampai di penghujung tahun itu, Henry memutuskan untuk pindah ke negeri Italia bersama Juventus pada tahun 1999 yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan karirnya, di Timnas Prancis. Namun hasilnya tidak cukup baik, karena Henry ditempatkan sebagai Winger, selama tahun 1999 dia tidak sekalipun mendapat panggilan Timnas Prancis pada kualifikasi Euro 2000.

Adapun kepindahannya ke Arsenal 6 bulan setelahnya sukses membangkitkan karirnya di Timnas Prancis, di mana pelatih Timnas Prancis yang baru, Roger Lemerre memanggilnya kembali untuk masuk ke dalam Timnas Prancis dalam putaran final Euro 2000.

Meski tidak tampil menawan pada Piala Dunia 98, Henry berhasil menunjukan permainan terbaiknya ketika terpilih sebagai pemain inti timnas Prancis dalam ajang Euro 2000. Disini peran Henry sangat terlihat dan terbukti keberadaan Henry didalam skuat tim sangat berpengaruh besar dalam kesuksesan tim berjuluk Ayam Jantan tersebut meraih gelar juara Euro 2000.

Sukses menjuarai Euro 2000, karir Henry bersama timnas Prancis semakin bersinar dari waktu ke waktu. Sampai sejauh ini nama Hnery masih tercatat sebagai pemilik caps kedua terbanyak sepanjang masa untuk Timnas Prancis dengan 123 penampilan. Bukan itu saja, dalam catatan buku sejarah Prancis nama Henry juga berada dalam top scorer sepanjang masa dengan mengumpulkan 51 gol bagi timnas Prancis.

Minim Pemain Bintang, Austria Dengan PD Rilis Skuat Euro 2016

Euro 2016 dalam hitungan hari dan sudah tiba waktu nya dari peserta turnamen tersebut mengumumkan skuat pemain yang akan terbang ke Prancis bulan Juni mendatang. Hal ini pula yang baru saja dilakukan oleh timnas Austria yang secara resmi merilis 24 nama pemainnya. Lewat snag pelatih, Koller akan menyeleksi kembali pada 31 Mei dengan mengurangi satu pemain lagi yang menjadi 23.

Minim Pemain Bintang, Austria Dengan PD Rilis Skuat Euro 2016

Meski terkesan sedikit dengan nama-nama pemain bintang nya, namun terselip dua nama seperti David Alaba dan Marko Arnautovic yang kedua nya bermain di liga elite Eropa. Terlihat Alaba merupakan pemain andalan dari tim rakasasa Bundesliga Jerman, Bayern Munchen dan Arnautovic bermain untuk Southampton di Liga Primer Inggris. Sedangkan nama Christian Fuchs baru saja dipastikan masuk dalam skuat kerena tim nya Leicester City berhasil menjadi juara Liga Inggris.

Berdasarkan keputusan yang dibuat oleh Koller, hanya ada dua nama pemain yang bermain di liga dimestik Austria. Selebihnya bermain untuk klub-klub di luar Austria dan hal ini tidak berpengaruh dalam tingkat kepercayaan diri mereka untuk bisa memberikan hasil yang terbaik dalam putaran final Euro 2016.

Adapun data yang kami terima perihat skuat pemain Austria yang akan berlaga di Euro 2016 tanggal 10 Juni hingga 10 Juli mendatang.

Penjaga Gawang: Robert Almer (Austria Vienna), Heinz Lindner (Eintracht Frankfurt), Ramazan Ozcan (Ingolstadt)

Pemain Bertahan: Aleksandar Dragovic (Dynamo Kiev), Christian Fuchs (Leicester City), Gyorgy Garics (Darstadt), Martin Hinteregger (Borussia Monchengladbach), Florian Klein (Stuttgart), Sebastian Prodl (Watford), Markus Suttner (Ingolstadt), Kevin Wimmer (Tottenham)

Pemain Tengah: David Alaba (Bayern Munich), Julian Baumgartlinger (Mainz), Martin Harnik (Stuttgart), Stefan Ilsanker (Leipzig), Jakob Jantscher (Luzern), Zlatko Junuzovic (Werder Bremen), Valentino Lazaro (Red Bull Salzburg), Marcel Sabitzer (Red Bull Leipzig), Alessandro Schopf (Schalke)

Pemain Depan: Lukas Hinterseer (Ingolstadt), Rubin Okotie (1860 Munich), Marc Janko (FC Basel), Marko Arnautovic (Stoke).

Timnas Swedia Rilis Skuat Inti Di Euro 2016

Waktu terus berjalan dan sampai pada akhir nya peserta Euro 2016 satu persatu mengumumkan skuat pemainnya yang akan berangkat ke Prancis bulan Juni mendatang. Hal ini pula yang sudah dilakukan oleh timnas Swedia, baru ini dengan resmi mereka merilis 23 nama yang akan main di turnamen terbesar benua Eropa tersebut.

Timnas Swedia Rilis Skuat Inti Di Euro 2016

Adapun nama seperti Albin Ekdal masih menjadi pilihan utama Swedia, meski sang pemain saat ini masih dalam proses penyembuhan akibat cedera. Seperti kita ketahui bersama jika pemain Hamburg ini mendapatkan cedera ketika melakukan selebrasi menyambut rasa bahagia setelah tim nya dipastikan bertahan di Bundesliga Jerman.

Sedangkan sang kapten sekaligus pemain andalan Swedia di lini depan, Zlatan Ibrahimovic masih menjadi harapan besar bagi mereka untuk mendulang banyak gol. Bukan itu saja, penyerang muda seperti Emir Kujovic masuk dalam jajaran pemain depan terbaik yang dimiliki Swedia nantinya.

Sementara itu, sang pelatih Erik Hamren berani berspekulasi dengan memanggil nama pemain muda yang bermain di U-21. Enam pemain ini dipanggil sang pelatih berdasarkan pencapaian mereka dalam meraih gelar juara Piala Euro khusus umur 21 tahun lalu.

“Saya berpikir tim ini bisa semakin solid dengan bermaterikan pemain bintang seperti Zlatan Ibrahimovic dengan tanggung jawab besar untuk timnya. Akan tetapi tim ini juga harus realistis dengan berani mengambil tanggung jawab besar pula untuk dia,” ungkap Hamren kepada media.

Dalam pargelaran Euro 2016 nanti, Swedia tergabung dalam Grup E yang berisikan tim-tim seperti Italia, Belgia dan Republik Irlandia. Mereka akan melakukan sedikit partai uji coba melawan Slovenia dan Wales pada akhir Mei mendatang. Hal ini jelas menjadi bahan koreksi dari tim Swedia sebelum terbang ke Paris.

Berikut kami sajikan skuat lengkap timnas Swedia yang akan terbang ke Prancis dalam putaran final Euro 2016 pada bulan Juni hingga Juli mendatang:

Penjaga gawang: Andreas Isaksson (Kasimpasa), Robin Olsen (Copenhagen), Patrik Carlgren (AIK).

Pemain bertahan: Mikael Lustig (Celtic), Martin Olsson (Norwich City), Ludwig Augustinsson, Erik Johansson (Copenhagen), Andreas Granqvist (Krasnodar), Victor Lindelof (Benfica), Pontus Jansson (Torino).

Pemain tengah: Kim Kallstrom (Grasshoppers), Pontus Wernbloom (CSKA Moscow), Oscar Lewicki (Malmo), Emil Forsberg (RB Leipzig), Jimmy Durmaz (Olympiacos), Sebastian Larsson (Sunderland), Erkan Zengin (Trabzonspor), Albin Ekdal (Hamburg), Oscar Hiljemark (Palermo).

Pemain depan: Zlatan Ibrahimovic (Paris Saint-Germain), Marcus Berg (Panathinaikos) John Guidetti (Celta de Vigo), Emir Kujovic (IFK Norrkoping).

Danny Welbeck Dipastikan Tidak Merumput Di Euro 2016

Lagi dan Lagi kabar kurang sedap datang kepada timnas Inggris jelang persiapan mereka dalam pergelaran Euro 2016 mendatang. Inggris dipastikan tidak akan diperkuat oleh penyerang cepat seperti Danny Welbeck akibat terkena cedera lutut pada bagian kaki kiri nya.

Danny Welbeck Dipastikan Tidak Merumput Di Euro 2016

Cedera Welbeck sendiri didapat usai menjalani laga big match kontra Manchester City akhir pekan kemarin. Pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 2-2 ini pun tidak memberikan kesan yang luar biasa dan terlihat seperti biasa-biasa saja. Pasalnya gelar juara Liga Primer Inggris sudah jatuh ke tangan Leicester City. Dalam jalan nya pertandingan itu sendiri, Welbeck hanya mampu bermain selama 25 menit sebelum pada akhir nya ditarik keluar untuk digantikan oleh Jack Wilshere.

Berdasarkan laporan yang didapat, Welbeck akan menjalani serangkaian pengobatan termasuk akan masuk meja operasi untuk membedah cedera lututnya. Sebagai wacana awal jika proses penyembuhan Welbeck akan memakan waktu hingga lima bulan kedepan. Alhasil sang pemain harus menguburkan niat nya untuk berlaga di turnamen Paris tersebut.

Ketidakhadiran Welbeck di tengah-tengah timnas Inggris tentunya menjadi pukulan telak, pasalnya mantan penyerang Manchester United sudah mencatatkan enam gol selama babak kualifikasi Euro kemarin. Pencapaian ini yang terbesar dari penyerang-penyerang lain yang ada di skuat The Three Lions saat ini.

Hal ini tentunya membuat sang pelatih, Roy Hodgson berpikir keras dan segera mungkin mencari pengganti Welbeck. Pilihan Hodgson pun jatuh kepada Jermain Defoe, dari catatan yang ada Defoe berhasil menjadi penyerang tersubur klub nya dengan raihan 18 gol dari 33 laga yang dia mainkan di semua ajang.

Di lain sisi Hodgson juga telah mendapat persetujuan dari komite FA untuk menunda keputusan mengumumkan 23 pemain yang akan berada di skuat Inggris dalam putaran final Euro 2016 bulan Juni hingga Juli mendatang. Sebelumnya agenda awal adalah pada tanggal 12 Mei kemarin, namun diundur menjadi 16 Mie 2016. Tanggal ini tepat satu hari Liga Primer Inggris musim 2015/q6 berakhir.

Gagal Merumput Di Euro 2016, Verratti Kirimkan Doa Baik Kepada Italia

Diprediksikan sebagai calon kuat pengganti peran Andrea Pirlo di lini tengah, Marco Verratti harus menguburkan niat indah nya usai dipastikan absen membela timnas Italia di gelaran Euro 2016 bula Juni mendatang, lantaran mengalami cedera serius. Alhasil, Verratti mendoakan yang terbaik untuk Gli Azzurri.

Gagal Merumput Di Euro 2016, Verratti Kirimkan Doa Baik Kepada Italia

Kejadian buruk datang tidak henti kepada Verratti jelang musim ini berakhir. Mantan punggawa Pescara itu harus kembali memasuki ruang perawatan karena cedera hernia. Padahal, dia baru saja pulih dari cedera paha yang membuatnya absen selama dua bulan.

Diketahui sekarang ini Verratti harus menjalani operasi untuk menyembuhkan penyakit hernia. Operasi itu akan dilakukan di Doha, Qatar pada 16 Mei 2016. Diperkirakan, proses pemulihannya akan memakan waktu sekitar delapan pekan.

Kehilangan Verratti jelas menjadi pukulan telak Antonio Conte, pasalnya sang pelatih memiliki harapan besar kepada sosok Verratti dalam mengatur lini tengah Italia dan tidak lupa Conte mengungkapkan rasa prihatin kepada sang pemain.

“Saya masih memiliki impian untuk bisa berlaga di putaran final Euro 2016 bersama timnas Italia, namun sayangnya takdir berkata lain. Saya harus menguburkan mimpi saya ditahun ini,” ungkapan sedih yang keluar dari mulut Verratti.

“Dalam waktu dekat ini, saya akan masuk meja operasi. Saya menginginkan dan berharap semua yang terbaik untuk rekan tim, karena mereka akan mendapat pengalaman yang fantastis. Saya berharap ini akan menjadi musim panas yang spesial untuk semua publik Italia,” tandasnya.

Tercatat di musim ini Verratti telah menjalani 28 laga bersama PSG di semua kompetisi dan mencetak lima assist. Pemain 23 tahun tersebut sukses membawa PSG merengkuh trofi Ligue 1 musim 2015/16 dan kehadiran Verratti di skuat klub asal Prancis itu telah membuat permainan mereka lebih berkembang serta menjadi tim yang ditakuti oleh klub-klub Eropa.

“Tidak lupa saya juga ingin berterima kasih kepada pendukung setia PSG yang selalu memberi semangat kepada saya. Saya berjanji akan melakukan segalanya untuk bisa kembali secepat mungkin dan saya akan berusaha menjadi lebih kuat dari sebelumnya,” tambah Verratti.