Carrick: Yang Penting MU Lolos

Michael Carrick

Michael CarrickGelandang Manchester United, Michael Carrick mengaku jika timnya bermain kurang oke saat mengalahkan Anderlecht. Namun, yang paling penting menurut Carrick adalah timnya berhasil menang dan memperoleh tiket lolos ke babak semi final.

MU berhasil mengalahkan Anderlecht dengan skor 2 – 1 di partai putaran kedua babak perempat final, di Old Trafford Stadium, Jumat (21 April 2017) dinihari WIB. Hasil itu sudah cukup mengantarkan The Red Devils melaju ke semi final dengan keunggulan agregat 3 – 2.

United sempat unggul melalui gol dari Henrikh Mkhitaryan pada menit 10. Tapi, tim tamu akhirnya berhasil membalas melalui Sofiane Hanni. Skor imbang 1 – 1 bertahan sampai menit ke 90 yang membuat pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Gol yang ditunggu-tunggu oleh tim tuan rumah akhirnya hadir di menit 108. Marcus Rashford keluar jadi pahlawan setelah tendangan kaki kirinya usai mendapat umpan sundulan dari Marouane Fellaini di kotak penalti, gagal dihalau Ruben Ivan Martinez.

Sepanjang pertandingan, penampilan MU sangat dominan. Anak-anak asuhan Jose Mourinho unggul dalam penguasaan bola sebesar 60% dan melepaskan 22 tembakan, 10 di antaranya mengarah ke gawang, namun pada akhirnya hanya dua yang menjadi gol.

“Jujur saja permainan kami di pertandingan kali ini memang tidak begitu baik karena banyaknya peluang yang terbuang. Kami sempat menciptakan beberapa peluang namun tidak bisa memaksimalkannya,” ujar kapten MU, Michael Carrick kepada BBC.

“Tapi bagaimanapun pertandingan tadi, yang paling penting kami bisa menang dan lolos ke semi final. Itulah yang harus dilakukan.”

Namun, pertandingan kali ini berjalan tidak terlalu manis untuk The Red Devils karena dua pemain mereka harus mengakhiri pertandingan kali ini dengan membawa cedera. Marcos Rojo ditarik pada menit 23 yang kemudian disusul oleh Zlatan Ibrahimovic pada menit ke-91.

“Itu berita buruk untuk kami, sangat mengecewakan. Mudah-mudahan cedera Marcos dan Zlatan tidak terlalu serius karena mereka berdua adalah pemain yang sangat penting bagi kami,” sambungnya.

Ingin Bertahan Di MU, Carrick Harus Siap Gajinya Dipotong

Michael Carrick menjadi hal yang menarik ketika kabar menyebut jika upah gaji nya di Manchester United akan dipotong jika sang pemain ingin tetap bertahan di Old Trafford dalam waktu ke depan.

Dasarnya kontrak Carrick akan berakhir di musim panas mendatang dan disaat ini dia mendapat gaji sebesar 130.000 pounds per pekan. Akan tetapi kabar terbaru yang datang menjelaskan bahwa manajemen Setan Merah ingin Carrick mendapat gaji 70.000 pounds per pekan.

Lebih pasti ketika sumber terdekat dari Manchester United menjelaskan bahwa “Carrick akan diminta untuk menerima pengurangan gaji, untuk mendapatkan kontrak baru.”

“Dia ingin tetap disini dan Jose Mourinho juga sudah mengatakan hal itu ke pihak klub. Dia menerima gaji yang besar di sini dan dia harus mau menerima pemotongan. Bukan itu saja, pengaruh Carrick dan pengalamannya di United tidak terbantahkan lagi, dia adalah pemain kunci untuk tim dalam beberapa tahun ke depan.”

Carrick, 35 tahun sudah dipastikan akan bertahan di Old Trafford sebagaimana Jose menjelaskan dalam beberapa waktu lalu yang ingin memakai jasa Carrick dalam beberapa musim ke depan. Namun hal itu akan terjadi andai sang pemain mau menerima pemotongan gaji yang sudah disiapkan oleh Manchester.

Dan yang perlu diketahui bersama bahwasan nya hal ini bukan yang pertama kali di Manchester United, sebelumnya ada nama-nama pemain lain macam Ryan Giggs, Paul Scholes dan Rio Ferdinand yang harus menerima pemotongan gaji di beberapa tahun terakhir mereka di Manchester United.

Kini Manchester United tengah berjuang keras untuk kembali ke posisi empat besar usai beberapa minggu berada di peringkat ke-6 klasemen sementara Premier League Inggris, adapun di akhir pekan ini mereka akan kembali mendapat ujian berat kontra Leicester City dalam lanjutan pekan ke-24 Liga Primer 2016/17.

Mou Desak MU Perpanjang Kontrak Carrick

Manchester United baru saja mendapat penekanan dari Jose Mourinho perihal keinginan sang pelatih untuk menambah masa bakti dari Michael Carrick selaku pemain tengah yang kini menjadi andalan Setan Merah dalam beberapa pertandingan terakhir.

Pada kenyataan nya kontrak Carrick akan berakhir di penghujung musim 2016/17. Dan situasi ini telah membuat hati Mou tergerak untuk melakukan pembicaraan serius dengan pihak Manchester United perihal status Carrick selanjutnya.

Kabar lebih lanjut menjelaskan jika negoisasi ini terjadi, maka kontrak Carrick akan berlanjut hingga 2018 mendatang. Adapun Carrick mulai dipercaya oleh Mourinho dalam memimpin rekan-rekan nya di lini tengah.

Terbukti keberadaan Carrick telah menyeimbangkan permainan Machester terutama dalam membantu kinerja dari Paul Pogba dan Ander Herrera dalam memulai serangan dari bawah.

Bersama Machester United, Carrick total sudah mencatat lebih dari 300 penampilan di United, di bawah asuhan Sir Alex Ferguson, David Moyes, Louis van Gaal dan juga Mourinho dalam 10 tahun terakhir. Dalam masa tersebut, Carrick sudah memberikan Manchester benyak gelar mulai dari Piala FA, Piala Liga, Premier League Inggris dan Piala Liga Champions.

Sempat tersiar kabar jika Carrick akan meninggalkan Old Trafford, usai nama nya tidak pernah masuk ke dalam line up Manchester United di awal musim. Namun secara perlahan situasi itu mulai berubah, sedikit demi sedikit penampilan Carrick telah membuka mata Mourinho.

Dan hasil nya cukup banyak, semenjak Carrick ada. Manchester United hingga kini sudah mencatatkan tujuh kemenangan secara beruntun di Premier League dan mereka berpeluang melanjutkan tren positif itu ketika berhadapan Reading dalam babak ketiga Piala FA di akhir pekan ini.

Dikatakan Mirip Dengan Gaya Pirlo, Carrick Buka Suara

Michael Carrick menyadari apa yang dirasakan oleh banyak publik sepakbola dan dia tidak menutup untuk menerima masukan perihal kemiripan nya dengan Andrea Pirlo, pemain veteran Italia yang justru tampil kian prima seiring berjalannya usia.

Dikatakan Mirip Dengan Gaya Pirlo, Carrick Buka Suara

Sementara hal tidak sejalan datang ke kubu Carrick, dimana diri nya sampai saat ini masih belum bisa mendapat kepercayaan dari Jose Mourinho selaku dari pelatih Manchester United. Namun pemain Inggris mengaku tidak ingin dibandingkan dengan siapapun.

Carrick, 35 tahun sejauh ini baru mencatatkan lima laga untuk Setan Merah. Lantas kehadiran Carrick telah menghasilkan kemenangan untuk tim nya, alhasil banyak yang meminta kepada pihak Manchester United untuk memainkan Carrick.

Carrick sendiri tidak menutup pintu bahwa pengalaman nya sudah memberikan banyak hasil, namun disini dia menegaskan bahwa usia yang sudah tidak muda lagi telah menghilangkan beberapa skill yang dia miliki macam kecepatan serta fisik yang maksimal.

“Sebagian pemain ada yang merasakan pertumbuhan skill nya dengan cepat, ada pemain yang baru mengalami itu setelahnya, namun membandingkan dengan pemain lain akan sulit. Saya memang merasa bahwa pengalaman amat membantu dan juga bisa membantu anda dalam membaca permainan lawan,” ungkap Carrick kepada media Inggris.

“Di saat yang bersamaan, anda tidak bisa memungkiri bahwa ada sedikit bumbu yang hilang. Dimana kondisi fisik serta kecepatan berlari akan menghilang seiring usia bertambah,”

“Maka untuk sekarang ini saya merasa sangat bugar, namun jika dibandingkan dengan pemain lain akan sedikit berlebihan karena saya sadar sudah tidak muda lagi. Saya memiliki semangat untuk bertahan di usia yang sekarang dan saya optimis masih bisa bersaing dengan pemain lain.” tutupnya.