Walau Menang, Belanda Gagal ke Piala Dunia

Belanda hanya bisa menjadi penonton di ajang Piala Dunia 2018. Hasil oke dengan skor 2-0 saat berhadapan dengan Swedia pada pertandingan terakhir kualifikasi tidak cukup untuk menolong kesempatan mereka bermain di putaran final.

Arjen Robben catatkan 2 angka untuk Belanda lewat laga yang berlangsung pada hari Rabu (11/10/2017) dinihari WIB di Amsterdam ArenA, Amsterdam. 2 angka yang diciptakan oleh kapten Oranje tersebut pada akhirnya hanya jadi cetak angka penghibur semata sebab tidak menjadi pengaruh kelolosan untuk timnya.

Sedari sebelum pertandingan dimulai, Belanda memang telah tidak lagi miliki kesempatan untuk lolos langsung ke putaran final. Satu-satunya peluang ialah lewat play-off, itu pula sangat tipis.

Untuk merebut posisi runner-up grup dari genggaman Swedia, Belanda perlu raih hasil oke paling tidak dengan skor 7-0. Syarat ini perlu terpenuhi sebab Swedia unggul dengan selisih 3 poin atas Belanda dan punya jarak cetak angka yang jauh lebih oke.

Namun, karena hanya raih hasil oke dengan skor 2-0, Belanda pada akhirnya finis di urutan 3 klasemen akhir Grup A dengan mengumpulkan 19 poin. Jumlah poin Belanda sama dengan yang dimiliki Swedia, namun Swedia miliki jarak cetak angka yang lebih mantap, yaitu +17 : +9. Swedia juga layak bermain pada babak play-off, sedangkan tiket lolos langsung diraih oleh Prancis yang menjadi juara di grup.

Bermain menyerang sedari awal, Belanda unggul dengan skor 1-0 dengan penalti yang dilakukan Robben pada menit 16. Penalti tersebut disusul handball Victor Lindelof di area penalti. Sepakan penalti Robben amat pelan dan mengarah ke tengah, namun cukup untuk membuat penjaga gawang Robin Olsen terkecoh.

Unggul 1 angka bikin Belanda makin gencar melancarkan serangan ke Swedia. Hasilnya, Robben kembali ciptakan angka di menit 40 dan membawa tim tuan rumah unggul dengan skor 2-0.

Pada awal babak kedua, Belanda mainkan Bas Dost dan menarik keluar Vincent Janssen. Mereka berupaya ciptakan 5 angka lagi ke gawang Swedia.

Namun, lewat semua usaha Belanda usai turun minum, tidak satu pun angka yang mereka ciptakan. Mereka pun perlu pasrah dan tak ikut ambil bagian di Piala Dunia.

Susunan Pemain
Belanda: Cillessen; Tete (Janmaat 71′), Van Dijk, Rekik, Ake; Wijnaldum (Klaassen 71′), Vilhena, Blind; Robben, Babel, Janssen (Dost 46′)

Swedia: Olsen; Lustig, Lindelof, Granqvist, Augustinsson; Claesson (Svensson 68′), Larsson (Olsson 81′), Johansson, Forsberg; Toivonen (Thelin 76′), Berg.

Belanda Pertahankan Peluangnya Usai Tundukkan Bulgaria

Setelah ditundukkan oleh Prancis, Belanda lekas dengan cepat bangkit dan berhasil menangkan laga atas Bulgaria dengan skor akhir 3-1 dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018. Oranje juga pertahankan kesempatan yang mereka miliki untuk lolos ke babak final.

Berhadapan dengan Bulgaria pada hari Minggu (3/9/2017) di Amsterdam ArenA, Belanda berhasil menang lewat 2 cetak angka Davy Proepper pada menit 7 dan 80 dan juga cetak angka dari Arjen Robben pada menit 67. Satu-satunya cetak angka balasan yang diciptakan Bulgaria dicetak oleh Georgi Kostadinov di menit 69.

Lewat hasil ini, Belanda naik ke urutan 3 klasemen sementara Grup A dengan catatkan 13 poin lewat 8 pertandingan yang sudah dilalui. Mereka berada di bawah Swedia dan Prancis yang masing-masing punya 16 poin. Tetapi, Prancis baru melangsungkan laganya 7 kali.

Di ajang kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, cuma juara grup yang bajak secara langsung masuk ke putaran final, sedangkan runner-up grup perlu tampil di play-off.

Proepper awali keunggulan Belanda ketika pertandingan baru berlaungsung 7 menit. Ia lolos dari penjagaan para pemain bek Bulgaria dan mencocor umpan silang Daley Blind lewat jarak dekat.

Bulgaria hampir membuat skor menjadi imbang di menit 17. Namun sayangnya untuk mereka, tandukan dari Kostadinov cuma terkena tiang gawang.

Robben mengantarkan Belanda unggul dengan skor 2-0 lewat angka yang ia ciptakan di menit 67. Blind kembali catatkan assist usai umpan silang mendatarnya diselesaikan oleh Robben.

Baru selang 2 menit, Bulgaria menambah kecil ketertinggalannya. Kostadinov optimalkan sepakan bebas Ivelin Popov untuk membobol gawang Belanda yang dijaga oleh Jasper Cillessen.

Namun, Proepper kembali membobol gawang Bulgaria di menit 80. Dia berdiri tanpa ada penjagaan di depan gawang dan dengan bebas menanduk bola hasil umpan silang dari Quincy Promes untuk mengantarkan Belanda ungguli laga degan skor 3-1. Skor itu bertahan sampai pertandingan berakhir.

Susunan Pemain
Belanda: Cillessen; Tete, De Vrij, Hoedt, Blind; Wijnaldum, Vilhena; Propper (Van Ginkel 86′); Robben, Janssen, Promes

Bulgaria: Iliev; S. Popov, Bozhikov, Terziev, Zanev; Zehirov (Milanov 46′), Chochev, Tsvetkov (Slavchev 24′), Manolev (Galabinov 60′); Kostadinov, I. Popov

Roma Rekrut Rick Karsdorp

AS Roma telah merekrut pemain kedua mereka lewat bursa transfer musim panas ini. Giallorossi secara resmi mendatangkan Rick Karsdorp dari Feyenoord Rotterdam.

Karsdorp yang masih berumur 22 tahun, adalah pemain bek kanan yang miliki cara bermain menyerang. Cara bermain yang ia tunjukkan tersebut berhubungan dengan tempatnya yang pertama sebagai pemain gelandang serang ketika masih tempil pada tingkat junior. Ia berhasil catatkan 1 angka dan 4 kali assist pada 30 laga di ajang Liga Belanda musim kemarin.

Roma telah mengeluarkan dana transfer sebesar 14 juta euro kepada Feyenoord untuk bisa datangkan Karsdorp. Jumlah ini dapat bertambah lagi sampai 5 juta euro berhubungan dengan bonus pada penampilannya di atas lapangan.

“Hadir ke AS Roma merupakan sebuah langkah oke yang besar bagi saya. Saya hadir ke tempat ini dengan rasa antusias dan hasrat yang besar untuk tampil dan wujudkan impian. Saya mengetahui kalau saya masih miliki banyak tempat untuk tetap maju dan saya ingin dapat lakukan itu di tempat ini,” imbuh Karsdorp pada situs resmi Roma.

Karsdorp diberi kontrak yang akan berdurasi sampai 5 tahun kedepan oleh Roma. Pemilik 2 caps tim nasional Belanda ini beritanya secara khusus diminta oleh pelatih Roma Eusebio Di Francesco untuk direkrut, sebab si pemain cocok dengan ide permainan yang dimiliki oleh sang pelatih Roma tersebut.

“Tak berhubungan dengan umurnya yang terbilang masih muda, Rick telah memperlihatkan kalau ia miliki sebuah talenta yang besar. Kami merasa senang dapat datangkan dirinya, dan percaya kalau atribut-atributnya bakal sangat pas dengan cara bermain yang sang pelatih Eusebio Di Francesco harapkan,” imbuh Direktur Olahraga Roma Ramon ‘Monchi’ Verdejo.

Karsdorp bakal memakai kostum dengan nomor punggung 26 untuk musim berikutnya. Sebelumnya, Roma telah datangkan pemain bek internasional Meksiko Hector Moreno dari PSV Eindhoven.

Advocaat: Pertandingan Emosional

Sang pelatih timnas Belanda Dick Advocaat katakan suasana yang emosional dia rasakan ketika timnya melawan Luksemburg.

Momen tersebut berlangsung saat Belanda berhadapan dengan Luksemburg pada laga partai kualifikasi Piala Dunia 2018. Pada laga yang berlangsung pada hari Jumat (9/6/2017) waktu setempat di De Kuip, Rotterdam, Oranje menang dengan skor telak 5-0.

Bagi Advocaat, pertanding ini pribadi jadi partai perdana dalam masanya ke 3 memimpin tim nasional Belanda — tidak termasuk ketika menjadi asisten manajer. Hasil pada pertandingan ini Belanda membuka peluang untuk lolos, ditambah dengan beberap hasil pada pertandingan yang lainnya.

Hasil negatif Bulgaria di kandang Belarusia dan hasil oke Swedia ketika menjadi tuan rumah berhadapan dengan Prancis membuat Belanda untung. Pernah tertatih, Belanda sekarang ini berada di urutan 3 klasemen dengan berhasil unggul 1 poin saat berhadapan dengan Bulgaria dan tertinggal dengan selisih 3 poin dari Prancis dan Swedia.

Hasil oke pada “debut” ketiga tersebut semakin terasa luar biasa sebab pada laga itu Wesley Sneijder pun catatkan rekor baru menjadi pemain dengan jumlah performa paling banyak di tim nasional Belanda.

“Emosional sedikit saya rasakan. Memang karena factor usia saya pun telah rasa hal itu saat dengar lagu kebangsaan. Saya perlu berhati-hati (supaya tidak mudah berperasaan),” imbuh Advocaat.

Sang pelatih yang berusia 69 tahun itu pun tidak ingin porsi sorotan pada Sneijder menurun usai catatkan hal yang istimewa di tim nasional Belanda.

“Beberapa operan Sneijder terus miliki kualitas yang hebat. Hanya ada secuil pemain di dunia yang dapat samakan dirinya. Kami terus optimalkan eneginya semaksimal mungkin,” ujar dia.

Advocaat pun berkomentar lebih jauh soal keadaan di papan klasemen sekarang ini dan beberapa pertandingan yang akan datang yang perlu dilawan Belanda dalam upaya untuk loloskan diri menuju ajang Piala Dunia.

“Kami perlu incar urutan pertama. 2 pertandingan awal usai liburan, lawan Prancis dan Bulgaria, amat krusial,” kata dia menatap partai di akhir bulan Agustus dan awal bulan September tersebut.

Kemenangan Argentina Di Piala Dunia 1978 Karena Bantuan Jorge Videla?

Argentina

ArgentinaPertandingan semi-final pada Piala Dunia 2014 lalu mempertemukan dua tim favorit juara, tim nasional Argentina dan Belanda. Argentina sukses melangkah ke semi-final usai jadi pemimpin klasemen grup F, kemudian mengalahkan Swiss dan Belgia di babak eliminasi. Sementara Belanda ada di posisi teratas grup B, kemudian mengalahkan Meksiko dan Kostarika sebelum berada di empat besar.

Sebelum itu, Argentina dan Belanda tercatat telah bertemu sebanyak 8 kali sepanjang sejarah. Dari delapan pertemuan itu, Belanda berhasil memenangkan 4 pertandingan diantaranya, sementara Argentina baru sekali mengalahkan Belanda.

Satu-satunya kemenangan yang diraih Tim Tango atas atas De Oranje itu terjadi pada final Piala Dunia 1978. Namun kemenangan ini dipenuhi dengan berbagai kontroversi. Dimulai dari tuduhan penggunaan doping oleh para pemain Belanda, sampai yang paling santer adalah intervensi diktator Argentina, Jendral Jorge Videla, untuk memuluskan langkah Argentina menjuarai Piala Dunia di kandang mereka sendiri.

Peran Videla pada kompetisi Piala Dunia 1978 memang sangat besar. Itu terlihat kala pada fase grup kedua, di mana Brasil yang jadi pemimpin klasemen grup merasa sangat optimis bisa melenggang ke babak final setelah menang 3 – 1 atas Polandia.

Ditambah lagi pesaingnya, kesebelasan Argentina akan berhadapan dengan kesebelasan Peru yang tampil cukup baik sepanjang turnamen pada pertandingan terakhirnya. Argentina harus menang minimal 4 – 0 jika ingin keluar sebagai juara grup.

Jorge VidelaTidak diduga, kesebelasan Argentina menggilas timnas Peru dengan skor sangat telak, 6 – 0. Hal inilah yang kemudian memunculkan tuduhan adanya intervensi berupa suap dan ancaman.

Ada gosip menyebutkan bahwa saat jeda babak pertama, ketika skor masih 2 – 0, Videla dan rekannya, Henry Kissinger masuk ke ruang ganti tim Peru. Kabarnya kiper Peru yang merupakan pemain kelahiran Argentina, Ramon Quiroga, melakukan ‘kongkalikong’ dengan Videla.

Begitu pula dengan laga final antara Argentina dan Belanda. Belanda dituduh menggunakan doping serta menerima ancaman sebelum final berlangsung. Walaupun semua akhirnya tidak terbukti, tapi tetap saja Belanda yang dihuni banyak pemain bertalenta ini harus kalah dan rela melihat Argentina mengangkat trofi Piala Dunia.

Selain itu, bintang tim nasional Belanda kala itu, Johan Cruyff secara mengejutkan pensiun sebelum Piala Dunia 1978 digelar. Ada kabar yang menyebut jika Cruyff dan keluarga, telah mendapat ancaman, sebelumnya. Dengan apa yang terjadi pada laga Peru dan Argentina, Videla dan kroninya diduga memiliki keterlibatan atas kasus yang menimpa Cruyff.

Jendral Jorge Rafael Videla memang dikenal sebagai pemimpin yang otoriter. Ia pernah memicu teror di Argentina pada era 70an, dengan ikut terlibat dalam ‘dirty war’ melawan subversi (gerakan separatis). Sedikitnya ada 9.000 korban meninggal oleh pasukan bersenjata di bawah komandonya sebagai presiden junta militer yang merebut kekuasaan pada Maret 1976.

Prediksi Bulgaria vs Belanda 26 Maret 2017

Prediksi Bulgaria vs Belanda 26 Maret 2017

Prediksi Bulgaria vs Belanda 26 Maret 2017Tim nasional Belanda akan kembali unjuk gigi di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2018 pada akhir pekan ini. Pada pertandingan ini mereka akan mengunjungi markas kesebelasan Bulgaria. Laga ini akan diselenggarakan pada hari Minggu (26 Maret 2017) dini hari esok.

Sampai sejauh ini, Belanda tampil cukup oke di empat pertandingan partai Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa. Mereka saat ini berada di posisi runner up sementara Grup A dengan koleksi 7 poin. Mereka tertinggal 3 poin dari pemuncak klasemen sementara Prancis dan unggul selisih gol dari peringkat ketiga, Swedia. Untuk itu mereka harus menang pertandingan kelima Kualifikasi Piala Dunia 2018 ini.

Lawan yang akan mereka temui kali ini adalah kesebelasan Bulgaria. Tim besutan Ivaylov Petev ini berada di peringkat ke 4 klasemen sementara Grup A dengan raihan 6 poin. Jika mereka bisa memenangkan laga ini maka mereka bisa menggeser posisi Belanda di tangga klasemen. Untuk itu kubu Lavovete akan bekerja keras demi meraih tiga poin di depan para pendukung mereka.

Bulgaria sendiri sudah menunjukkan jika mereka bukanlah lawan yang bisa dianggap enteng oleh Belanda. Di pertemuan terakhir kedua tim pada tahun 2012 silam, Bulgaria mampu meraih kemenangan dengan skor 1 – 2 di kandang Belanda. Mereka juga sukses menahan imbang Belanda dalam dua dari enam pertemuan terakhir mereka, sehingga Die Oranje harus ekstra waspada dalam laga ini.

Selain harus mewaspadai ancaman Bulgaria, kubu Die Oranje juga masih dipusingkan dengan persoalan konsistensi. Tim besutan Danny Blind itu belum kunjung menunjukkan konsistensi yang baik semenjak mereka gagal lolos ke Euro 2016 silam. Oleh karena itu, Wesley Sneijder dan rekan-rekannya harus mulai menstabilkan performa mereka agar bisa bermain di Russia tahun 2018 nanti.

Di laga kontra Belanda kali ini. Petev diprediksi akan menurunkan formasi 4-5-1 untuk mengantisipasi gaya bermain Belanda, di mana ia akan memainkan Ivelin Popov sebagai ujung tombak. Ia juga akan memainkan tiga gelandang yaitu Simeon Slavchev, Aleksandrar Tsvetkov dan Ivaylo Chochev untuk mengatur aliran bola mereka sementara Nikolay Mihaylov sepertinya akan dipercaya untuk mengawal mistar gawang.

Di kubu tim tamu, pelatih Danny Blind dipastikan tidak akan diperkuat oleh salah satu bek andalannya yaitu Virgil van Dijk yang mengalami cedera. Selebihnya ia bisa menurunkan skuat terbaiknya pada laga ini.

Sementara dari kubu tim tamu, Blind kemungkinan akan memakai formasi 4-3-3 dengan Bas Dost yang dipasang sebagai ujung tombak pada laga ini. Dost akan dibantu oleh pergerakan dua winger lincah yaitu Memphis Depay dan Arjen Robben di sektor sayap.

Prediksi Susunan Pemain
Bulgaria (4-5-1): Mihaylov; Nedyalkov, Bozhikov, Zanev, S.Popov; Manoley, Slavchev, Tsvetkov, Chochev, Kostadinov; I.Popov
Belanda (4-3-3): Cillessen; Blind, De Vrij, Indi, Veltman; Sneijder, Strootman, Wijnaldum; Depay, Dost, Robben

Prediksi Skor Bulgaria vs Belanda: 0 – 1

De Boer Puji Pertahanan Inter

Frank De Boer tidak bisa menyembunyikan perasaan senang nya ketika Inter Milan meraih kemenangan tipis 1-0 atas Southampton dalam lanjutan Liga Europa, jumat 21 Oktober 2016.

De Boer Puji Pertahanan Inter

Dengan kemenangan ini, Inter Milan berhasil memutuskan rentetan hasil buruk dengan tidak menang di dalam dua pertandingan terakhir fase Grup. Nama Antonio Candreva jadi penentu kemenangan Inter atas wakil Inggris tersebut.

De Boer sendiri menambahkan bahwa anak asuh nya telah mengalami perubahan besar dan yang paling terlihat adalah dalam menerapkan pertahanan yang disiplin. Permainan ini pula sangat diapresiasi oleh pelatih asal Belanda tersebut karena Inter yang kemarin berbeda dengan Inter yang sekarang.

“Kami harus mempertahankan apa yang sudah kami raih dan kami akan lanjutkan perjuangan kami. Jadi dua terbawah di grup ini akan menjadi sangat krusial, kita tidak bisa menilai apakah tim kami akan keluar sebagai juara grup atau tidak. Ini masih jauh dan perjalanan kami masih panjang,” tutur De Boer usai pertandingan.

“Saya harus memberikan sanjungan kepada anak asuh saya, karena meraka sudah bermain sangat disiplin. Southampton memainkan gaya permainan yang banyak miripnya dengan kami,”

“Masuk di babak kedua, saya berikan sedikit masukan untuk segera berubah dan babak kedua pun berjalan baik untuk kami. Candreva mencetak gol fantastis dan itu terjadi di babak kedua. Setelah Marcelo Brozovic diganjar kartu merah, kami kesulitan. Namun armada kami bereaksi dengan baik,”

“Di ruang ganti kami selalu membicarakan perkara penting dan itu harus selalu kami lakukan. Yang terpenting bagi saya adalah kami bermain bersama-sama sebagai satu kesatuan. Anda tidak boleh selalu menekan terlalu tinggi, jadi bagi saya kami bermain cukup baik sampai akhir laga. Kami akan lanjutkan tren baik ini dilaga selanjutnya.” tutupnya.

Stoke City Menunggu Kedatangan Van Persie

Robin van Persie menjadi pemain yang akan kembali ke tanah Inggris kembali usai pihak Stoke City mengungkapkan ketertarikan nya kepada mantan punggawa Arsenal dan Manchester United tersebut.

Stoke City Menunggu Kedatangan Van Persie

Namun keinginan manajem klub tidak selaras dengan harapan dari manajer tim Mark Hughes yang masih enggan mengungkapkan ketertarikannya dalam memboyong sang pemain dari Fenerbahce.

Penyerang tunggal kelahiran Belanda tersebut dilaporkan punya keinginan untuk kembali ke Liga Primer Inggris, ungkapan itu membuat sejumlah klub seperti Crystal Palace, West Ham United, Middlesbrough hingga Leicester City tengah bersiap berlomba mendapatkan tanda tangan Persie.

Menanggapi hal itu, Hughes tak secara jelas memberikan jawaban soal rumor Persie, sebaliknya lebih mengonfirmasi ketertarikan klub terhadap bintang muda West Bromwich Albion, Saido Berahino.

Pada dasarnya, pihak Stoke saat ini sedang mencari sosok penyerang baru di dalam tim nya agar bisa mempertajam lini depan mereka dalam menghadapi musim baru nanti.

“Saya sudah memperhitungkan secara matang dan siap menerima apa pun itu. Namun semua itu akan banyak mengalami perubahan dan kita tunggu saja hasil nya nanti,” ungkap Hughes kepada media.

“Akan hadir dimana situasi menjadi berubah dan perubahan itu perlu. Jika pemain itu masuk dalam rencana besar kami dan bisa menjadi bagian dari kami. Maka kami akan perjuangkan,”

Di Premier League Inggris, Van Persie merupakan nama yang sudah tidak asing lagi. Di masa muda nya, dia berhasil mengemas 190 gol dari total 382 penampilannya di Liga terbaik Inggris ketika berkostum The Gunners dan Setan Merah. Namun di Manchester United lah sang pemain baru bisa mendapatkan impian nya untuk bisa menjadi juara di Liga Primer Inggris yang belum dia pernah dapatkan di Arsenal.

Legenda Belanda Favoritkan Tim Tuan Rumah Juarai Euro 2016

Berita datang langsung dari Belanda baru ini, lebih tepatnya datang dari sang legenda hidup sepakbola negara tersebut, Ruud Gullit ikut berpartisipasi dalam memprediksikan jalannya putaran final Piala Euro 2016 di Prancis bulan Juni hingga Juli mendatang. Dalam hal ini, Gullit memberikan pandangannya akan ada empat tim yang bergelut dalam perburuan gelar juara nanti.

Legenda Belanda Favoritkan Tim Tuan Rumah Juarai Euro 2016

Empat negara itu adalah Jerman, Italia, Spanyol dan Prancis. Akan tetapi Gullit lebih memberikan kredit plus kepada Prancis dan tim tuan rumah itu akan menjadi juara Euro 2016 kali. Alasan Gullit adalah karena Prancis bermain didepan ribuan publiknya sendiri dan hal ini jelas menjadi nilai plus anak asuh Didier Deschamps dalam mengarungi keras nya turnamen elite benua Eropa tersebut.

Namun langkah Prancis untuk selalu meraih hasil positif tidak akan mudah, mengingat Prancis tidak sendirian dalam menargetkan mengangkat Piala Euro. Dikarenakan ada tim lain seperti Spanyol, Jerman dan Italia yang merupakan tim-tim berpengalaman dalam turnamen besar.

“Saya tidak akan berpikir lama untuk menentukan tim mana yang akan keluar sebagai juara, pilihan saya jatuh kepada Prancis karena mereka bermian di kandang sendiri. Saya sudah pernah merasakan semarak turnamen besar seperti Piala Dunia 1998 di Prancis,” ungkap Gullit kepada media.

Jika kita melihat dari sisi lawan Prancis seperti Jerman, sudah pasti tim ini adalah yang terberat. Pasalnya mereka sudah membuktikan sebagai tim langganan juara, terbaru anak asuh Joachim Loew sukses merengkuh gelar juara Piala Dunia 2014 lalu. Dimana gol krusial Mario Gotze dimenit-menit akhir mampu mengubur harapan Argentina untuk bisa mengangkat trophi Piala Dunia.

Sedangkan disisi Spanyol tentunya mereka memiliki ambis untuk bisa mempertahankan gelar juara Euro 2012 dan menghilangkan luka dalam ketika Sergio Ramos cs gagal total di fase grup Piala Dunia 2014 lalu. Namun beberapa pengamat sepakbola menilai jika Vicente del Bosque telah menyiapkan skema baru untuk bisa mengulang kesuksesan mereka pada Euro 2012 lalu.

Adapun Italia yang musim ini telah menjadi tim yang memiliki semangat baru dengan pelatih baru macam Antonio Conte wajib diperhitungkan dan Italia sudah dikenal sebagai tim “Diam-diam menghayutkan”. Terbukti mereka sudah mengolkesi banyak gelar di ajang Internasional seperti Piala Euro bahkan Piala Dunia.

“Sedikit kewaspadaan datang dari kubu Jerman, karena mereka memiliki sejarah panjang dalam turnamen besar seperti ini. Selanjutnya ada Spanyol yang memiliki ambisi besar untuk bisa mengulang kesuksesannya di Euro 2012 dan yang terakhir ada pada kubu Italia dengan tim kekuatan bari dari segi pelatih bahkan skuat yang ada sekarang ini manjadi nilai plus mereka. Dengan demikian, saya memiliki harapan akan ada satu tim kuda hitam yang mampu memberikan kejutan baru dalam pargelaran besar macam Euro 2016 ini.” tutup Gullit.

Euro 2016 Bikin Sakit Hati Memphis Depay

Memphis Depay benar-benar merasakan keterpurukan dalam karir sepakbolanya dimusim ini, mengingat penampilan buruk dia bersama Manchester United yang tidak mengalami perubahan sedikitpun. Begitu juga dilevel Internasional bersama dengan timnas Belanda, dimana Memphis gagal membawa Tim Orange lolos keputaran final Euro 2016 Prancis.

Euro 2016 Bikin Sakit Hati Memphis Depay

Alhasil Memphis telah merasakan sakit hati yang begitu mendalam dan tidak lupa dia memberikan pernyataan dengan berkata tidak akan mengikuti perkembangan Euro bulan Juni hingga Juli mendatang. Dengan alasan turnamen terbesar benua biru tersebut akan lebih menyakitkan hatinya, mengingat Belanda telah gagal total dalam babak klualifikasi kemarin dan jelas menjadi pukulan berat bagi publik negara tersebut.

“Saya memutuskan untuk tidak mengikuti perkembangan Euro 2016 nanti dan sangat jelas hal tersebut bisa membuat darah saya naik,” ungkap Memphis kepada wartawan.

“Dari sudut lain, kita bisa ambil sisi positifnya dengan menggunakan waktu luang kami untuk bisa berfokus dalam babak kualifikasi Piala Dunia, untuk itu kami memiliki waktu banyak untuk menjalani semuanya dan tidak lupa selalu berharap hasil baik selalu bersama kami,”

“Kita bisa lihat dimana kami sukses pada Piala Dunia 204 lalu dan hal itu adalah yang terindah yang pernah saya alami dan ini menjadi modal bagus saya dalam karir sepakbola. Untuk itu saya sadar betapa pentingnya kompetisi ini bagi kami dan kami harus berkeyakinan mampu pergi ke Piala Dunia di Rusia dua tahun kedepan.” tutup Memphis.

Sementara ini, Memphis sendiri sedang dalam proses mengembalikan level permainan terbaiknya. Perihal kondisi dia bersama Setan Merah di Liga Primer yang tidak berunjung membaik dan lebih sering menghiasi bangku cadangan tim. Semua orang pastinya telah mempertanyakan perihal penurunan performa Memphis selama berkarir di Inggris dan mereka hanya berharap sosok pemain masa depan Belanda tersebut bisa dengan cepat kembali dilevel tertingginya.