Berita Sepak Bola

Sepak Bola Tidak Adil? Lionel Messi Belum Jadi Juara Dunia

Sepak Bola Tidak Adil? Lionel Messi Belum Jadi Juara Dunia

Sepak Bola Tidak Adil? Lionel Messi Belum Jadi Juara Dunia

Goldewa.com-Sepak Bola Tidak Adil? Lionel Messi Belum Jadi Juara Dunia-Penjaga gawang Argentina, Oscar Ustari, memperjelas jika sepak bola akan benar-benar tidak adil bila Lionel Messi tidak memperoleh peluang untuk menjadi juara dunia sebelum profesinya usai. Untuk pemain paling baik di dunia, Messi semestinya menjadi juara dunia.

Untuk pemain yang disebutkan paling baik selama hidup, Messi punyai satu utang besar untuk publik Argentina. Ia demikian sukses di level club bersama-sama Barcelona, tetapi tidak dapat memberi yang sama untuk negaranya.

Perihal ini pula yang membuat Messi tidak betul-betul memperoleh suport penuh publik Argentina. Ia malah seringkali dikritik, terutamanya sesudah cuma bisa saja runner-up Piala Dunia 2014 dan Copa America 2015 serta 2016.

Messi sempat seringkali putuskan gantung sepatu dari timnas, tetapi selanjutnya ia masih kembali untuk menolong. Sekarang, sebelum pensiun, peluang paling baik Messi ada di Piala Dunia 2022 akan datang.

Ustari percaya Messi harus menjadi juara dunia di kesempatan itu. Baca penjelasan sedetailnya berikut ini ya, Bolaneters!

Tidak Adil

Paling akhir, Messi tidak berhasil banyak berbuat pada Piala Dunia 2018 lantas, Argentina serta hampir tidak berhasil berhasil lolos dari babak group. Ketidakberhasilan berikut yang membuat Messi benar-benar sedih, terutamanya sebab menganggap menyedihkan beberapa orang.

Ustari, yang bermain bersama-sama Messi pada Olimpiade 2008, yakini jika sang superstar harus merasai trofi Piala Dunia sekali saja sebelum betul-betul pensiun.

” Saya benar-benar percaya jika Messi tidak memperoleh peluang menjadi juara dunia, sepak bola akan benar-benar tidak adil, ” membuka Ustari pada Radio Mitre lewat Goal internasional.

Tidak Masuk Akal

Dia paham ketidakberhasilan Messi di level internasional sudah membuat kekuatannya disangsikan. Tetapi, Ustari memperjelas jika menyangsikan potensi La Pulga benar-benar tidak logis. Messi tetaplah Messi, entahlah di level club atau bersama-sama tim nasional.

” Menyangsikan Messi itu tidak logis. Kondisi dapat berjalan dengan baik atau mungkin tidak, tetapi saya tekankan pada Anda jika saya pernah lihat ia menangis seperti anak kecil sebab apa yang berlangsung di timnas, ” sambung Ustari.

” Benar-benar susah ada di tempatnya. Saya ingat Copa America 2011, saya sembuh dari luka lutut, serta saat mereka kalah, saya pergi menjumpai Messi di Ezeiza serta menemui ia seperti yang belum pernah saya melihat awalnya, betul-betul putus harapan, ” ujarnya.