Advertisement
Liga Spanyol

Sejarah 25 April: “Mengenang Kepergian Tito Vilanova”

Publik Barcelona pastinya mengenal dengan sosok pelatih baru, Tito Vilanova yang terpilih sebagai suksesor dari Pep Guardiola. Yah, memang benar adanya jika Tito merupakan pelatih baru tim Catalan tersebut dan sukses memberikan harapan cerah bagi Lionel Messi dan kawan-kawan. Terbukti semenjak di pegang oleh Tito, Barcelona berhasil menjadi jawaran di kompetisi La Liga Spanyol. Namun sayang, perjalanan karirnya di Liga Champions tidak semulus di liga domestik. Alhasil masa depan Barcelona di era Tito memiliki masa depan yang baik.

Sejarah 25 April: "Mengenang Kepergian Tito Vilanova"

Seiring berjalanannya waktu, Tito diketahui mengidap kanker pada tenggorokannya dan memutuskan untuk menghentikan karir kepelatihannya bersama Barcelona karena ingin fokus dalam proses penyembuhannya. Meski usai nya masih terbilang cukup muda 45 tahun sebagai seorang manajer klub besar, Tito tidak bisa melawan takdir dan dengan besar doa yang ada Tito kembali kepada sang pencipta. Kanker lebih unggul dalam pertarungan mereka, akan tetapi Barcelona tidak akan membiarkan jasa sang pelatih hilang begitu saja.

“Dengan momen yang sedih dan tidak bisa kami lupakan bahwa kami sebagai tim Barcelona memberikan informasi Tito Villanova meninggal dunia hari ini di usia 45 tahun,” ini adalah pernyataan resmi dari Barcelona di situs resmi klub. “Kepergian salah satu pelatih terbaik kami ini terjadi pada siang hari, dimana dirinya tidak bisa mengalahkan penyakitnya sejak 2011 lalu,”

Tercatat Tito baru mengetahui penyakitnya pada 2011 lalu, tahun itu pula Tito masih menjadi asisten pelatih Pep Guardiola dan sempat absen dari klub karena ijin melakukan operasi pada penyakitnya. Tito akhirnya kembali pada satu musim kemudian dan pada saat itu, Barcelona sukses mendapatkan gelar juara La Liga dengan rekor baru mencapai 100 angka.

Tito Vilanova

Sebenarnya kedua sel tumor ganas dalam diri Tito sudah diangkat pada 2012 dan sering kali terbang ke Amerika Serikat untuk melakukan perawatan. Memasuki musim 2013, Tito dengan tegas memberikan pernyataan jika dirinya baik-baik saja, namun pada akhirnya kondisi tubuh yang semakin menurun memaksa Tito harus mundur dari jabatannya di Barcelona.

Kemunduran Tito banyak disesalkan oleh publik Barcelona, mengingat duet Tito dengan Pep Guardiola berhasil mempersembahkan 14 trophi dari 19 yang mungkin diraih. Masuk di awal musim 2013, Tito mendapat kepercayaan untuk menggantikan posisi Pep Guardiola yang memutuskan tidak memperpanjang kontrak di Camp Nou. Di musim pertamanya, Tito berhasil menjuarai gelar La Liga.

Tiba waktunya pada 25 April 2014 lalu, Vilanova pergi dari dunia ini selamanya. Manajer muda berdarah Spanyol tersebut akhirnya mengaku kalah dari Kanker yang diderita. Akan tetapi, Barcelona langsung memberikan persembahan khusus sebagai penghormatan atas kerja keras yang diberikan oleh Tito dan salah satu penghormatan itu mereka lakukan dengan cara melentangkan banner besar di dalam stadion Camp Nou.