Berita Sepak BolaLiga Inggris

Sarri Jadi Orang Pertama Tolak VAR di Premier League

Sarri Jadi Orang Pertama Tolak VAR di Premier League

Sarri Jadi Orang Pertama Tolak VAR di Premier League

Video Assistant Referees (VAR) sampai saat ini masih menjadi polemik sepak bola, termasuk di Premier League Inggris. Baru-baru ini, suara tegas dan mengkritik datang dari manajer Chelsea, Maurizzio Sarri yang menentang keberadaan VAR di sepak bola tertinggi Inggris tersebut.

Dalam penegasannya, Sarri tidak ingin VAR masuk di Liga Inggris musim depan. Seperti yang sudah diketahui bersama, bahwa Premier League akan menggunakan VAR musim depan. Bila ini benar-benar terjadi, maka Inggris akan mengikuti sepak bola Eropa lainnya, macam Italia, La Liga, dan Bundesliga.

Berbicara VAR, maka Sarri sudah sangat berpengalaman ketika merasakan hal itu bersama Napoli di Serie A. Adapun kritik pedas ini datang ketika Harry Kane mendapatkan hadiah penalti kontroversial di saat Tottenham mengalahkan Chelsea di Carabao Cup.

Wasit yang bertanggung jawab atas momen itu adalah Chris Kavanagh. Seakan memory itu terulang, wasit yang memimpin kemarin pun kembali memimpin pertandingan Chelsea melawan Newcastle di Stamford Bridge dalam lanjutan Premier League Inggris kemarin, dan beruntung bagi Chelsea mampu menang dengan skor tipis 2-1.

Sarri melanjutkan jika wasit bukan lah pokok masalah pasti, namun yang dilihat dirinya adalah wasit belum siap dengan penggunaan VAR yang bisa jadi akan sangat merugikan pihak lain, dan semakin menimbulkan kontroversi yang lebih besar ketika keputusan itu tidak membenarkan pihak yang dirugikan.

“Masalahnya bukan wasit. Masalahnya, bagi saya, adalah bahwa mereka belum siap untuk menggunakan VAR. Hakim garis menghentikan larinya dan untuk seorang pemain, ini adalah sinyal offside. Ini sangat normal, mereka menggunakan sistem untuk pertama kalinya sehingga mereka harus terbiasa menggunakan sistem.” tutur Sarri.

Bisa dibilang Sarri sudah sangat biasa dalam menyikapi VAR di dunia sepak bola, namun dirinya masih sangat berkeberatan karena berpotensi merusak suasana dalam sepak bola.

sarri var inggris

“Jelas tidak suka VAR, ini hanya sebuah pendapat saya. Kami berisiko mengubah suasana di stadion. Anda mencetak gol, tetapi Anda harus menunggu 30 detik untuk merayakannya. Itu negatif untuk atmosfer di stadion. Sebuah sistem sudah menjadi hal biasa bagi saya, karena di Italia kami menggunakannya, mulai tiga tahun lalu. Saya tidak menyukainya. Saya tidak tahu harus berkata apa.” tutup Sarri.