Berita Sepak BolaLiga Italia

Roma Harus Lebih Santai Ketika Tampil

Eusebio Di Francesco Minta Timnya Tampil Tanpa Tekanan

Eusebio Di Francesco Minta Timnya Tampil Tanpa Tekanan

AS Roma terutkan tren positifnya dengan hasil oke di kandang Crotone. Namun ada beberapa hal yang dianggap dapat ditingkatkan.

Roma sukses menangkan laga dengan skor  2-0 ketika berhadapan dengan Crotone pada hari Minggu (18/3/2018) di Stadion Stadio Ezio Scida. Cetak angka masing-masing diciptakan oleh Stephan El Shaarawy dan Radja Nainggolan.

Ini merupakan hasil oke ke 4 secara berturut-turut untuk Roma di tiap kompetisi. Tidak hanya itu, 3 poin pertahankan posisi I Lupi di posisi 3 Serie A dengan nilai 59 lewat 29 pertandingan, 4 poin dari Inter Milan yang baru tampil 28 kali.

Sang pelatih Roma Eusebio Di Francesco masih merasa belum puas dengan penampilan dari timnya. Dia menilai kalau Roma tidak bermain optimal di babak kedua dan cuma mencuat di babak pertama saja.

“Tim ini berkembang dan tingkat kebolehannya. Kami bermain dengan oke di babak pertama. Sebab Crotone menutup diri dan biarkan kami kuasai bola, kami cuma perlu bersabar dan temukan jalan untuk membuat bola mengalir dengan baik ke sisi sayap,” kata dia.

“Pada babak kedua, kami membuat diri kami sendiri dirugikan dan keadaan berangin tidak menolong jalannya permainan umpan kami. Namun pada akhirnya kami dapat ciptakan angka kedua. Saat Anda ingin bermain dari kaki ke kaki, terus hadirkan risiko di sana.”

“Saya harapkan konsistensi yang lebih sebab kami amat sering bikin passing horizontal yang tidak berguna, yang bikin lawan dapat menjadi agresif. Saya berharap pastikan tim ini dapat tampil lepas dari tekanan dan dengan gairah bersenang-senang. Kalau Anda tidak melangkah ke lapangan dalam keadaan siap, maka Anda bakal kerepotan dengan siapapun,” ucap Di Francesco.

Roma memang tidak mudah untuk mengejar Napoli atau Juventus, dengan keduanya telah berselisih 11 poin dan 16 poin dengan berturut-turut. Tetapi, perselisihan dengan Inter Milan dan Lazio dipercaya masih panas sampai akhir musim, sebab jarak mereka hanya berselisih 4 dan 6 poin secara berturut-turut.