Advertisement
Berita Sepak Bola Liga Inggris

Ranieri Minta Leicester Move On

Claudio Ranieri nampaknya tak bisa menyembunyikan rasa kecewa usai tim nya kalah dari Everton dengan skor 2-0 di King Power Stadium. Dalam pertandingan Boxing Day Premier League Inggris, Leicester City terlihat lemah dari berbagai sudut dan tak anyal anak asuh Ranieri harus menyerah dengan ketidakpastian.

Dengan kekalahan ini, Leicester tidak mampu beranjak naik peringkat sekaligus makin mempersulit jalan mereka menembus posisi sepuluh besar. Adapun Everton berhasil mempermalukan Leicester di depan publik sendiri dengan dua gol yang dicetak oleh Kevin Mirallas dan Romelu Lukaku.

Sebagai catatan jika Jamie Vardy cs baru meraih satu kemenangan di sembilan pertandingan terakhir di liga. Hal ini jelas berbanding terbalik ketika mereka berhasil melangkah ke babak 16 besar Liga Champions 2016/17.

“Pertadingan ini berjalan sulit, kami bermain cukup lambat. Hal ini bermula ketika tendangan kiper lawan mengalir cepat ke arag kami dan kami tidak bisa bereaksi dengan cepat. Maka kami harus menerima apa yang menjadi resiko kami,” ungkap Ranieri kepada media.

“Tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah. Kami mengambil sisi positif dengan mengevaluasi kesalahan yang ada. Kami harus segera bangkit, hanya detail-detail kecil yang mengecewakan kami. Kami harus bereaksi sesegera mungkin. Kami harus bekerja keras dan bereaksi dan itu adalah obat kami. Kami akan mencoba melakukan yang terbaik lagi di pertandingan selanjutnya,”

“Kami harus tetap bersama dalam menghadapi hal ini, tidak ada yang percuma. Kami akan bangkit dengan cepat, karena itu adalah kunci dari hasil buruk ini. Dalam beberapa bulan terakhir kami mendapat hasil yang baik dan kami akan mencoba meneruskan hasil-hasil itu.” tutupnya.

Leicester sendiri baru akan bermain kembali di akhir pekan ini dan pertandingan itu bertepatan dengan malam pergantian tahun 2016 ke 2017.