Advertisement
Berita Sepak Bola Liga Lain

‘PSG Harus Terbiasa Tanpa Ibra’

Unai Emery berani mengatakan jika Paris Saint Germain masih berada dalam situasi transformasi atas sepeninggal Zlatan Ibrahimovic yang pergi meninggalkan Paris demi merapat ke Liga Primer Inggris bersama Manchester United di musim panas kemarin.

'PSG Harus Terbiasa Tanpa Ibra'

Bersama PSG, Ibra muncul sebagai idola baru dan sukses mencetak 50 gol dalam 51 pertandingan untuk membantu PSG menyabet gelar Ligue 1 Prancis keempat kali secara beruntun musim lalu. Melihat apa yang dihasilkan oleh Ibra selama menjadi bagian dari PSG, maka sangat wajar jika Ibra dijadikan salah satu pemain bersejarah klub asal Prancis tersebut.

Emery sendiri datang ke Paris usai terpilih menggantikan Laurent Blanc yang memilih untuk pergi di akhir musim 2016/17. Dan sampai saat ini, Emery mengaku masih kesulitan untuk mengembangkan atau pun menemukan taktik yang tepat untuk timnya. Meski terakhir enam kemenangan dalam tujuh laga menempatkan sang juara bertahan kini hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen, Nice.

Dengan kesadaran yang tinggi, Emery melihat PSG masih belum bisa menghilangkan pola bermain yang selalu mengandalkan Ibra di lini depan. Sebagaimana ada sosok Edison Cavani yang siap menggantikan mantan pemain timnas Swedia tersebut, namun ekspektasi itu belum bisa diperlihatkan oleh Cavani.

“Ketika saya datang, saya diceritakan soal banyak hal tentang Zlatan Ibrahimovic. Itu membuat saya terkejut dan saya pikir Ibra sangat fenomenal,” terang Emery kepada media.

“Menurut saya ini sangat wajar, dia adalah salah satu sosok pemain bersejarah dalam perjalanan PSG. Kami harus terbiasa tanpa kehadiran dia dan kami sudah memulai nya dari sekarang.” tutupnya.

Meski di liga domestik masih terpatah-patah, namun PSG masih superior di Liga Eropa dengan meraih keberhasilan lolos ke babak 16 besar Liga Champions.