Advertisement
Liga Spanyol

Pernah Gagal Di Inggris, Bisakah Paulinho Sukses Di Barca?

PaulinhoPaulinho resmi menjadi pemain Barcelona usai direkrut dari klub China Super League, Guangzhou Evergrande. Setelah dulu sempat gagal di Eropa, bisakah Paulinho kali tampil beda bersama Barcelona?

Paulinho direkrut Barca dari Guangzhou Evergrande seharga 40 juta euro. Pemain asal Brasil itu akan dikontrak selama empat musim ke depan. Ini merupakan periode kedua Paulinho merumput di Eropa. Periode pertamanya ketika bermain untuk Tottenham Hotspur.

Paulinho memperkuat Tottenham Hotspur pada kurun waktu 2013-2015. Namun ketika itu kariernya tidak cemerlang lantaran penampilannya buruk.

Paulinho menerima banyak kritikan karena gaya bermainnya yang terkadang ‘nyeleneh’. Dalam sebuah pertandingan menghadapi Burnley, Paulinho melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang begitu buruk. Bukannya menjadi gol, bola malahan mengarah ke tribun penonton.

Paulinho hanya mencatakan 45 penampilan dengan enam gol dan tanpa gelar di Tottenham Hotspur. Dalam jajak pendapat yang dibuat Four Four Two beberapa waktu lalu, Paulinho dinobatkan sebagai pemain terburuk Tottenham Hotspur sepanjang masa versi penggemar.

Paulinho pun akhirnya dijual ke Guangzhou Evergrande pada 2015. Di Liga Super China, penampilannya cenderung membaik dengan membantu Evergrande meraih enam gelar utama yakni dua gelar Liga, dua Piala Super, sekali Piala FA serta Liga Champions Asia.

Di Liga Super China, permainan Paulinho juga lebih enak dilihat. Tidak jarang Paulinho memperlihatkan gocekannya di lapangan, bahkan sejumlah kali gol indah tercipta dari kakinya, termasuk ke gawang Kashiwa Reysol di Liga Champions Asia.

Penampilan gemilangnya di China membuat Tim nasional Brasil kembali memanggilnya tahun lalu. Di bawah asuhan pelatih Tite, Paulinho kembali mengenakan jersey Selecao sejak terakhir kali memakainya di Piala Dunia 2014.

Keputusan Tite memanggil Paulinho terbilang jitu. Sang pemain sudah mencetak empat gol dari dua pertandingan di Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Amerika Selatan, dengan rincian hat-trick ke gawang Uruguay dan satu gol ke gawang Argentina.

Walaupun penampilannya cenderung membaik, tidak ada jaminan dia bakal bersinar bersama Barcelona. Apalagi di lini tengah Barca sudah ada pemain-pemain top macam Sergio Busquets, Ivan Rakitic dan Andre Gomes.