GosipLiga Italia

Penampakan Kemarahan Bonucci Usai Anaknya Didoakan Tutup Usia

Keluarga Bonucci

Keluarga Bonucci

Leonardo Bonucci kembali menjadi pusat perhatian publik usai menunjukan sikap emosi ke media sosial. Nama Bonucci sejatinya tak pernah lepas dari dunia gosip, dimana sebelumnya melahirkan berita panas dengan kembalinya ke Juventus usai membelot ke AC Milan selama satu musim.

Kini nama Bonucci kembali menjadi sorotan, bukan soal permainannya di atas lapangan, melainkan sang pemain menunjukkan sikap emosi kepada seorang netizen yang mendoakan kedua anaknya agar mati.

Diketahui secara benar bahwa Bonucci saat ini memiliki dua orang anak laki-laki. Mereka lahir dari hasil pernikahannya dengan Martina Maccari. Anak pertama bernama Lorenzo, dan lahir pada bulan Juli 2012 lalu. Dan anak keduanya bernama Matteo, lahir pada bulan Mei 2014.

Matteo Terkapas di Rumah Sakit

Masuk di musim 2016 lalu, Matteo mengalami sakit parah dan harus menjalani operasi. Di momen seperti itu, terlintas pikiran dari Bonucci untuk gantung sepatu, karena ingin fokus terhadap kesembuhan anaknya.

“Tiga sampai empat bulan, pikiran dari kepala saya tidak berada pada tempat yang benar, itu adalah kepala yang membuat kaki bergerak. Selama sekitar 15 hari setelah operasi, sampai saya mulai melihat dia membaik, saya tidak tertarik untuk berlatih atau apapun yang ada hubungannya dengan sepakbola,” cetus Bonucci.

“Saya benci dengan rumah sakit, saya mencoba selalu menghindarinya, tetapi pada saat itu saya harus berada di sana dan saya benar-benar berjuang untuk tetap tenang. Matteo jauh lebih baik sekarang dan keluarga kami merasa lebih bersatu dari sebelumnya. Benar, saya berpikir untuk stop,”

“Pada saat itu, prioritas saya bukan sepak bola, Anda melihat putra Anda dengan begitu banyak hal untuk hidup, dia mengajukan banyak pertanyaan dan mengapa hal ini terjadi padanya dan saya tidak punya jawaban. Prioritas berubah pada saat itu. Sekarang saya katakan pada diri saya bahwa saya beruntung. semua yang saya lakukan berasal dari hati.”

Petikan ungkapan sedih Bonucci inilah awal dari kemarahan besar muncul. Sudah bisa dikatakan secara dasar bahwa sang pemain adalah sosok ayah yang baik, dan sayang dengan keluarga. Maka tak heran apabila dia kemudian emosi ketika justru ada orang yang mendoakan anaknya agar cepat tutup usia.

Wags Hot Juventus

Menariknya, doa buruk itu dikirim langsung melalui pesan pribadinya di Instagram. Bonucci pun langsung meresponnya dengan tegas menulis pesan emosional melalui Instagram Story.

“Mungkin entah kapan, kita akan hidup di dunia yang berbeda dan lebih baik. Untuk saat ini, dunia saya ingin menjauhkan anak-anak saya dari sini, yang dihuni oleh orang-orang seperti ini. Jelas salah satu bentuk kekerasan bentuk tubuh, kata-kata dan pikiran.”

“Lanjutkan saja, ubah akun Anda, hubungi seseorang untuk minta bantuan. Sungguh memalukan bahwa tidak ada seorang pun yang dapat mengangkat Anda dari rasa jijik menjadi diri Anda sendiri.” demikian balasan Bonucci untuk seorang netizen yang tidak diketahui asal usulnya.