Berita Sepak BolaLiga Italia

Pandemi Virus Corona,Klub Serie A Ramai-ramai Pangkas Gaji Pemain

Pandemi Virus Corona,Klub Serie A Ramai-ramai Pangkas Gaji Pemain

Pandemi Virus Corona,Klub Serie A Ramai-ramai Pangkas Gaji Pemain

Goldewa.com-Pandemi Virus Corona,Klub Serie A Ramai-ramai Pangkas Gaji Pemain -Juventus bukan salah satu team yang ambil langkah pemotongan upah pemain ditengah-tengah kondisi wabah virus Corona ini. Tim-tim Serie A yang lain juga rupanya juga bertindak yang sama.

Info masalah pemotongan upah yang dilaksanakan Juventus telah tersebar semenjak kemarin. Beberapa figur bintang, tidak kecuali Cristiano Ronaldo, sudah ikhlas pemasukannya dipotong untuk memantapkan finansial team.

Tidak diketahui dengan cara tentu berapakah besaran upah yang dipotong. Tetapi berdasar laporan dari Sky Sports, club berjulukan Bianconeri itu dapat berhemat sampai 95 juta euro karena aksi ini.

Serta, karena itu, Juventus dan beberapa pemainnya juga memperoleh pujian dari beberapa golongan. Banyak yang berasumsi jika apa yang sudah dilaksanakan Juventus pantas dicontoh oleh club yang lain.

Juventus Tidak Terjebak

Di hari Senin (6/4/2020) waktu ditempat, semua club Serie A membuat pertemuan jarak jauh. Mereka lantas membahas masalah besaran pemotongan upah pemain yang semestinya dilaksanakan.

Pertemuan itu ikut menyertakan Juventus. Tetapi, sang juara bertahan Serie A itu tidak ikut serta dalam persetujuan sebab telah sampai kesepakatan masalah upah dengan beberapa pemainnya terlebih dulu.

Hasilnya, tim-tim itu setuju jika mereka akan memotong sepaerenam upah pemain apabila Serie A masih diteruskan. Apabila musim diurungkan, karena itu upah akan dipotong sebesar sepertiganya.

Pengakuan Serie A

” Searah dengan aksi yang mempunyai tujuan kurangi ongkos tenaga kerja di Italia serta d luar negeri, Serie A ini hari putuskan dengan bundar, dengan pengecualian Juventus yang telah sampai persetujuan dengan beberapa pemain mereka, ada pada satu garis yang sama untuk memikul jumlahnya upah dari pemain, pelatih, dan staf team penting yang lain, ” catat pengakuan Serie A.

” Interferensi ini, yang dibutuhkan untuk jaga hari esok semua skema sepakbola Italia, memberi pengurangan sepertiga dari keseluruhan penghasilan kotor tahunan (atau empat pembayaran bulanan rata-rata inklusif) bila musim tidak bisa diteruskan serta pengurangan seperenam dalam keseluruhan penghasilan kotor tahunan (atau dua pembayaran bulanan inklusif rata-rata) bila tersisa laga pada musim 2019/20 dapat dimainkan dalam beberapa waktu akan datang. “

” Dimengerti jika club akan menerangkan persetujuan ini dengan anggota star mereka dengan cara langsung, ” jelas pengakuan itu.

Serie A mengatakan niatannya untuk mengakhiri musim. Ditambah lagi sesudah UEFA sudah berikan teguran akan larangan hukuman tampil di persaingan Eropa buat liga yang akhiri musim 2019/20 dengan cara sepihak.