PSSI Belum Siapkan Pengganti Ratu Tisha sebagai Sekjen

Goldewa.com-PSSI Belum Siapkan Pengganti Ratu Tisha sebagai Sekjen – Komite Eksekutif (Exco) PSSI memperjelas jika faksinya belum tentukan alternatif Ratu Tisha di tempat Sekretaris Jenderal. Awalnya, tersebar info jika Maaike Ira Puspita akan isi jabatan itu.

Ratu Tisha mengundurkan diri untuk Sekjen PSSI per Senin (14/4/2020). Selesai pengakuan yang dibuatnya lewat Instagram pribadinya Ratu Tisha, Cucu Somantri, Wakil Ketua Umum PSSI pernah menjelaskan jika Maaike akan gantikan Ratu Tisha.Tetapi, hal tersebut disanggah langsung oleh anggota Exco PSSI, Yunus Nusi. Dia memperjelas, jika semua akan melalui proses-proses lagi.

Proses Lebih Lanjut

Sampai sekarang kami belum pikirkan siapa alternatif Tisha untuk Sekjen PSSI. Semua akan lewat proses selanjutnya, ” tutur Yunus.Anggota Exco yang lain, Haruna Soemitro seirama dengan Yunus. Menurut dia, tidak perlu Wakil Sekjen automatis isi tempat Sekjen demikian saja.Tolong kasih tahu saya yang datang dari desa ini, jika Sekjen mundur apa substitusinya harus Wakil Sekjen? ” kata Haruna dikutip dari situs sah PSSI.

Menanti Instruksi Ketua

Yunus memberikan tambahan, Ketua Umum PSSI serta Exco belum terima surat pengunduran diri dari Ratu Tisha. Disamping itu, Exco masih menanti instruksi Mochamad Iriawan alias Iwan Bule sebagai Ketua umum PSSI.Mengenai pengunduran diri Sekjen, kami masih menanti instruksi Ketua Umum PSSI, bagus untuk mengadakan rapat Exco, termasuk tentukan alternatif Sekjen, ” lebih Yunus.Sampai sekarang siapa pelaksana pekerjaan atau petinggi sesaat Sekjen PSSI belum kami putuskan dengan cara sah, ” pungkas Yunus.

Pandemi Corona Arema FC Gelar Bakti Sosial

Pandemi Corona Arema FC Gelar Bakti Sosial

Pandemi Corona Arema FC Gelar Bakti Sosial

Goldewa.com-Pandemi Corona Arema FC Gelar Bakti SosialArema FC tidak ingin tertinggal dalam perang menantang epidemi Corona, yang menyebar akhir-akhir ini. Club dengan logo singa mengepal ini lakukan bakti sosial buat beberapa pihak yang terpengaruh dengan cara ekonomi oleh epidemi ini.

Bakti sosial ini dilaksanakan manajemen Arema FC mulai Minggu (12/04). Mereka membagikan beberapa ratus paket sembako pada warga yang tinggal di seputar kantor mereka, di teritori DI Panjaitan, Kota Malang.

“Programnya ini namanya Arema FC Bakti Untuk Arek Malang, ” kata General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo.Mudah-mudahan pertolongan ini sedikit bisa menolong masyarakat yang sedang kesulitan, ” sambungnya.

Ruddy akui, sekarang, Arema juga ada pada keadaan alam susah karena persaingan disetop. Tetapi, menurut manager berumur 48 tahun ini, sepak bola mengajari persaudaraan serta tertarik pada keadaan warga.

Menurut Ruddy, tindakan bakti sosial ini bukanlah bisa menjadi yang pertama serta paling akhir buat Arema. Dia pastikan akan ada beberapa aksi selanjutnya yang akan diadakan oleh Arema.

Ada gagasan tindakan ini berkepanjangan,Sekarang, virus Corona, atau biasa disebutkan Covid-19, jadi satu epidemi. Dalam catatan John Hopkins University Amerika, sampai Minggu (12/04) telah ada 1.777.666 orang dari 185 negara yang positif terkena virus Corona. Sesaat, selama ini telah ada 108.902 orang yang wafat karena paparan virus yang menggempur aliran pernafasan itu serta ada 365.631 orang yang telah sembuh.

Di Indonesia sendiri selama ini telah ada 3842 masalah ditemukan pasien Covid-19. Sampai sekarang, ada 3229 pasien yang masih tetap dirawat, 327 orang wafat, serta 286 orang pulih.

Tidak cuma pada faktor kesehatan, epidemi ini memengaruhi sebagian besar faktor kehidupan, termasuk juga ekonomi. Beberapa orang haris kehilangan pekerjaan serta mata pencahariannya karena epidemi ini.

Turut Tindakan Lain

Selanjutnya, Ruddy pastikan jika tindakan ini bukanlah salah satu langkah Arema FC berperan serta dalam perang semesta hadapi epidemi Corona. Kecuali bakti sosial, Arema ikut terlibat aktif dalam beberapa pekerjaan menantang Corona, termasuk juga Malang Berpadu Musuh Corona (MBLC).

Arema FC tumbuh serta lahir di Malang serta arek-arek Malang mengagumkan membesarkan Singo Gila, ” kata Ruddy,Karenanya di waktu hadapi kondisi susah, kami terpanggil untuk ikut gotong royong menolong mengurangi beban warga, ” pungkasnya.

PSSI Segera Bahas Lagi Perihal Pemotongan Gaji Pemain

PSSI Segera Bahas Lagi Perihal Pemotongan Gaji Pemain

Goldewa.com-PSSI Segera Bahas Lagi Perihal Pemotongan Gaji Pemain – PSSI akan mengulas lagi tentang pemangkasan upah pemain dalam tempo dekat. Ini disampaikan oleh Wakil Ketua PSSI, Cucu Sumantri,Persaingan Shopee Liga 1 2020 serta Liga 2 dibatalkan karena epidemi virus Corona. PSSI juga sudah mempersilakan tiap club untuk bayar upah beberapa pemainnya optimal 25 % spesial kurun waktu Maret-Juni 2020.Kelak akan kami undang untuk mengulasnya bersama-sama, ” kata Cucu dinukil dari Di antara.

Kesusahan Tim-tim

Menurut purnawirawan TNI berpangkat akhir Mayor Jenderal itu, tidak gampang untuk mengadakan dialog ditengah-tengah epidemi virus corona. Belum juga, bergabung dengan beberapa orang pada sebuah tempat pun tidak dibetulkan,Namun, Cucu janji akan menyelesaikan masalah pemangkasan upah ini secara baik. “Saya pikir pemain juga mengerti kesusahan club sekarang, ” jelas Cucu.

Awalnya, PSSI mengedarkan surat berisi enam ketetapan penting mengenai ‘Kompetisi Liga 1 serta Liga 2 Musim 2020 Dalam Status Kondisi Khusus Genting Musibah Virus Corona’ pada 27 Maret 2020. Satu antara isi suratnya ialah membolehkan club memangkas hak-hak skuatnya sampai 75 % untuk Maret, April, Mei, serta Juni 2020.Federasi Internasional Asosiasi Pesepak Bola Profesional alias FIFpro sudah mengirim surat pada PSSI untuk menanyakan kebijaksanaan pembayaran 25 % upah pemain.

FIFpro pada surat bertanggal 4 April 2020 yang diberi tanda tangan Direktur Legal Roy Vermeer, minta keterangan dari PSSI kenapa ketetapan itu diputuskan tanpa ada berunding dengan asosiasi pemain di negaranya semasing. Walau sebenarnya, perkumpulan pemain di Indonesia mempunyai Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI).

FIFpro minta PSSI untuk bekerjasama dengan APPI sebelum putuskan pemangkasan upah pemain. Menyikapi itu, Cucu berkelit komunikasi kedua pihak terbatas karena epidemi virus corona,Itu permasalahan komunikasi saja. Pada kondisi saat ini, komunikasi terbatas, ” pungkas Cucu.

Agen Mesut Ozil Sarankan Pemain Premier League Tolak Potong Gaji

Agen Mesut Ozil Sarankan Pemain Premier League Tolak Potong Gaji

Agen Mesut Ozil Sarankan Pemain Premier League Tolak Potong Gaji

Goldewa.com-Agen Mesut Ozil Sarankan Pemain Premier League Tolak Potong Gaji – Agen Mesut Ozil, Erkut Sogun, minta beberapa pemain Premier League untuk menampik ide pemotongan upah sebesar 30% yang sekarang sedang digodok ditengah-tengah wabah virus corona. Ia berasa pola penundaan gaji masih lebih logis.

Minggu kemarin, Premier League mengatakan jika ke-20 club sepakat untuk bicara dengan beberapa pemain mereka tentang pemotongan upah sebesar 30%. Ini penting bila kritis virus corona terus bersambung di Inggris.

Ide ini pasti memetik beberapa tanggapan. Contohnya suara Gary Neville, yang berasa pesepak bola seharusnya masih terima upah penuh agar dapat menyumbangkannya pada mereka yang membutuhkan.

Wayne Rooney juga pernah protes pemotongan upah. Ia akan dengan suka hati memberi bantuan, asal semua jelas. Pemotongan upah kemungkinan malah memberikan keuntungan club.

Sekarang, agen Mesut Ozil juga mengatakan demikian. Baca sedetailnya berikut ini ya, Bolaneters!

Penundaan Upah

Agen Ozil, Sogut, mengerti pemikiran Neville serta Rooney. Pemotongan upah tanpa ada transparasi malah cuma akan memberikan keuntungan beberapa pihak khusus.

Agar demikian, Sogut juga mengerti jika tiap club kesusahan. Oleh karena itu ia berasa pola penundaan upah masih lebih logis dibanding pemotongan upah.

“Tidak gampang untuk kesemua orang tetapi ini saatnya faksi club bicara terbuka dengan beberapa pemain serta perwakilan mereka untuk mengakhiri msalah, ” tutur Sogut diambil dari Kilat.

“Berikut yang kurang sekarang, serta satu hal yang dapat dilaksanakan ialah penundaan. Sebutkanlah, untuk awal : ‘mari membatalkan upah sampai akhir tahun atau tahun depan’. “

Perlindungan untuk Semua

Menurut Sogut, penundaan upah semakin dapat diterima oleh beberapa pemain ditengah-tengah kondisi yang tidak tentu semacam ini. Dia paham beberapa pemain juga mengerti tanggung jawab serta potensi mereka untuk menolong warga.

“Itu [penangguhan gaji] ialah satu hal yang dapat disetujui secara cepat, jadi faksi club tahu mereka tidak punyai permasalahan uang serta dapat bertahan sampai tiga bulan ke depan. Penundaan ialah perlindungan untuk semua, ” sambung Sogut.

“Saya tidak mereferensikan pemotongan upah pada sekarang, karena saya tidak paham apa esok liga akan dimainkan, apa club akan memperoleh uang hak siar serta uang sponsor. “

“Efek finansial sebetulnya baru dapat kita melihat tiga sampai enam bulan ke depan, tidak ini hari, ” ujarnya.

Juventus Diklaim Siap Lepas Cristiano Ronaldo ke Real Madrid

Juventus Diklaim Siap Lepas Cristiano Ronaldo ke Real Madrid

Juventus Diklaim Siap Lepas Cristiano Ronaldo ke Real Madrid

Goldewa.com-Juventus Diklaim Siap Lepas Cristiano Ronaldo ke Real MadridJuventus disampaikan siap melepas sang megabintang Cristiano Ronaldo ke Real Madrid. Serta, Si Nyonya Tua disebutkan cuma minta tebusan sejumlah 50 juta euro untuk transfer pemain berumur 35 tahun itu.

Isu akan kembalinya Cristiano Ronaldo ke Real Madrid menyebar dalam dua minggu paling akhir. Peraih lima gelar Ballon d’Or itu disebutkan kangen dengan situasi Real Madrid. Maklum, Ronaldo pernah sembilan tahun bermain untuk Madrid.

Cristiano Ronaldo tinggalkan Real Madrid pada 2018 lantas, cuma satu pekan sesudah memenangi gelar Liga Champions. Ronaldo geser ke Juventus pada harga 100 juta euro. Faksi Juventus memberikan kontrak sampai Juni 2022 akan datang.

Selama ini, Ronaldo jadi sandaran di Juventus. Ronaldo dapat tampil persisten serta jadi pembuat gol terbanyak buat Juventus dalam dua musim paling akhir.

Kenapa Juventus Harus Jual Cristiano Ronaldo?

Dari bagian tehnis, harusnya Juventus tidak punyai fakta untuk melepas Cristiano Ronaldo. Karena, ia masih punyai kualitas yang benar-benar oke. Unsur fisik bukan fakta buat kapten tim nasional Portugal.

Tetapi, diambil dari Corriere dello Sport, faksi Juventus mempunyai banyak alasan kenapa harus melepas Cristiano Ronaldo. Diantaranya dari bagian finansial yang merasai efek serius wabah virus corona.

Juventus punya niat untuk kurangi beban upah club pada musim depan. Karena, penghasilan mereka turun pada musim 2019/2020 ini. Ronaldo sekarang jadi pemain dengan upah terbesar yaitu 31 juta euro per musim.

Serta, untuk melepas Ronaldo ke Real Madrid, Juventus siap tawarkan harga yang murah. Juventus cuma minta tebusan sejumlah 50 juta euro dari Real Madrid atau club lain yang ingin membelinya.

Real Madrid Tolak Ronaldo

Selain itu, diambil dari AS, faksi Real Madrid diklaim tidak tertarik untuk bawa pulang Cristiano Ronaldo ke Bernabeu. Di bawah kendali Zinedine Zidane, Real Madrid sekarang sedang membuat project periode panjang bersama-sama beberapa pemain muda.

Sumber internal di Real Madrid mengatakan jika fakta mereka tidak tertarik mengambil kembali lagi Ronaldo ialah sebab memandang waktu sang megabintang telah melalui.

Dengan umur yang telah mencapai 35 tahun, Ronaldo sudah masuk usia-usia senja buat seorang pemain sepak bola profesional.

Madura United Galang Dana untuk Lawan Persebaran Corona di Madura

Madura United Galang Dana untuk Lawan Persebaran Corona di Madura

Madura United Galang Dana untuk Lawan Persebaran Corona di Madura

Goldewa.com-Madura United Galang Dana untuk Lawan Persebaran Corona di Madura – Madura United tidak ingin tertinggal berperan serta dalam menantang wabah Corona yang akhir-akhir ini menyebar di semua seluruh dunia. Club berjulukan Laskar Sapeh Kerrab ini menginisiasi penggalangan dana untuk mengatasi cepatnya penyebaran virus itu.

“Kondisi di Pulau Madura, dari empat kabupaten, memperlihatkan terdapatnya zone merah jadikan kami menginisiasi menggalang dana yang bertopik ‘Madura United Perduli Covid-19, ” kata Chief Operating Officer (COO) Madura United, Annisa Zhafarina Qosasi.

Menurut Annisa, dana yang terkumpul akan dibelanjakan beberapa hal yang dipakai untuk kurangi penyebaran virus Corona. Kecuali untuk penyediaan alat pelindung diri (APD) buat tenaga medis, dana yang terkumpul pasti akan dipakai untuk beli masker, hand sanitizer, sabun bersihkan tangan, cairan disinfektan, serta kepentingan yang lain.

“Beberapa barang ini nanti akan dialirkan langsung pada petugas medis serta rumah-rumah perawatan PDP, ke masjid, serta tempat umum yang lain di Madura, ” katanya.

Sekarang, wabah Corona jadi lawan paling besar yang perlu ditemui semua negara di dunia, termasuk juga Indonesia. Di Indonesia, sampai kabar ini dicatat, telah ada 2738 masalah yang diketemukan, 2313 orang jalani perawatan, 221 orang wafat, serta 204 orang telah sembuh.

Dari data yang didapatkan Bola. net dari situs Pemprov Jawa timur, dari empat kabupaten di Madura, ada 918 orang dalam pengawasan, 5 pasien dalam pengawasan, serta dua masalah positif. Selama ini di Madura telah ada satu korban wafat karena virus ini.

Beberapa langkah dilaksanakan untuk kurangi pergerakan penyebaran virus yang menggempur aliran pernafasan ini. Kecuali lakukan physical distancing, terakhir, pemerintah mempropagandakan pemakaian masker buat kesemua orang, terlebih bila melakukan aktivitas di luar rumah.

Berharap Keterlibatan Publik

Selanjutnya, Annisa mengharap supaya publik dapat memberikan dukungan penuh kampanye penggalangan dana Madura United ini. Masalahnya dalam waktu wabah semacam ini, pertolongan sekecil apa saja akan benar-benar bermakna.

“Buat yang ingin bergerak bersama-sama kami, silahkan kita beramal bersama-sama, ” sebut Annisa.

“Kami pun tidak tutup batas minimal. Sebab, saya ketahui banyak yang ingin berperan serta walau dengan jumlahnya benar-benar terbatas. Berapa saja pasti berguna, ” paparnya.

Penggalangan dana ini sendiri, dari info yang didapatkan, tidak mempunyai periode waktu khusus. Batasan waktu kampanye penggalangan dana ini, menurut salah seorang official Madura United, ikuti penentuan status genting Covid-19 dari pemerintah.

Liga 1 Terhenti Akibat Corona, Teco Tak Mudik ke Brasil

Liga 1 Terhenti Akibat Corona, Teco Tak Mudik ke Brasil

Liga 1 Terhenti Akibat Corona, Teco Tak Mudik ke Brasil

Goldewa.com-Liga 1 Terhenti Akibat Corona, Teco Tak Mudik ke BrasilStefano Cugurra Teco pastikan diri tidak akan pulang kampung, ke Brasil, walau persaingan Shopee Liga 1 musim 2020 berhenti karena wabah Corona. Pelatih Bali United ini pilih untuk selalu bertahan di Indonesia sambil menunggu kejelasan lanjutan persaingan.

“Saya pilih masih di Bali saja bersama-sama keluarga. Kami sekeluarga telah memperhitungkan serta memang lebih bagus kami di Bali saja, ” kata Teco, panggilan akrab Cugurra, seperti dikutip situs sah Bali United.

Saya juga mengharap kondisi virus Corona ini dapat cepat usai, serta kami dapat kembali berlatih, ” sambungnya.

Teco sendiri kangen dengan kegiatan di lapangan rumput, yang perlu berhenti karena wabah ini. Dia juga akui ingin dapat melakukan aktivitas seperti biasa .

“Tentunya saya benar-benar kangen untuk latihan . Kami cukup sudah lama libur latihan serta tentunya ingin dapat melakukan aktivitas normal seperti awalnya, ” kata Teco.

Bali United sendiri sekarang liburkan tim mereka. Serdadu Tridatu -julukan Bali United- menanti kejelasan masalah lanjutan persaingan ini.

Awalnya, PSSI pastikan jika Bulan Maret, April, Mei, serta Juni adalah status kondisi khusus genting musibah. Ini tidak terlepas dari menyebarnya penyebaran Virus Corona di Indonesia. Dengan status ini, PSSI meluluskan perkembangan kontrak pemain, pelatih, serta official team peserta persaingan. Upah elemen team ini optimal 25 % dari yang tertera di kontrak.

Disamping itu, dalam ketetapan itu, PSSI tunda agenda kelanjutan persaingan sampai 29 Mei 2020. Bila status genting musibah tidak diperpanjang pemerintah, persaingan akan digelar mulai 1 Juli 2020.

Tetapi, bila pemerintah perpanjang status genting musibah, atau PSSI memandang keadaan belum baik, karena itu musim persaingan ini akan disetop.

Masak Makanan Brasil

Selanjutnya, walau tidak mudik ke Brasil, Teco akui tidak kuatir dengan kerinduannya akan masakan kampung halamannya itu. Masalahnya istri Teco tetap memasak masakan asal Negeri Samba sepanjang libur persaingan ini.

“Sepanjang libur ini, istri yang tetap masak di dalam rumah. Kami lebih pilih untuk makan di dalam rumah saja dibanding makan di luar. Makanan yang biasa kami makan tentunya makanan ciri khas Brasil, ” katanya.

“Jadi memang untuk permasalahan makanan tidak ada permasalahan buat kami sekeluarga, ” tandas Teco.

Pandemi Virus Corona,Klub Serie A Ramai-ramai Pangkas Gaji Pemain

Pandemi Virus Corona,Klub Serie A Ramai-ramai Pangkas Gaji Pemain

Pandemi Virus Corona,Klub Serie A Ramai-ramai Pangkas Gaji Pemain

Goldewa.com-Pandemi Virus Corona,Klub Serie A Ramai-ramai Pangkas Gaji Pemain -Juventus bukan salah satu team yang ambil langkah pemotongan upah pemain ditengah-tengah kondisi wabah virus Corona ini. Tim-tim Serie A yang lain juga rupanya juga bertindak yang sama.

Info masalah pemotongan upah yang dilaksanakan Juventus telah tersebar semenjak kemarin. Beberapa figur bintang, tidak kecuali Cristiano Ronaldo, sudah ikhlas pemasukannya dipotong untuk memantapkan finansial team.

Tidak diketahui dengan cara tentu berapakah besaran upah yang dipotong. Tetapi berdasar laporan dari Sky Sports, club berjulukan Bianconeri itu dapat berhemat sampai 95 juta euro karena aksi ini.

Serta, karena itu, Juventus dan beberapa pemainnya juga memperoleh pujian dari beberapa golongan. Banyak yang berasumsi jika apa yang sudah dilaksanakan Juventus pantas dicontoh oleh club yang lain.

Juventus Tidak Terjebak

Di hari Senin (6/4/2020) waktu ditempat, semua club Serie A membuat pertemuan jarak jauh. Mereka lantas membahas masalah besaran pemotongan upah pemain yang semestinya dilaksanakan.

Pertemuan itu ikut menyertakan Juventus. Tetapi, sang juara bertahan Serie A itu tidak ikut serta dalam persetujuan sebab telah sampai kesepakatan masalah upah dengan beberapa pemainnya terlebih dulu.

Hasilnya, tim-tim itu setuju jika mereka akan memotong sepaerenam upah pemain apabila Serie A masih diteruskan. Apabila musim diurungkan, karena itu upah akan dipotong sebesar sepertiganya.

Pengakuan Serie A

” Searah dengan aksi yang mempunyai tujuan kurangi ongkos tenaga kerja di Italia serta d luar negeri, Serie A ini hari putuskan dengan bundar, dengan pengecualian Juventus yang telah sampai persetujuan dengan beberapa pemain mereka, ada pada satu garis yang sama untuk memikul jumlahnya upah dari pemain, pelatih, dan staf team penting yang lain, ” catat pengakuan Serie A.

” Interferensi ini, yang dibutuhkan untuk jaga hari esok semua skema sepakbola Italia, memberi pengurangan sepertiga dari keseluruhan penghasilan kotor tahunan (atau empat pembayaran bulanan rata-rata inklusif) bila musim tidak bisa diteruskan serta pengurangan seperenam dalam keseluruhan penghasilan kotor tahunan (atau dua pembayaran bulanan inklusif rata-rata) bila tersisa laga pada musim 2019/20 dapat dimainkan dalam beberapa waktu akan datang. “

” Dimengerti jika club akan menerangkan persetujuan ini dengan anggota star mereka dengan cara langsung, ” jelas pengakuan itu.

Serie A mengatakan niatannya untuk mengakhiri musim. Ditambah lagi sesudah UEFA sudah berikan teguran akan larangan hukuman tampil di persaingan Eropa buat liga yang akhiri musim 2019/20 dengan cara sepihak.

Ibunda Pep Guardiola Berpulang Setelah Dinyatakan Positif COVID-19

Ibunda Pep Guardiola Berpulang Setelah Dinyatakan Positif COVID-19

Goldewa.com-Ibunda Pep Guardiola Berpulang Setelah Dinyatakan Positif COVID-19-Satu info duka hadir dari Manchester City. Ibunda sang manager, Josep Guardiola menghadap sang Pencipta sesudah positif menderita virus corona.

Sama yang telah diketahui, wabah virus corona tengah berkecamuk di Benua Eropa. Sebagian besar negara di Benua Biru itu tertular virus yang mematikan itu.

Spanyol salah satu negara yang paling terpengaruh virus ini. Tertera per ini hari, (6/4) ada keseluruhan 135. 032 masalah positif, dimana virus ini mengonsumsi korban nyawa sebesar 13. 055 jiwa.

Salah satunya sebagai korban dari keganasan virus ini ialah ibunda Pep Guardiola. Ini di konfirmasi langsung oleh Manchester City lewat account sosial media mereka.

Positif Corona

Lewat account twitter mereka, City memverifikasi jika ibunda Pep harus menghadap sang pencipta sesudah positif menderita virus corona.

” Keluarga Manchester City benar-benar susah untuk menyampaikan kabar kematian ibu dari Pep, Dolors Sala Carrio di Manresa Barcelona sesudah dia terjangkiti virus corona. Dia berumur 82 tahun. “

” Kesemua orang yang terjebak di club ini ikut bersimpati pada Pep, keluarganya serta semua beberapa temannya di saat susah semacam ini. “

Sempat Donasi Besar

Info wafatnya sang Ibu ini jadi cerita yang ironis buat Pep. Pasalnya beberapa waktu lalu dia menyumbangkan uang dalam jumlahnya besar untuk melawan virus corona.

Sang manager memberi sumbangan uang sejumlah 1 juta Euro pada instansi di Spanyol. Uang itu dipakai untuk beli perlengkapan medis untuk dipakai menantang virus corona.

Masih Dipending

Selain itu, Premier League serta beberapa liga di Eropa sekarang dipending sampai waktu yang tidak dipastikan.

Ini karena wabah corona yang tidak segera lebih baik hingga semua persaingan sangat terpaksa di stop untuk keselamatan pemain dan pemirsa.

Tes Virus Corona,Skuad Manchester United Jalani Tes Dua Kali Sehari

Skuad Manchester United

Skuad Manchester United

Goldewa.com-Tes Virus Corona,Skuad Manchester United Jalani Tes Dua Kali Sehari-Raksasa Premier League, Manchester United diberitakan mengharuskan beberapa pemain serta staf mereka untuk jalani tes virus Corona 2x dalam satu hari.

Wabah virus Corona yang sekarang dinamakan COVID-19 memaksakan persaingan top Eropa, termasuk juga Premier League Inggris untuk di stop sesaat waktu.

Gagasan awal, Premier League akan berhenti sampai 3 April akan datang. Tetapi, dalam perubahannya sekarang persaingan terakbar Inggris itu dipercaya akan vakum lebih lama .

Kebijaksanaan Manchester United

Dengan masih buramnya hari esok kelanjutan persaingan musim ini, termasuk juga di Liga Europa, Manchester United masih repot di tempat latihan mereka, Carrington.

Dikutip The Mirror, staf medis United juga mendapatkan petunjuk untuk lakukan tes virus Corona pada beberapa pemain serta staf saat mereka masuk sarana latihan.

Tidak main-main, tes ini beritanya dilaksanakan sekitar 2x dalam satu hari. Semuanya dilaksanakan buat pastikan kesehatan anggota team keseluruhannya.

Belum Ada Gagasan Lockdown

Lepas dari semakin masifnya penyebaran virus Corona, termasuk juga di Inggris, tim Manchester United sampai sekarang belum merencanakan lakukan isolasi alias lockdown.

Langkah ini awalnya telah dilaksanakan beberapa club Premier League yang lain, dari mulai Arsenal, Chelsea, sampai Everton.

Meskipun begitu, Manchester United masih bertindak penjagaan yang disarankan, sebab beberapa staf dapat juga bersisihan dengan beberapa pemain.