Advertisement
Berita Sepak Bola Liga Champions

Nainggolan Pertanyakan Dua Kartu Merah Lawan FC Porto

Pertandingan kedua leg babak kualifikasi Liga Champions 2016/17, wakil Italia AS Roma mendapatkan keuntungan dengan bermain di kandang sendiri. Terlebih lagi pasukan Luciano Spalletti unggul agregat dari lawan nya FC Porto. Dimana dipertandingan pertama mereka berhasil menahan imbang 1-1.

Nainggolan Pertanyakan Dua Kartu Merah Lawan FC Porto

Dini hari tadi pertandingan leg kedua itu pun terjadi, dimana dalam pertandingan tersebut telah banyak menghadirkan cerita menarik. Total AS Roma meraih tiga kartu merah dalam satu putaran penuh babak kualifikasi kontra FC Porto. Lalu muncul lah banyak pertanyaan, termasuk dari gelandang tengah andalan Roma, Radja Nainggolan yang mengeluhkan dua kartu merah yang diterima tim nya di pertandingan leg kedua di Stadio Olimpico.

Adapun pertandingan leg pertama di markas Porto, kartu merah diterima oleh pemain baru Roma, Thomas Vermaelen akibat akumulasi dua kartu kuning. Pada leg kedua, Daniele De Rossi dan Emerson Palmieri mendapat kartu merah langsung.

Sehingga pertandingan berjalan berat sebelah dan serangan Porto menjadi tidak terbendung lagi. Alhasil tim tuan rumah harus mengakui kemenangan besar kubu tim tamu dengan skor 0-3.

“Walaupun kami ketinggalan lebih dulu. Seperti pada leg pertama, andaikan laga berjalan 11 lawan 11, kami bisa berbuat lebih dan kami masih memiliki peluang. Ketinggalan satu gol dan kehilangan dua pemain, wajar jika kami mengambil resiko dan pertahanan kami menjadi longgar,” kata Nainggolan dalam jumpa pers usai pertandingan.

Lantas Nainggolan mengambil sisi positif nya dan berharap para rekan-rekan nya bisa menjadikan kekalahan ini sebagai pelajaran berharga. Di lain sisi, Nainggolan dan AS Roma akan lebih berfokus kepada Liga Serie A Italia serta tidak lupa menjadikan Liga Europa sebagai batu loncatan mereka agar menjadi lebih baik lagi di pentas Eropa.

“Kami sebenarnya bisa berbuat lebih, namun inilah sepakbola, apapun bisa terjadi. Kami akan mengambil sisi positif nya dan mencoba memperbaiki semua kesalahan yang ada pada kami. Saya rasa kami sudah cukup dewasa untuk fokus di Serie A dan melaju jauh di Liga Europa. Itu bisa jadi target baru tim.” tutup pemain internasional Belgia tersebut.