Berita Sepak BolaBola DuniaPrediksi

Mungkinkah Tite Melepaskan Neymar Sebagai Pemain Starter Saat Hadapi Meksiko

Mampukah Tite melepaskan Neymar dari timnas Brasil

Ada yang mengatakan bahwa pekerjaan tersulit dalam sepakbola adalah seorang manajer, namun selama masa jabatannya menjadi manajer Brasil, Tite selalu membuat keputusan yang cukup berani jika itu menguntungkan timnya. Mungkinkah dalam pertandingan menghadapi Meksiko ia akan kembali merubahnya seperti mencopot Neymar sebagai pemain starternya?

Tite, Manajer Yang Berani Mengambil Resiko

Salah satu keputusan berani yang dimaksud tersebut diantaranya adalah membawa Paulinho ke dalam set-up timnya saat ia masih bermain di Chinese Super League. Hal ini cukup mengejutkan banyak pihak karena biasanya pelatih tim nasional akan ragu jika memanggil pemain yang tidak membela salah satu klub papan atas di lima kompetisi teratas Eropa. Namun penilaiannya ternyata membuat Barcelona merekrutnya,

 Tite mengambil keputusan berani saat mempercayakan Paulinho dan Gabriel Jesus

Tite mengambil keputusan berani saat mempercayakan Paulinho dan Gabriel Jesus

Selain itu, ia menunjukkan kepercayaan yang sangat besar kepada striker muda yang bermain untuk Manchester City yaitu Gabriel Yesus. Pemain yang baru berusia 21 tahun itu ia tempatkan di lini depan selama kualifikasi Piala Dunia. Dan hingga kini, ia termasuk top skorer di timnas Brasil dengan 7 gol, jumlah yang sama dengan pemain bintang senegaranya, Neymar.

Kedua keputusan tersebut membuahkan hasil saat timnya menjadi tim pertama yang lolos di kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan dan selisih 10 poin dibandingkan peringkat dibawahnya yang diisi Uruguay.

Namun yang jadi pertanyaan, apakah Tite akan membuat keputusan lagi berani dari karir manajerialnya dengan meninggalkan Neymar untuk kepentingan tim?

Tite Melepaskan Neymar Sebagai Pemain Starter ?

Memang Neymar telah menjadi pemain bintang saat bermain di Barcelona. Ia pun juga menjadi pemain bintang saat pindah menuju Paris Saint Germain. Ia pun menjadi sorotan publik membungkam lawan-lawannya dengan skillnya yang dibuktikan dengan catatan gol dan assistnya.

Hal yang sama pun ingin ia torehkan di panggung dunia dimana ia ingin menunjukkan penampilan hebatnya dan membuktikan bahwa dirinya lebih hebat dari siapapun termasuk rivalnya Cristiano Ronaldo ataupun mantan rekannya yaitu Lionel Messi. Bahkan beberapa aksinya patut dipertanyakan, seperti dengan rekannya di PSG, ia sempat adu pendapat dengan pemain yang lebih dulu ditugaskan untuk mengeksekusi bola mati. Sikap “saya bisa melakukan semuanya karena saya lebih baik dari Anda ” tentu cukup merusak kekompakkan tim.

Neymar dan Edinson Cavani berebut tendangan bebas saat hadapi Lyon

Neymar dan Edinson Cavani berebut tendangan bebas saat hadapi Lyon

Namun sepertinya keinginannya tak bisa terwujud belakangan walaupun ia telah berusaha keras. Ia memang telah mencetak sebuah gol di babak penyisihan menuju 16 besar Piala Dunia 2018 ini, namun tercatat ia telah kehilangan bola 84 kali hanya dalam 3 pertandingan, yang menunjukkan keinginannya untuk menulis berita utama daripada hanya puas menjadi bagian dari mereka.

Mungkin akan berbeda jika ia mencoba mengutamakan kepentingan rekannya demi terwujudnya kemenangan bersama. Terutama jika ia mengetahui bahwa bukan dirinya saja harapan pendukung Brasil dimana rekan-rekannya juga mengambil bagian.

Neymar Yang 100 Persen Tidak Fit

Neymar memang sempat absen dari pertandingan bersama klubnya dan beristirahat selama tiga setengah bulan karena cedera metatarsal yang dia dapatkan saat bermain untuk PSG. Dan diketahui, para pakar juga mengatakan bahwa dia masih tidak terlihat benar-benar fit.

Mampukah Tite melepaskan Neymar dari timnas Brasil

Mampukah Tite melepaskan Neymar dari timnasnya?

Disisi lain pemain seperti Roberto Firmino, yang mampu menjadi roda penggerak penting di Liverpool untuk mencapai final Liga Champions, dan Fred yang baru saja direkrut oleh Manchester United dumusim panas ini, secara rutin menghangatkan bangku cadangan. Potensi yang mereka miliki terbuang percuma.

Anda bisa saja membantah bahwa Neymar tidak boleh ditinggalkan dimana contohnya bisa terlhat pada Piala Dunia 2014, di mana Brasil menelan kekalahan dengan memalukan dengan Jerman 7-1, karena tanpa Neymar, namun, keadaannya benar-benar berbeda kali ini. Pasalnya hal tersebut merupakan kejadian yang tak terduga sementara, saat ini telah diketahui bahwa dirinya tidak benar-benar fit jauh sebelum turnamen ini dimulai. Hal ini membuat para pemain lainnya memiliki waktu untuk menyadari hal ini dan  secara mental mereka telah mempersiapkan diri mereka untuk bermain tanpa dirinya.

Tak ada yang meragukan tentang dedikasinya kepada tim nasional namun jika ia dimainkan setiap pertandingan, dikhawatirkan performanya akan menurun karena kebugarannya menurun. Mungkin memberi jeda lebih lama akan memulihkannya agar lebih fit, sementara itu, ia juga bisa memberikan kesempatan rekannya memamerkan bakat mereka akan menjadi yang paling bermanfaat dalam jangka panjang.

Namun kembali lagi hal ini membutuhkan keberanian seorang manajer seperti Tite untuk membuat Neymar tak menjadi starter, untuk istirahat sejenak memulihkan kebugaran dirinya. Mungkinkah Tite akan melakukan keputusan ini demi masa depannya yang lebih baik? Atau menunggu kesempatan ia mendapatkan cedera? Semoga saja Brasil tetap unggul menghadapi Meksiko dan mempersiapkan diri untuk menghadapi Belgia atau Jepang di babak berikutnya.