Liga Inggris

Manchester United Kehilangan Gelar Sebagai Klub Terkaya Dunia

tim Manchester United

tim Manchester United

Berita Bola Terupdate – Manchester United tidak akan menjadi klub terkaya Liga Inggris lagi. Tempat mereka kini berada di bawah dua klub sepakbola dunia lainnya dari Premier League. Siapa klub tersebut?

Manchester United sebelumnya menjadi klub sepakbola terkaya di Liga Inggris namun segera meninggalkan tempat tertinggi tersebut di tahun mendatang. Klub dengan nilai kekayaan tertinggi selama 23 tahun klub tersebut akan segera usai.

Jadi, siapa klub sepakbola dunia yang berhasil melengserkan mereka? Mereka adalah Barcelona dan Real Madrid yang sukses merebut posisi mereka di musim lalu. Pendapatan The Red Devils pada musim 2018 sekitar 627.1 juta pounds lebih 100 juta pounds dari penghasilan Manchester City dan Liverpool.

The Citizens menjadi klub terkaya yang kedua untuk Premier League sekitar 538.2 juta pounds. Mereka lebih banyak dari nilai Liverpool dengan 533 juta pounds.

Tim dari MU sudah menjadi klub sepakbola terkaya di Liga Inggris semenjak Deloitte membangun Money League pada tahun 1997 silam, tapi para ahli keuangan memperkirakan jika supremasi tersebut segera usai di musim mendatang. Posisi mereka ditikung oleh The Reds sebagai klub terkaya Liga Inggris berikutnya.

Deloitte mengungkapkan jika penjualan MU menurun dari nilai 560 juta pounds hingga 580 juta pounds selama musim ini. Dua musim tanpa banyak prestasinya, diantara pada Liga Champions, menjadikan nilai kekayakaan mereka terpuruk.

“United sudah menjadi klub Inggris yang hebat sejak kami membangun Money League, namun hal ini membuat kami dalam kondisi yang tertekan jika hal ini dilanjutkan pada tahun 2021 yang akna datang. Hal ini berhubungan dengan Liverpool yang sudah menjalani musim yang mengesankan dan ini membuat MU dapat kehilangan posisi mereka sebagai klub nomor satu,” paparnya.

Prestasi yang kian buruk sejak bersama Ole Gunnar Solskjaer membuat nilai Manchester United kian terpuruk. Mereka harus bekerja keras dalam menjadikan MU kembali seperti masa Sir Alex Ferguson jika tidak ingin masalah finansial mereka kian terpuruk dan ini akan berdampak juga pada kegiatan mereka dalam bursa transfer pemain baru nanti.