Advertisement
Berita Sepak Bola

Klopp: “Liverpool Bermain Seperti Iblis”

Babak perempat final Liga Europa antara Liverpool kontra Borussia Dortmund dini hari tadi telah menghadirkan drama menarik di kedua kubu. Dimana yang paling menonjol adalah kebangkitan Liverpool yang membuat Jurgen Klopp tidak menyangka jika anak asuh nya bisa melakukan itu semua. Menurut pelatih asal Jerman tersebut tim nya bermain sepakbola layak nya sesosok iblis yang tidak memberikan rasa ampun ketika mereka berhasil membalikkan keadaan menjadi 4-3.

Klopp: "Liverpool Bermain Seperti Iblis"

Dengan difisit gol tandang yang sudah digengam kubu The Reds lantas hilang percuma setelah Mats Hummels cs mempu mencetak dua gol cepat pada babak pertama. Memasuki babak kedua, penyerang asal Belgia Divock Origi memberikan angin segar kepada pendukung Liverpool, akan tetapi gol itu tidak bertahan lama usai Marco Reus kembali memperlebar jarak menjadi 3-1.

Berjalannya waktu, keajaiban datang ke Liverpool. Nampak bermain seperti iblis yang tiba-tiba bangkit dari tidur panjang, setelah Phillipe Coutinho, Mamadou Sakho dan diakhiri oleh tandukan manis dari Dejan Lovren di masa akhir semua gol ini terjadi dalam tempo waktu kurang dari 25 menit dan sontak pendukung The Reds bersorak memberikan sanjungan kepada para pemain yang sukses membalikkan keadaan secara dramatis.

Dengan demikian, Liverpool berhak melangkah ke babak semi final Liga Europa musim 2015/16 dengan keunggulan agregat 5-4. Alhasil mereka selangkah lebih dekat menuju trophi satu-satunya yang tersisa bagi Liverpool di musim ini.

“Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, ini adalah malam spesial untuk saya dan juga publik Anfield. Jujur saja ini merupakan pertandingan diluar perkiraan banyak orang. Akan tetapi secara keseluruhan kami pantas meraih kemenangan, disini kami memiliki banyak peluang bagus dan bermain seperti layak nya iblis baru bangkit dari kubur,” terang Klopp kepada media usai pertandingan.

“Sejak peluit di mulai, Dortmund langsung tancap gas. Dengan kualitas yang mereka punya, hampir saja kami kemasukkan gol banyak. Serangan balik cepat mereka sungguh berbahaya dan mampu bertahan melawan mereka adalah hal yang luar biasa,”

“Ketika saya berani memasukkan Joe Allan serta Daniel Sturridge adalah sebuah langkah besar untuk memberikan mereka pesan berbahaya, kami hanya ingin menunjukkan karakter dan kami tidak peduli jika ini berakhir dengan kekalahan. Tiba pada akhirnya, kami mendapatkan hal yang spesial dan ini jelas hal yang terbaik dalam dunia sepakbola. Sebuah pengalaman melatih saya yang sangat mengenang dan sangat sulit dipercaya jika para pemain kami bisa melakukan hal ini.” tutup Klopp.