Berita Sepak BolaLiga ChampionsUEFA

Karius Kurang Konsentrasi

Loris Karius lakukan blunder di final Liga Champions 2018

Loris Karius lakukan blunder di final Liga Champions 2018

Bekas pemain bek Liverpool Mark Lawrenson lakukan analisis pada kesalahan fatal yang dilakukan Loris Karius di babak final Liga Champions 2018. Sebuah hal yang utama, Karius kurang fokus.

Karius lakukan kesalahan fatal sampai 2 kali saat The Reds tunduk dengan skor 1-3 dari Real Madrid di babak final Liga Champions pada hari Minggu (27/5/2018) dini hari WIB. Kedua blunder yang ia lakukan tersebut menjadi cetak angka untuk El Real.

“Kita semua pasti pernah lakukan kesalahan yang memiliki efek pada cetak angka dan biarpun blunder pertama Karius adalah sebuah hal yang fatal, sekarang ini dia melempar bola ke arah Karim Benzema, tersebut pun ada nuansa kesialan,” imbuh Lawrenson.

“Namun, saya anggap dia bakal alami kesulitan untuk kembali bangkit dari kesalahan keduanya, saat melakukan antisipasi sepakan Gareth Bale. Seperti yang dikatakan oleh Juergen Klopp setelah pertandingan, dia sepertinya tak akan lakukan kesalahan (kedua tersebut) kalau tak ada kesalahan yang pertama. Tentu tidak mudah untuk lupakannya (kesalahan yang pertama) biarpun Liverpool dapat dengan cepat untuk samakan kedudukan.”

“Saya menduga dia sedikit kehilangan fokus sebab tahu telah alami kekacauan satu kali di cetak angka pertama Real Madrid dan hal tersebut bukanlah hal yang pertama,” kata dia.

Pemain Liverpool pada tahun 1981-1988 tersebut katakan kalau Karius pun kurang berkonsentrasi lewat hasil oke melawan AS Roma di pertemuan pertama ajang Liga Champions, saat bola tendangan Aleksandar Kolarov berhasil keluar dari genggamannya. Untungnya bola pada waktu itu terbentur mistar.

Tidak hanya itu Lawrenson pun menganggap kalau Karius bukan hanya kurang konsentrasi. Soal kebolehan teknik, Karius juga dikatakan tidak istimewa. Sering kali, hal ini pun bikin Si Merah jadi kerepotan.

“Salah satu hal yang saya perhatikan dari dirinya ialah kalau dia tangkis semua ancaman yang menuju ke gawang. Hal tersebut wajar, masalahnya dia bahkan arahkan bola balik ke arah semula dan bukannya ke bagian gawang,” ucap Lawrenson.

“Hal tersebut pun bikin Liverpool hampir kebobolan di babak pertama melawan Real Madrid saat Karius yang dengan cemerlang menahan upaya Cristiano Ronaldo malah kirimkan bola ke arah (Karim) Benzema, yang dapat membobol gawangnya namun telah menjadi offside,” kata dia.