Berita Sepak BolaBola DuniaLiga Inggris

Kalah Dari Brighton, Inilah Hal Yang Perlu Dirubah United

Eric Bailly melakukan tackle ke Pascal Gross dari Brighton dan dihukum tendangan penalti

Pada hari Minggu kemarin, Manchester United ditaklukkan oleh Brighton & Hove Albion FC saat berkunjung ke markas mereka dengan skor tipis 3-2. Mereka sempat membalas sebuah gol dari tiga bola yang bersarang di gawang mereka di babak pertama, namun  meraka hanya mampu memperkecil selisih gol menjelang menit terakhir. Jika diselidiki lebih lanjut setidaknya ada 5 hal yang perlu dipelajari MU dari kekalahan mereka menghadapi Brighton, sebelum menghadapi Tottenham Hotspur di akhir pekan mendatang. Dan inilah hal yang perlu dirubah United dalam waktu dekat..

1. Pertarungan tanpa Alexis Sanchez

Pemain sayap andalan mereka ini harus absen karena mengalami cedera. Hal ini memaksa Jose Mourinho menggunakan Anthony Martial dibandingkan Marcus Rashford namun sayangnya ia tak membuahkan hasil dan memanfaatkan kesempatan agar bisa memaku tempat menjadi starter team. Bahkan Martial sepertinya terlihat tak bergairah lagi di lapangan. Itulah sebabnya Mourinho ingin melepaskannya di musim panas kemarin, dan mungkin ia juga akan melepaskannya dalam waktu dekat.

Alexis Sanchez saat Manchester United menghadapi Leicester City Agustus 2018

Alexis Sanchez saat Manchester United menghadapi Leicester City Agustus 2018

Kehadiran Sanchez tentu sangat dibutuhkan mengingat energinya dan kemampuan menciptakan peluang seperti saat ia tampilkan menghadapi Leicester City di akhir pekan lalu. Namun rekannya tak ada yang mampu menduplikasi performanya. Apalagi di pertandingan selanjutnya, mereka akan menghadapi Tottenham Hotspur, klub yang menyulitkan lawannya hingga kini. Mereka perlu Sanchez kembali pulih secepatnya, atau memaksa Martial dan Rashford klinis didepan gawang.

2. Jesse Lingard menjadi Starter

Terlihat jelas bahwa di babak pertama walaupun United piawai mendominasi bola, namun Brighton mampu meluncurkan lebih banyak peluang. Akhirnya karena lesunya disisi penyerangan, Lingard diturunkan di babak kedua. Dan inilah pertandingan pertamanya di musim baru.

Ia mampu melakukan penekanan lebih jauh, menggiring bola dan terus memberi bek Brighton sesuatu untuk ditangani. Tentu hal ini perlu dicermati Mourinho dimana ia bisa menurunkannya sebagai starting eleven saat menghadapi pertandingan selanjutnya.  harus menemukan cara untuk menyesuaikan Lingard ke dalam starting line-up untuk pertemuan berikutnya melawan Tottenham Hotspur

3. Pertahanan Manchester United perlu dibenahi

Hingga saat ini Mourinho terus bereksperimen dengan lini belakang defensifnya selama 2017-18 lalu dan hasilnya bisa dibilang lumayan. Namun ia belum menemukan pasangan yang mapan seperti halnya pasangan legendaris dari masa lalu seperti Vidic dan Ferdinand atau Bruce dan Pallister. Inilah salah satu dari tiga alasan mengapa United tidak ditakuti lagi oleh rivalnya.

Eric Bailly melakukan tackle ke Pascal Gross dari Brighton dan dihukum tendangan penalti

Eric Bailly melakukan tackle ke Pascal Gross dari Brighton dan dihukum tendangan penalti

Ia memiliki Eric Bailly dan Victor Lindelof dimana keduanya adalah pemain andalan Mourinho namun eduanya bisa dikatakan bersalah atas ketiga gol yang dicetak Brighton, padahal ketiganya bisa dihindari terutama saat penyelamatan Bailly di menit ke 44 yang membuat mereka dihukum tendangan penalti. Mourinho harus segera menyelesaikan masalah ini, jika mereka ingin mencapai kesuksesan di musim ini.

4. Suramnya masa depan Matteo Darmian

Pemain bek asal Italia itu setelah mengejutkan menjadi starter di pertandingan perdana musim ini, saat menghadapi Leicester City  namun tetap saja ia tampil tak meyakinkan di seluruh pertandingan. Akhirnya tidak dilibatkan sama sekali saat menghadapi Brighton walaupun tidak ada Antonio Valencia. Hal ini membuatnya kembali gagal menyemen sebuah tempat di starting XI.

Di musim lalu, Ia digantikan oleh Ashley Young di sebagian besar musim lalu sebagai bek kiri. Namun dampaknya, Young juga tidak terlihat nyaman walaupun lebih baik dibandingkan Mourinho memempatkan Darmian di lapangan. Terbukti Ia hanya memainkan delapan kali di Premier League musim lalu, dan diprediksi kemungkinan untuknya melanjutkan kebersamaan dengan United di masa depan, semakin menipis.

5. Merubah formasi

Tak dapat dipungkiri banyak klub di Premier League menggunakan sistem 3-4-3, dimana mereka memanfaatkan pemain sayap di lini tengah yang mampu mengubah pertahanan menjadi penyerangan dalam sekejap mata. Apalagi karena mereka kesulitan memiliki pertahanan yang bagus sementara pemain gelandang lebih banyak yang bisa diandalkan. Hal ini juga membuat Young berada ditempatnya semula dan lebih efektif.

Jose Mourino bisa menggunakan formasi 3-4-3 seperti rivalnya Antonio Conte

Jose Mourino bisa menggunakan formasi 3-4-3 seperti rivalnya Antonio Conte

Bermain tiga bek di lini belakang, juga meniadakan kebutuhan untuk memainkan dua bek tengah yang begitu dekat satu sama lain dan memberi United kesempatan untuk memainkan penyerang tambahan. Pasalnya United memiliki penyerang berbakat dibandingkan pemain bertahan . Selain itu empat bek juga belum terbukti berhasil selama setahun terakhir dan sudah waktunya untuk mereka mengalami perubahan.

Demikianlah lima hal yang perlu dipelajari dari kekalahan mereka saat menghadapi Brighton di akhir pekan lalu. Mourinho mungkin sudah mengetahui hal ini namun tak mudah melakukannya mengingat pertimbangan dari berbagai sektor yang ia lebih pahami. Bagaimana menurut Anda.