Berita Sepak BolaGosipLiga Jerman

Inilah Alasannya Mengapa Borussia Dortmund Mengalami Musim Buruk

Roman Weidenfeller kiper dari Borussia Dortmund

Roman Weidenfeller mengungkapkan pendapatnya tentang musim buruk yang menerpa Borussia Dortmund, bukan hanya musim ini, melainkan beberapa tahun kebelakang . Ia pun mengungkapkan kepada media Kicker analisa alasan dibalik ketidakstabilan performa klubnya, yang telah ia bela dari tahun lima belas tahun lebih. Dan inilah alasannya.

Schalke vs Borussia Dortmund 15 April 2018 2-0

Memang dalam pertandingan kemarin pukul 20.30 WIB, Dortmund berkunjung kemarkas Schalke di Veltins Arena dan mengalami kekalahan lagi. Padahal dalam laga tersebut mereka sangat mendominasi permainan baik penguasaan bola maupun menciptakan pelaung dibabak kedua, namun mereka malah kebobolan dua kali.

Mantan kipper andalan Borussia Dortmund yaitu Roman Weidenfeller sempat megungkapkan kepada media tentang kondisi yang dihadapi mantan klubnya dengan mengatakan, “Tidak ada sebuah momen di musim ini, tim mampu bekerja dengan fokus penuh. Sejujurnya, saya mendapat kesan bahwa ada terlalu banyak kepentingan pribadi dan bukan keinginan untuk melaksanakan rencana secara kolektif.”.

Roman Weidenfeller kiper dari Borussia Dortmund

Roman Weidenfeller kiper dari Borussia Dortmund

Kondisi kecenderungan bahwa rekan-rekannya kini menempatkan kepentingan mereka sendiri di atas kepentingan klub, dan bukan sebagai pemain utuh dalam satu tim seperti dikarenakan ‘broken locker room‘, dimana hal ini telah terjadi tidak hanya di musim ini namun juga di tahun-tahun sebelumnya termasuk yang terjadi saat tim diasuh oleh Thomas Tuchel.

Memang dimusim ini Dortmund diasuh oleh pelatih baru dari Belanda yaitu Peter Bosz. Ia pun mampu membawa tujuh pertandingan perdananya di Bundesliga sebagai klub tak terkalahkan dan memuncaki papan klasemen. Sayang, performa  mereka langsung drop setelah mencicipi kekalahan yang terus berlanjut dipertandingan berikunya, yang membuatnya dipecat menjelang tahun baru.

Perubahan cepat secara mengejutkan itu diketahui karena mereka tidak kompak. Julian Weigl sempat mengabaikan instruksi posisi Peter Bosz, Marc Bartra, frustrasi dengan instruksi aneh Bosz, yang menumbuhkan keinginan untuk hengkang dari klub. Aubameyang lebih memilih membela tim yang menggodanya dengan penghasilan besar dibandingkan maju bersama tim. Para pemain terlihat sangat tidak terkoordinasi, dan sebagai hasilnya, tim berseragam kuning hitam itu telah menderita beberapa hasil buruk.

Peter Bosz saat menghadapi Schalke dengan skor 4-4

Peter Bosz mantan pelatih Borussia Dortmund yang dipecat musim ini.

Disinyalir masalah seperti ini membawa virus kepada seluruh pemain lainnya. Jadi taktik sehebat apapun yang dibawa oleh Peter Bosz, tidak akan berpengaruh banyak jika sudah turun lapangan. Ini juga jelas terlihat saat Peter Stoger yang mengambil alih tim dan tidak memiliki apa pun yang diperlukan untuk mendorong skuad ini untuk memenuhi potensinya.

Jika analisa Roman Weidenfeller tentang musim buruk yang menerpa Borussia Dortmund karena rekan-rekannya kini menempatkan kepentingan mereka sendiri di atas kepentingan klub, maka BVB harus bekerja untuk menghidupkan kembali ruang ganti mereka. Ini berarti mereka tidak hanya menyewa seorang manajer baru yang dapat memotivasi para pemain dengan baik, tetapi orang yang memiliki sistem yang dapat didukung oleh seluruh skuad. Para pemain juga harus memahami bahwa masalah apa pun yang mereka butuhkan untuk tetap di luar lapangan tidak merugikan klub dan mengecewakan penggemarnya..