Berita Sepak BolaBola DuniaBursa PemainLiga JermanLiga Spanyol

Inilah Alasan Paco Alcacer Tinggalkan Barcelona

Michael Zorc memresmikan kedatangan Paco Alcacer ke Borussia Dortmund

Striker Barcelona Paco Alcacer mengungkapkan bahwa dirinya tidak lagi senang berada di klubnya karena dia bukan lagi striker cadangan pilihan Barca yang pertama. Itulah alasan Alcacer meninggalkan Camp Nou untuk bergabung bersama Borussia Dortmund untuk menyelamatkan karirnya. Ia pun tak masalah jika klub barunya di Jerman mau merekrutnya dengan status permanen diakhir musim.

Profile Paco Alcacer

Alcacer merupakan pemain jebolan akademi Valencia yang bergabung pada tahun 2005 lalu. Dengan performanya saat itu, ia pun dipromosikan menuju tim cadangan mereka pada tahun 2009 bahkan ia mulai dilibatkan oleh tim utama mulai 2010, walaupun hanya sebagai pemain pengganti saat itu. Ia juga sempat dipinjamkan menuju rivalnya Getafe, pada musim 2012-13 dan berhasil mencetak 4 gol dalam 23 pertandingan di semua kompetisi.

Paco Alcacer saat menjadi kapten kesebelasan Valencia

Paco Alcacer saat menjadi kapten kesebelasan Valencia

Barulah di musim berikutnya, ia perlahan mulai mendapatkan kepercayaan dan berhasil menunjukkan performanya dengan mencetak 13 gol dalam 37 pertandingan di semua kompetisi. Dan hingga musim panas 2016, ia berhasil mencetak 43 gol dalam 124 pertandingan yang melibatkannya bersama Valencia. Real Madrid pun akhirnya tertarik untuk memboyongnya sebagai pemain cadangan mereka dan merekrutnya di musim panas 2016 dengan tebusan 30 juta eruo, dengan Munir El Haddadi, mereka pinjamkan ke Valencia.

Dan memang sebagai pemain cadangan, ia tak memiliki banyak waktu bermain bersama Barcelona, namun ia telah menyumbangkan 15 gol dalam 50 kali ia dilibatkan di berbagai kompetisi dengan menit bermain yang tak banyak, dan 22 kali menjadi starter.

Paco Alcacar dan Barcelona

Pada akhir musim pertamanya di Barcelona, ​​Paco Alcacer cukup senang dengan nasibnya. Ia pun menyadari menjadi cadangan utama tak begitu buruk kedengarannya apalagi didepannya ada Luis Suarez, Lionel Messi, dan Neymar. Ia pun sempat mengatakan saat itu,

“Saya memiliki striker terbaik di dunia di depan saya, di sebelah kanan pemain terbaik di dunia dan di sebelah kiri yang terbaik dalam waktu dekat,”.

Paco Alcacer tak masalah menjadi cadangan Luis Suarez, Neymar dan Lionel Messi di Barcelona

Paco Alcacer tak masalah menjadi cadangan Luis Suarez, Neymar dan Lionel Messi di Barcelona

“Ini sangat rumit dan saya harus bekerja dari hari ke hari untuk bersiap ketika [saya punya] kesempatan untuk bermain. Saya merasa terhormat untuk berpartisipasi dan saya berharap saya akan berada di sini selama bertahun-tahun. Saya sangat senang.”.

Namun di tahun keduanya semuanya telah berubah. Walaupun sempat mendapat pujian dari Luis Enrique tentang kemampuan dan sikap Alcacer yang baik meski menjadi pemain cadangan, itu merupakan musim pertama dan terakhir kalinya dibawah asuhannya. Dan ini berarti ia harus beradaptasi lagi dengan pelatih baru yang ditunjuk oleh klubnya,

Mereka pun akhirnya menangkat Ernesto Valverde sebagai pelatih mereka dari Athletic Bilbao. Memang bagi Alcacer ini bukanlah pengalaman pertamanya dibawah asuhan Valverde karena sempat bertemu di Valencia. Namun strateginya membuatnya lebih jarang dimainkan di musim lalu. Dan akhirnya ia memilih untuk menyelamatkan karirnya di musim ini.

Paco Alcacar dan Borussia Dortmund

Tentu peluang tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Dortmund, dimana mereka membutuhkan striker tambahan setelah ditinggal Pierre Emerick Aubameyang di musim lalu menuju Arsenal. Mereka juga tak ingin mempermanenkan Michy Batshuayi karena Chelsea ingin menambahkan klausal buy back untuk sang pemain, sementara Dortmund tak ingin pemainnya terikat. Dan akhirnya mereka berhasil merekrut Alcacer dengan status pinjaman.

Michael Zorc memesmikan kedatangan Paco Alcacer ke Borussia Dortmund

Michael Zorc meresmikan kedatangan Paco Alcacer ke Borussia Dortmund

Direktur olahraga BVB yaitu Michael Zorc mengumumkan kedatangannya di Signal Iduna Park dan mengatakan, “Kami benar-benar senang Paco Alcacer telah memilih untuk bergabung dengan Borussia Dortmund dan kami sangat yakin bahwa pemain ini akan cocok untuk gaya kami bermain. “.

“Paco membuktikan kualitasnya selama masa mudanya di Valencia, mencetak banyak gol, dan memperoleh status khusus di sana hanya pada usia 22 tahun, ketika dia menerima ban kapten. Di Barcelona, ia bekerja bersama beberapa pemain terbaik di dunia setiap hari. Fakta bahwa dia sekarang mengambil keputusan untuk membuat awal yang baru setelah dua tahun adalah disebabkan oleh persaingan yang sangat berat untuk menyerang tempat di klub. ”.

Memang Alcacer tidak cocok untuk gaya bermain Valverde. Valverde terus-menerus menerapkan formasi 4-4-2, dan ia masih belum dipercaya sebagai alternatif untuk memenuhi salah satu peran ini. Tentu dengan mudah dimengerti mengapa dia akhirnya memutuskan bahwa dia harus meninggalkan Barca di mencari sepakbola reguler.

Itulah alasan mengapa Paco Alcacer meninggalkan Camp Nou untuk bergabung bersama Borussia Dortmund demi menyelamatkan karirnya. Ia sendiri merupaukan finisher klinis dengan gerakan cerdas, apalagi usianya masih 24 tahun dimana ia masih memiliki masa depan yang cemerlang. Namun mampukah dirinya membawa Dortmund meraih kejayaan di semua kompetisi musim ini dimana Bayern juga diyakini mampu bersaing di liga Champions dan lainnya juga.