Berita Sepak BolaBola DuniaLiga Inggris

Guardiola Sadari Sulitnya Pertahankan Gelar Premier League

Pep Guardiola saat menerima kenyataan permainan imbang dari Wolverhampton Wanderers FC

Pada akhir pekan kemarin, Manchester City ditahan imbang oleh The Wolves dengan skor 1-1. Hal ini cukup mengejutkan bagi Pep Guardiola, karena Wolves merupakan tim yang baru dipromosikan ke Premier League musim lalu, sementara mereka adalah jawara di kompetisi tersebut. Meskipun demikian, Guardiola menyadari bahwa laga tersebut bisa menjadi pengingat dirinya tentang betapa sulitnya mempertahankan gelar Premier League.

Wolverhampton Wanderers F.C. vs Manchester City

Dalam laga yang diselenggarakan pada tanggal 25 Agustus kemarin pukul 18.30 WIB, City mendominasi permainan baik penguasaan bola maupun dalam menciptakan peluang. Namun formasi 3-4-2-1 rivalnya menyulitkan mereka untuk menghasilkan angka di babak pertama. Bahkan di babak kedua di menit ke 57, The Wolves menghasilkan angka lebih dulu berkat sundulan Willy Boly. Beruntung di menit ke 69, Aymeric Laporte berhasil menyamakan kedudukan. Sayang hal tersebut tak dilanjutkan lagi walaupun telah menekan pertahanan lawan.

Pep Guardiola dan Premier League

Hal ini cukup disayangkan karena City telah berhasil meraih piala Premier League dangan memecahkan 11 rekor di kompetisi tersebut, termasuk kemenangan terpanjang dalam satu musim dan poin terbanyak dalam satu musim. Namun Guardola mengakui bahwa kenyataan dilapangan tentang kesulitan di Premier League tetap sama. Ia mengatakan, “Anda [media] memiliki lebih banyak pengalaman daripada saya di sini di Liga Premier di Inggris,”.

“Sejak saya tiba di sini [orang bilang] setiap pertandingan adalah sulit untuk dimenangkan. Itulah kenyataannya. Tidak ada yang berubah. “.

“Kami tahu itu sebelum kami datang ke sini [ke markas The Wolves]. Kami mencoba memainkan permainan terbaik kami. Sayangnya kami tidak bisa menang. Lain kali kami akan mencoba [lebih baik lagi].”

Pep Guardiola saat menerima kenyataan permainan imbang dari Wolverhampton Wanderers FC

Pep Guardiola saat menerima kenyataan permainan imbang dari Wolverhampton Wanderers FC

Pep Guardiola dan The Wolves

Sebenarnya kedua kubu juga pernah bertemu di perdelapan final Carabao Cup dan hasinya adalah imbang. Namun saat itu City beruntung karena melanjutkan laga berikutnya setelah menang adu penalti. Meskipun demikian hal ini tetap tak membuat Guardiola mengakui bahwa dirinya kagum dengan cara pendekatan taktis Nuno menghadapi stateginya.

” Setiap manajer dapat melakukan [apa yang mereka inginkan] karena mereka tahu yang terbaik untuk tim mereka. Saya tidak suka ketika manajer lain menilai pekerjaan saya atau pekerjaan kami, apa yang ingin kami lakukan. “.

“Para manajer lainnya memutuskan sesuatu karena mereka tahu tim mereka, mereka tahu para pemain, mereka melihat permainan kami dan memutuskan untuk bermain dengan cara itu. Ini terlihat sempurna. “.

“Sepak bola adalah untuk menemukan rahasia dari apa yang lawan coba lakukan dan mencoba untuk mengalahkan mereka. “.

“Tapi, tentu saja, penonton di stadion dan penonton di TV menikmati [Serigala melawan City] karena mereka punya peluang, kami punya peluang. Saya pikir untuk Liga Premier itu bagus.”.

Namun empat perubahan yang telah diilakukan Guardiola di Manchester City masih kurang npermainan imbang saat menghadapi Wolverhatmpton sudah cukup untuk menjadi pengingat Guardiola bahwa betapa sulitnya mempertahankan gelar Premier League. Dan kini ia dan timnya segera mempersiapkan diri menghadapi Newcastle United di Etihad Stadium, alam kompetisi Premier League. Akan menarik untuk melihat progres mereka.