Advertisement
Berita Sepak Bola

Gianluigo Buffon: “Juventus Tersingkir Secara Terhormat”

Kiper sekaligus kapten Juventus, Gianluigi Buffon sadar betul dengan apa yang terjadi dengan timnya pada dini hari tadi. Namun sang kiper tetap merasa besar hati dengan penampilan rekan-rekannya diatas lapangan, walaupun mereka harus rela tersingkir secara sakit ditangan Bayern Munchen pada babak 16 besar liga champions 2015/16.

Gianluigo Buffon: "Juventus Tersingkir Secara Terhormat"

Sebenarnya si Nyonya Tua memiliki pintu lebar untuk bisa melangkah kebabak perempat final, secara Alvaro Morata cs mampu mencuri keunggulan 2-0 dibabak pertama. Namun pahlawan Munchen datang dari Robert Lewandowski dan Thomas Muller yang mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 menutup 90 menit berakhir, hingga memaksa kedua tim memainkan babak tambahan.

Dibabak tambahanlah mala petaka datang menghampiri Juventus, tim tuan rumah mampu mencetak dua gol dari kaki Thiago Alcantara dan Kingsley Coman. Dengan hasil akhir 4-2 secara otomatis Bayern Munchen berhak melaju kebabak selanjutnya dengan agregat 6-4. Namun kekalahan ini dianggap Buffon sebagai langkah besar Juventus dengan melihat dari sisi positif untuk perkembangan tim dimasa depan.

“Kekalahan ini harus kita ambil sisi positifnya, mari kita sama-sama menyimak apa yang kita dapatkan. Sebagai gambaran kecil bahwa kita lebih baik ketimbang musim lalu. Kami tersingkir secara terhormat, semua orang bisa menilainya dengan apa yang kita mainkan malam ini,” ungkap Buffon dalam halaman resmi milik UEFA.

“Hasil akhir dari pertandingan sepakbola adalah tergantung daru jumlah peluang yang mampu mereka maksimalkan. Lawan berhasil melakukan itu pada babak kedua dan jelas mengambil keuntungan dari beberapa peluang yang mereka dapatkan,”

“Merasa disesalkan jika kemasukkan bola pada menit-menit akhir, siapa pun pasti merasakan hal yang sama. Namun kami tetap merasa bangga bahwa kami tersingkir dari turnamen ini dengan terhormat.” tutup kiper timnas Italia yang akan berlaga di Euro 2016 Prancis mendatang.