Berita Sepak BolaBola DuniaBursa PemainLiga PrancisProfil Pemain

Gelandang Berkualitas PSG yang tersingkir

Blaise Matuidi saat masih bermain bersama PSG

Di artikel sebelumnya telah diungkap striker andalan yang pernah dilepaskan PSG dan pemain bek tengah yang dijual mereka, namun bagaimana dengan pemain posisi gelandang. Tentu sangat banyak pemain mereka yang luar biasa, namun dengan persaingan ketat, akhirnya mereka harus tersingkir dengan pemain baru. Dan inilah pemain gelandang berkualitas PSG yang tersingkir dari klub.

Blaise Matuidi

Blaise Matuidi ditandatangani PSG sebagai pengganti Claude Makelele pada tahun 2011 lalu dari rivalnya Saint Etienne. Saat itu ia di lego dengan tebusan sebesar 7,5 juta euro ditambah bonus lainnya. Pamornya pun bertambah naik saat ia mengarungi tujuh tahun bersama PSG dimana ia telah memainkan 295 pertandingan yang ditebus dengan 33 gol dalam masa bakti enam musim lebih. Ia pun membantu raksasa Prancis meraih 16 piala sejak keberadaannya, termasuk empat diantaranya dari Ligue 1.

Blaise Matuidi saat masih bermain bersama PSG

Blaise Matuidi saat masih bermain bersama PSG

Sayang ia pun beralih menuju Juventus pada musim panas 2018 kemarin, dimana sebelumnya ia telah mencetak 4 gol dalam 46 pertandingan yang melibatkanya di musim lalu. Ia pun sempat membantu klub barunya meraih dua gelar juara bersama PSG dan menjadi pemain kunci saat ia membantu timnas Prancis meraih gelar juara Piala Dunia FIFA 2018 lalu.

Javier Pastore

Pastore juga merupakan salah satu dari banyak pemain yang direkrut PSG pada musim panas 2011 lalu,setelah pengambilalihan klub ke Oryx Qatar Sports Investments (QSi). Dia bergabung dengan PSG dari klub Italia Palermo dengan tebusan sekitar 39,8 juta euro.

Javier Pastore saat membela PSG mengahadapi Real Madrid di Liga Champions

Javier Pastore saat membela PSG mengahadapi Real Madrid di Liga Champions

Ia telah dilibatkan sebanyak 265 pertandingan untuk PSG dalam tujuh musim, mencetak 45 gol dan memberikan assist 59 kali. Pada awalnya pemain asal Argentina tersebut mendapatkan banyak menit bermain bahkan musim debutnya di mana ia mencetak 16 gol dan 8 assist. Namun tiga musim terakhir jatahnya mulai berkurang karena cedera sementara ketidakhadirannya membuat Unai Emery memberikan kesempatan kepada pemain lain. Dan saat ia pulih, persaingan semakin tempat untuk mendapatkan kembali posisinya.

Kini pemain berusia 29 tahun itu meninggalkan PSG di musim panas kemarin untuk kembali ke Italia membela AS Roma setelah memenangkan 16 piala di Prancis.

Grzegorz Krychowiak, Hatem Ben Arfa dan Benjamin Stambouli

Ketiga pemain ini sebenarnya memiliki potensi yang sangat baik namun karirnya tersendat di PSG ditengah jalan tanpa mengetahui penyebabnya.

Grzegorz Krychowiak

Krychowiak ditebus  oleh PSG sebesar 27,5 juta euro dari Sevilla pada musim panas 2016 dengan masa bakti lima tahun. Namun sayangnya di musim perdananya ia hanya dimainkan 11 kali saja di Ligue 1. Akhirnya ia menyelamatkan karirnya dengan beralih menuju West Brom Alibion dan Locomotiv Moscow, walaupun dengan status pinjaman.

Hatem Ben Arfa

Hatem Ben Arfa sering duduk di bangku cadangan

Hatem Ben Arfa sering duduk di bangku cadangan PSG

Sementara Ben Arfa sempat diperebutkan oleh beberapa klub papan atas Eripa setelah mencetak 18 gol dalam 37 pertandingan bersama Nice, namun ia memilih untuk bersama PSG dengan kontrak dua tahun. Di musim perdananya ia sempat dimainkan 32 kali dan mencetak 4 gol, namun hanya 9 kali ia menjadi starter. Dan di musim keduanya ia sama sekali tidak pernah dimainkan klub, yang ia sendiri tak tahu alasannya. Ia pun meninggalkan klub di musim panas ini bahkan belum mendapatkan klub.

Benjamin Stambouli

Disisi lain, Stambouli mengawali karirnya di Montpellier pada tahun 2010, dan beralih menuju Tottenham Hotspur empat tahun kemudian. Sayang ia tak mendapatkan waktunya di Premier League. Meskipun demikian, PSG dibawah asuhan Laurent Blanc, menebusnya dengan harga 6 juta poundsterling. Namun dengan persaingan ketat, ia meninggalkan negaranya lagi dan beralih menuju Schalke setahun kemudian.

Demikianlah lima dari sekian banyak pemain gelandang berkualitas PSG yang tersingkir dari klub karena jarang digunakan oleh mereka. Siapa lagi kira-kira yang diantaranya yang mengalami hal yang serupa?