Advertisement
Liga Inggris

Gabbiadini ‘Hidup’ Lagi di Southampton

manolo gabbiadini

Tersisih dari Napoli, mulai hidup lagi bersama Southampton. Paling tidak itulah gambaran tepat bagi seorang Manolo Gabbiadini yang tengah memburu panggung di Premier League.

Tidak usah menyaksikan dari tahun perdana Gabbiadini berseragam Napoli, namun catatannya di paruh pertama musim 2016 ini saja telah memperlihatkan bagaimana suramnya kiprah striker berusia 25 tahun tersebut.

Dicatatkan oleh Whoscored, Gabbiadini cuma bisa mendulang tiga gol dari 13 performa di Serie A yang enam di antaranya diawali sebagai pemain pengganti. Bahkan Gabbiadini musim ini hanya mencetak lima gol.

Hal itu disebabkan Gabbiadini kalah pamor ketimbang Dries Mertens yang justru semakin kinclong ketika diturunkan di posisi nomor 9, tempat yang harusnya jadi milik Gabbiadini. Mertens musim ini saja telah mencetak 16 gol di Serie A.

Ditambah lagi Gabbiadini harus bersaing melawan Arkadiusz Milik yang musim ini direkrut guna menggantikan Gonzalo Higuain yang pergi ke Juventus. Nampaknya Gabbiadini memang kurang cocok dengan pakem Maurizio Sarri saat ini.

Dengan penampilan yang bisa dibilang “pas-pasan” semenjak direkrut Il Partenopei dari Sampdoria pada Januari 2015, 25 gol dari 75 pertandingan, maka Gabbiadini pun dilego pada jendela transfer musim dingin lalu.

Ialah Southampton yang kemudian bersedia menampung pemain berpostur badan 186 cm tersebut. Kehadiran Gabbiadini pun awalnya diragukan oleh banyak orang mengingat dirinya harus beradaptasi dengan ketatnya sepakbola Inggris.

Walau begitu Soton pernah memiliki penyerang asal Italia yakni Graziano Pelle. Maka dari itu manajer Claude Puel tak ragu untuk mempercayai Gabbiadini.

Kepercayaan yang lantas bisa dibayar Gabbiadini kala dirinya mampu mendulang lima gol dari tiga kali bermain sebagai starter oleh Puel termasuk sepasang golnya ke jala Manchester United pada final Piala Liga Inggris semalam.

Tapi sayang gol-gol Gabbiadini gagal memenangkan the Saints yang akhirnya tumbang 2-3. Padahal Gabbiadini sejatinya mampu membobool gawang Setan Merah di awal laga walau dianulir karena lebih dulu offside.

Bagaimanapun juga, performa Gabbiadini sejauh ini bisa jadi bukti bila dirinya masih belum “habis” atau cenderung “mati”, karena sekarang dia “hidup” kembali bersama Southampton.