Advertisement
Gosip Piala Eropa

Fans Inggris Kembali Rusuh, Polisi Bubarkan Dengan Gas Air Mata

Berkumpul dipusat kota Lille dengan skala besar yang diperkirakan fans fanatik Inggris atau biasa dikenal dengan Holigans itu kembali berulah dengan melakukan tindakan rusuh.

Fans Inggris Kembali Rusuh, Polisi Bubarkan Dengan Gas Air Mata

Berdasarkan laporan yang didapat, telah terjadi kericuhan antara pendukung Inggris dengan pihak kepolisian Prancis di sebuah jalan kota Lille. Dalam hal ini, pihak berwajib terpakasa menembakan gas air mata ke arah pendukung Inggris agar membubarkan gerombolan tersebut.

Adapun sebuah laporan yang memberitakan jika kejadian rusuh ini bermula ketika fans garis keras Inggris bertemu dengan fans Russia di Lille. Dimana kota tersebut merupakan tempat berlangsung nya laga perdana Grup C antara Russia kontra Slovakia.

Fans Inggris Rusuh

Sedangkan laga besar antara Inggris lawan Wales baru akan berlangsung kamis ini di kota Lens yang berjarak 27 km dari kota Lille. Jarak pendek antar kota di Prancis itu telah membuat beberapa pendukung Inggris tersebar di sekitar kota Lens dan salah satu nya berada pas di kota Lille.

Lantas pertemuan kedua kelompok pendukung itu disinyalir akan menimbulkan masalah besar. Demi menjaga keamanan serta kenyamanan penduduk kota tersebut, pihak kepolisian Prancis mencoba untuk memecah kerumunan pendukung Inggris agar menjauh dari pendukung Russia. Akan tetapi, tindakan baik Polisi Prancis itu mendapatkan perlawanan sengit.

“Kami melihat begitu banyak nya kerumunan pendukung dari tiga negara macam Inggris, Wales, Slovakia. Sedangkan pendukung Russia berada di luar stasiun dan menunggu keributan itu terjadi. Jelas ini seperti bom waktu yang siap meledak kapan saja,” ungkap Oliver Larkworthy selaku dari salah satu pendukung Inggris.

Antisipasi Kepolisian Prancis ini merupakan langkah yang baik agar kejadian yang tidak diinginkan kembali terulang. Terbukti, beberapa waktu yang lalu pendukung Inggris dengan pendukung Russia terlibat adu kontak sebelum dan sesudah pertandingan yang terjadi di kota Marseille. Namun disana tidak ada korban jiwa atau pun luka-luka.