Advertisement
Liga Inggris

Fakta Menarik Setelah Ranieri Dipecat Leicester

claudio ranieri

Leicester City di luar dugaan mendepak manajernya Claudio Ranieri. Keterpurukan Si Rubah merupakan alasan petinggi klub memberhentikan manajer yang sudah mewujudkan dongeng di Premier League.

Claudio Ranieri sejatinya sudah cukup familiar bagi persepakbolaan Eropa. Pria 65 tahun itu pernah menukangi berbagai tim top Benua Biru.

Dua musim lalu Ranieri bersinar lagi usai mengantarkan The Foxes menjuarai Premier League. Ketika itu banyak yang menyanjung kualitas pelatih asal Italia itu. Dia sukses mengubah tim Leicester City yang musim sebelumnya nyaris degradasi menjadi tim cukup tersohor di ranah Inggris.

Hebatnya, Raniari mengangkat trofi bergengsi itu dengan amunisi seadanya. Minim pemain bintang, The Foxes di bawah kepelatihannya jadi ancaman berarti untuk tim-tim unggulan.

Berikut ini beberapa fakta setelah pemecatan Ranieri :

1. Ditusuk dari belakang?

Pemecatan Raniri di luar dugaan banyak orang. pasalnya keputusan tersebut cuma selang 16 hari usai klub menegaskan dukungannya terhadap pelatih asal Italia itu. Sebelumnya, manajemen The Foxes berjanji bakal tetap berada di belakang Ranieri yang berada di bawah tekanan.

2. Bukan yang pertama

Nasib yang menimpa Ranieri bukan hal baru di Premier League. Sebelum ini tiga manajer yang berhasil mengantarkan timnya juara harus menyudahi mengakhiri kontraknya lebih cepat. Ketiganya ialah Roberto Mancini, Sir Alex Ferguson, dan Jose Mourinho. Bedanya Ferguson memilih mundur meski pad amusim sebelumnya sukses besar di MU.

3. Jurang Degradasi

Ranieri lengser usai Leicester menderita tujuh kekalahan dari sembilan kali bertanding di berabgai ajang. Bahkan Leicester tersingkir dari Piala FA pekan lalu usai dikalahkan dari tim kasta ketiga Millwall. Sekarang ini Leicester terjerembab di peringkat 17 mengumpulkan nilai 21.

4. Kurang dari Setahun

Masa kerja eks pelatih Chelsea ini tidak sampai sathu tahun setelah membawa Leicester menorehkan sejarah dengan menjuarai Premier League musim lalu. Sampai didepak, pengabdian Ranieri cuma 298 hari.

5. Rekor Leicester bersama Ranieri

Selama melatih Jamie Vardy cs. Ranieri telah menjalani 81 laga di seluruh level kompetisi. Dari keseluruhan Leicester menang 36 kali, 22 seri, dan 23 kali tumbang.