Berita Sepak BolaBola DuniaBursa PemainLiga InggrisLiga Prancis

Fabinho Mengajak Mbappe, Mbappe Mengajak Kante

Fabinho mengajak Kylian Mbappe untuk bergabung bersama Liverpool

Fabinho, sempat mengungkapkan keinginannya mengajak mantan rekan klubnya Kylan Mbappe, menuju klub barunya di Inggris yaitu Liverpool. Menariknya, Mbappe sendiri juga mengakui bahwa dirinya juga malah sempat mengajak rekan senegaranya yang berlaga di Inggris yaitu N’golo Kante, agar bergabung menuju klub barunya di Prancis.

Fabinho  mengajak Mbappe

Memang Fabinho sempat bekerja sama dengan Mbappe saat membela AS Monaco dan mereka berdua berhasil membantu klub tersebut meraih gelar juara Ligue 1 untuk pertama kalinya dalam 17 tahun terakhir. Namun di musim panas tahun lalu, Mbappe direkrut dengan status pinjaman oleh rivalnya PSG, dan kini dipermanenkan dengan tebusan 145 juta euro ditambah 35 juta bonus lainnya jika syarat dan ketentuannya terpenuhi.

Fabinho pun menyusul Mbappe meninggalkan Monaco untuk menuju Liverpool di Inggris dengan kesepakatan 45 juta euro, pada bursa trasnfer musim panas ini. Dan menariknya, walaupun Ia belum mencicipi ketatnya persaingan di Premier League dan menampilkan performanya di klub barunya, ia ingin berusaha meyakinkan mantan rekan setimnya itu , untuk bergabung dengan tim asuhan Jurgen Klopp.

Fabinho mengajak Kylian Mbappe untuk bergabung bersama Liverpool

Fabinho mengajak Kylian Mbappe untuk bergabung bersama Liverpool

Ia mengatakan, “Dia (Mbappe) telah mengatakan musim ini [empat piala di empat kompetisi di Prancis] dia akan tetap di PSG. Tetapi saya akan mencoba perlahan untuk meyakinkan dia untuk datang [ke Liverpool],”

“Apa yang dilakukan dengan timnas Prancis sungguh luar biasa. Apa yang Mbappe lakukan dalam dua tahun sepak bola profesional juga luar biasa.”, tambahnya kepada mantan rekannya yang meraih penghargaan sebagai Pemain muda terbaik di Piala Dunia 2018,

Mbappe mengajak Kante

Pemain sayap PSG itu juga sempat mengakui bahwa dirinya juga telah berkomunikasi dengan klubnya dimana mereka memiliki kemungkinan untuk menandatangani gelandang baru. Dan saat dimintai pendapat, ia telah mengeluarkan rekomendasi positif kepada klub tentang rekan senegaranya yang kini membela Chelsea yaitu N’Golo Kante. Bahkan Mbappe sendiri juga mengakui bahwa dia telah mendesak Kante untuk bergabung dengan PSG di musim panas ini.

Memang Kante, telah membuat peningkatan luar biasa dengan membantu Les Bleus meraih kemenangan di turnamen di Rusia, telah memenangkan dua gelar Premier League dengan dua klub yang berbeda secara beruntun. Sebelumnya ia mendapatkannya saat membela Leicester City dan kedua saat ia membela Chelsea.

Karena itulah saat Mbappe ditanya oleh presiden klub Nasser Al-Khelaifi tentang kemungkinan penandatanganan rekannya yang berusia 27 tahun , dan telah menugnkapkan rekomendasinya dan mengatakan kepada media France Football, “Memang benar bahwa presiden berkonsultasi dengan saya.”.

Kylian Mbappe mengajak Ngolo Kante bergabung bersama PSG

Kylian Mbappe mengajak Ngolo Kante bergabung bersama PSG

“Saya berbicara dengan N’Golo selama Piala Dunia, tetapi tidak secara ekstensif karena saya tahu apa yang terjadi ketika Anda membombardir otak dengan masalah transfer. Pada akhirnya, saya meninggalkan beberapa kata di dirinya , bahwa ia akan menemukan jawabannya begitu ia sampai di rumah dan mengirim pesan kembali [kepada saya].”.

Kante sendiri bergabung dengan Chelsea dengan tebusan 32 juta poundsterling di musim panas 2016 lalu dengan masa bakti selama lima tahun. Namun kini diketahui bahwa PSG harus membayar sekitar 100 juta poundsterling untuk dapat menandatangani gelandang bertahan dengan stamina tinggi itu dan telah membidik Tanguy Ndombele dari Lyon sebagai pengganti potensialnya. Sementara disisi lain, PSG sempat membidik Danny Rose untuk memperkuat pasukannya di musim depan, dengan harga yang lebih murah.

Entah apa yang terjadi saat ini dimana Fabinho mengajak Mbappe, Mbappe mengajak Kante ke klub barunya masing-masing. Apakah mereka sebagai perpanjangan dari divisi perekrutan mereka? Apakah mereka memiliki pekerjaan baru sebagai agen untuk menggoda pemain incaran mereka selain bermain di lapangan? Apapun itu seharusnya takkan menjadi permasalahan dimasa depan baik dengan klub maupun dengan rekannya.