Berita Sepak BolaBola DuniaLiga ChampionsLiga Prancis

Deschamps : Tuchel Takkan Mampu Mengantarkan PSG ke Liga Champions

Thomas Tuchel dan Piala Champions League

Pelatih Prancis Didier Deschamps belum lama ini mengungkapkan bahwa Thomas Tuchel bukanlah pelatih yang memiliki kualitas yang cukup untuk mengantarkan Paris Saint-Germain ke Liga Champions. Padahal sang pelatih telah membawa timnya meraih delapan kemenangan beruntun di musim ini di Ligue 1. Ia juga meraih piala Trophée des Champions pada awal Agustus lalu, menghadapi Monaco.

Pencapaian PSG

Les parisiens telah berhasil mengoleksi lima gelar Ligue 1 dari enam tahun belakangan,setelah pada musim 2016-17, AS Monaco menyela kebahagiaan mereka sesaat. Sementara di kompetisi lainnya, mereka juga meraih empat piala Coupe de France dan lima Coupe de la Ligue, sedangkan di kompetisi Trophée des Champions, mereka menyabet semua piala dalam kurun waktu yang sama. Tak dapat dipungkiri mereka mendominasi kompetisi domestik di Prancis sejak mereka diambil alih oleh Oryx Qatar Sports Investments (QSi), dimana mereka banyak berinvestasi merekrut pemain berbakat yang harganya sangat besar.

Sayang keperkasaan mereka di kompetisi domestik belum bisa mengimbangi kekuatan lawan mereka di tingkat Eropa. Mereka merekrut dua pemain dengan biaya transfer termahal di dunia dalam satu tahun belakangan, namun hal itu masih belum cukup. Bahkan walau mereka telah mencetak lebih dari 100 gol dan hanya kebobolan 29 gol di Ligue 1, di musim lalu.

Thomas Tuchel danPSG

Raksasa Ligue 1 pun akhirnya merekrut Thomas Tuchel, seorang mantan pelatih Mainz 05 dan Borussia Dortmund. Mereka berharap pelatih asal Jerman itu mampu membawa mereka meraih kejayaan di Eropa, walaupun Ia hanya berhasil memiliki sebuah piala dalam karir kepelatihannya (DFB Pokal bersama Borussia Dortmund).

Thomas Tuchel meraih piala pertamanya di PSG dalam kompetisi Trophée des Champions 2018

Meskipun demikian, Tuchel mampu membawa timnya meraih delapan kemenangan dalam delapan laga perdana di Ligue 1 musim ini. Bahkan PSG mampu meraih 27 gol dalam delapan laga tersebut dan hanya menelan 6 gol saja. Namun lagi-lagi masih banyak yang meragukan kemampuan mereka di Eropa. Sebut saja saat menjalani pertandingan perdana di Liga Champions musim ini, dimana mereka menelan kekalahan menghadapi Liverpool.

Didier Deschamps dan Thomas Tuchel

Pelatih Prancis yang sempat mengasuh AS Monaco dan Marseille, termasuk salah satu pendukung bahwa Tuchel kurang mampu membawa PSG meraih kejayaan di tingkat Eropa. Ia mengatakan kepada media Bild. “[Tuchel] memiliki keterampilan sosial tingkat tinggi, bekerja dengan sangat teliti, memiliki otoritas dan pada saat yang sama memiliki kedekatan tertentu dengan para pemain,”.

Thomas Tuchel dan Piala Champions League

Thomas Tuchel dan Piala Champions League

“[Tapi] ada banyak hal yang terjadi di Paris. Dia bukan seorang pesulap [pelatih yang memiliki keajaiban]. Mereka bermain di liga di mana mereka memenangkan sebagian besar pertandingan bahkan dengan segala kesulitan, dan kemudian tiba-tiba menemukan diri mereka di Liga Champions lagi, melawan oposisi yang memiliki kualitas dan agresi benar-benar berbeda. “.

“Skuad tidak terbiasa dengan itu.”.

Memang perjalanan Tuchel masih panjang di musim ini. Sebuah Kekalahan menghadapi Liverpool masih memungkinkan mereka untuk lolos dari babak penyisihan dimana pada hari Rabu ini, PSG akan menghadapi Red Star Belgrade dan berusaha mengembalikan keperkasaan mereka di Liga Champions. Mereka telah memiliki semangat yang tinggi setelah mereka menghadapi Nice di akhir pekan lalu di Ligue 1, dengan skor  0-3.

Namun mungkinkah pendapat Didier Deschamps tentang Thomas Tuchel yang tak akan mampu mengantarkan PSG ke Liga Champions adalah benar? Apakah karena sang pelatih mereka kurang berkualitas atau skuad mereka yang tak memiliki mentalitas untuk bersaing di Liga Champions? Apapun itu, akan menarik untuk melihat permbuktian mereka di musim ini.