Berita Sepak BolaBola DuniaLiga ItaliaProfil PemainSerba Serbi

‘Cristiano Ronaldo Effect’ Lebih Diinginkan Juventus?

Pembesar Juventus ikut memepeenalkan Juventus ke para penggemar

Walaupun Cristiano Ronaldo, hingga saat ini belum memberikan dampak apapun di lapangan dengan Juventus (karena memang belum menjalani pertandingan apapun bersama mereka), namun ia telah memberikan dampak luar biasa besar diluar lapangan. Namun sebenarnya, apakah ‘Cristiano Ronaldo Effect’ ini lebih diinginkan Juventus dibandingkan saat dilapangan?

Apa itu ‘Cristiano Ronaldo Effect’?

Saat ini di Italia, Jersey-nya terjual setiap menit dan enam juta follower telah bertambah di media sosial Juventus dalam waktu satu bulan. Disana dengan mudah terlihat atribut namanya beredar baik baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Bahkan dengan mudah melihat anak-anak yang kepalanya dicukur dengan tulisan ‘CR7’, dan mengenakan seragam Juventus yang sama. Dan jika menghidupkan televisi disana, banyak iklan menggunakan tagline ‘Il colpo del secolo’ alias ‘Kesepakatan hebat abad ini’, yang tentunya merujuk ke transaksi Juventus atasnya.

Cristiano Ronaldo jadi bahan utama di berbagai media cetak di Italia

Cristiano Ronaldo jadi bahan utama di berbagai media cetak di Italia

Jika masih kurang, terlihat juga di di halaman depan setiap surat kabar di Italia, atribut yang menggunakan namanya baik resmi atau tidak, bahkan ada juga toko es krim baru bernama’CR7′. Sepertinya ‘The Cristiano Ronaldo Effect’ melampaui olahraga itu sendiri, mendominasi media sosial bahkan mempengaruhi pasar saham. Mungkin pembesar Juventus telah memprediksi untung rugi pembelian 100 juta euro pada 10 Juli lalu, hal ini namun tak menduga akan berdampak meluas ke segala sektor.

Dibalik penandatanganan Juventus

Saat Jorge Mendes, (agen Ronaldo,) pertama memberi tahu Juventus pada musim semi tahun ini bahwa kliennya ingin pindah ke Turin, Bianconeri tidak segera bergegas memutuskannya.  Wajar dengan harga besar dan usia 30 lebih, maka perlu pertimbangan yang matang.

Presiden klub Andrea Agnelli, CEO Beppe Marotta dan direktur Juve lainnya telah diketahui bertemu beberapa kali dan secara hati-hati mempertimbangkan manfaat keuangan dari menyusun paket senilai total 341 juta euro (biaya transfer 117 juta euro ditambah estimasi gaji  224 juta euro selama empat tahun ke depan). Apalagi saat itu mereka akan menjalani Liga Champions menghadapi Real Madrid.

Pembesar Juventus ikut memepeenalkan Juventus ke para penggemar

Pembesar Juventus ikut memepeenalkan Juventus ke para penggemar

Para direktur, pemain, dan pendukung Juventus telah melihat langsung bahwa pemain Portugal itu masih dalam kondisi fisik yang luar biasa ketika, apalagi pada tanggal 3 April kemarin, ia menjaringkan tendangan overhead yang luar biasa saat menyarangkan bola ke gawang mereka di kandang mereka sendiri, di Turin. Kekuatan mentalnya sangat mengesankan saat membuat Real Madrid lolos ke babak semi final hanya dengan sebuah gol dari tendangan penalti menjelang babak kedua usai..

Ini kedua kalinya harapan Juventus musnah di babak final Liga Champions di tangan Real Madrid (tahun 1998 dan 2017), sejak mereka memenangkan Liga Champions tahun 1996. Karena itulah dewan Bianconeri menganggap Ronaldo masih bernilai investasi kolosal, baik dari perspektif olahraga maupun keuangan.

Cristiano Ronaldo Dan Juventus

Timothy Bridge, salah satu penulis Deloitte Football Money League (peringkat klub sepakbola yang dibuat oleh perusahaan akuntan Deloitte, berdasarkan pendapatan yang dihasilkan dari operasional sepakbola).menjelaskan, Juventus tidak hanya menandatangani Ronaldo untuk membantu mereka di lapangan. Ia mengatakan,

“Alasan di balik penandatanganan Ronaldo terbagi dua. Pertama, ini tentang mereka yang mencoba untuk memastikan bahwa mereka tidak hanya mempertahankan performa mereka namun juga meningkatkan penampilan mereka di lapangan, selama beberapa tahun terakhir.”.

“Mereka percaya bahwa, bahkan pada usia 33 tahun, Ronaldo dapat memenangkan Liga Champions. Siapa pun yang menonton film dokumenter Juventus di Netflix akan tahu bahwa keberhasilan Eropa adalah tujuan utama mereka.”.

Juventus saat memenangkan piala Champions League tahun 1996

Juventus saat memenangkan piala Champions League tahun 1996

“Mereka telah memenangkan Serie A tujuh tahun berturut-turut dan sekarang mereka menginginkan piala Liga Champions. Dan mereka, cukup bisa dimengerti, percaya bahwa Ronaldo dapat membantu mereka melakukannya. “.

Ia pun menambahkan , “Pada saat yang sama, di era di mana Serie A tidak dapat memberikan Juventus dengan ekspose global bahwa klub-klub di Liga Premier dan dua klub teratas di Spanyol menikmati piala tersebut, saya pikir penandatanganan Ronaldo harus dibaca sebagai kunci bagian dari strategi internasionalisasi dari Juventus. “.

“Transfer ini adalah tentang membuat mereka  semenarik mungkin untuk kedua penggemar di seluruh dunia dan mitra komersial potensial, dengan tujuan meningkatkan pendapatan dan bergerak ke posisi teratas Deloitte Football Money League.”.

“Ronaldo masih menjadi salah satu pemain terbaik di dunia, jika bukan yang terbaik, dan itu membawa kredibilitas. Tetapi dia juga tak dapat disangkal merupakan daya tarik terbesar di dunia sepakbola dan itu membawa peluang pendapatan komersial yang lebih besar, di mana Juve masih tertinggal kekuatan super permainan: Barcelona, ​​Real Madrid dan Manchester United.”.

“Jadi, penggemar ingin mengikutinya dan, akibatnya, banyak perusahaan yang ingin dikaitkan dengan dia. Peluang komersial baru – disitulah nilai sebenarnya bagi Juve karena, seperti yang telah kita lihat, mereka telah mengalami lonjakan besar dalam media sosial berikut selama sebulan terakhir. “.

baca juga : prediksi skor Liga Italia Chievo vs Juventus 18 Agustus 2018

Mungkinkah ‘Cristiano Ronaldo Effect’ ini yang diinginkan Juventus seperti yang diungkapkan oleh Timothy Bridge? Ataukah mungkin mereka sama sekali tak mengetahui efek ini bahkan hingga sampai sebesar ini? Apapun itu, beban mereka telah bertambah berat di musim depan dan diharapkan mereka mampu menghadapi tantangan tersebut  dan memenangkannya, setelah absen gelar juara internasional, lebih dari dua dekade lalu.