Advertisement
Serba Serbi

Coman Ingin Bersama PSG Jika Tak Bersama Bayern Lagi

kingsley Coman, PSG, Juventus, Bayern Munich
Kingsley Coman

Pemain sayap muda berbakat dari Bayern Munich yaitu Kingsley Coman mengakui bahwa dirinya tidak yakin ada klub besar yang bisa dia ikuti selain Bayern Munich. Meskipun demikian Ia masih terbuka untuk kembali lagi ke klub masa kecilnya yaitu Paris Saint-Germain.

Coman memang sempat mengasah diri  di US Senart-Moissy yang bermain didivisi enam liga Prancis, pada tahun 2002 saat usianya enam tahun, namun dua tahun kemudian, ia beralih menuju akademi PSG. Ia pun mampu tampil memukau setelah 9 tahun mengasah diri dan akhirnya dipromosikan ke tim cadangan B klub. Walaupun sempat dilibatkan di tim utama di Ligue 1 sebanyak tiga kali, ia pun diboyong oleh raksasa Liga Italia, Juventus pada musim panas 2014.

Ia pun baru dimainkan sebanyak 20 kali di musim perdananya di bebagai kompetisi, dan walaupun baru mencetak sebuah gol, namun pemain muda berbakat itu dilirik oleh raksasa Liga Jerman, Bayern Munich, dengan status pinjaman.

Statusnya pun berubah menjadi permanen setelah dua kali masa pinjamannya usai, dengan masa bakti sampai dengan 2023 mendatang dengan tebusan sebesar 21 juta euro.

Dan yang menarik dari dirinya adalah sejak ia memantapkan karirnya di sepak bola profesional, ia selalu meraih gelar juara Liga, mulai bersama PSG menyabet 2 gelar di Ligue 1, bersama Juventus meraih sebuah gelah di Serie A dan dua gelar Bundesliga bersma Bayern.

Dimusim ini, ia telah membantu Bayern tetap unggul dipuncak klasmen dengan keunggulan 16 poin di puncak klasemen dimana hingga saat ini ia telah dimainkan sebanyak 28 kali dan mencetak enam gol dari semua kompetisi termasuk pertandingan persahabatan. Jika hal ini terus berlanjut, ia pun akan menjadi pemain bintang selanjutnya dari Prancis.

Meskipun demikian, Coman telah memiliki rencana jangka panjang karirnya, dan ingin menjadi pemain dari klub elit Eropa saja.

“Saya pasti di sini selama lima atau enam tahun, tapi saya tidak bisa mengatakannya dalam 10 tahun – ketika saya berusia 31 tahun – saya masih di sini,” katanya kepada Bild. “Tapi sudah pasti saya akan bertahan lama.

“Jika saya harus meninggalkan Bayern di beberapa titik, maka saya harus pergi ke klub yang lebih besar lagi. Namun Tidak ada klub seperti itu. Hanya ada satu pilihan. Klub favorit saya adalah Paris saat saya bermain di sana dalam waktu lama. “.

Coman pun menemukan dirinya berlaga di sebuah tempat di sisi Bayern bersama pemain veteran Franck Ribery, pemain berpengalaman dari negaranya, namun menegaskan bahwa hubungan mereka lebih merupakan salah satu master dan muridnya dibandingkan menjadi rival diposisi yang sama.

“Franck selalu membantu saya, selalu memberi saya saran untuk membuat saya lebih baik,” jelasnya. “Dia pemain yang mementingkan tim, dia ingin tim sukses. Saya tidak melihatnya sebagai pesaing, dia adalah rekan satu tim.”.

“Saya juga bisa bermain di sayap kanan, jadi Arjen Robben juga akan menjadi pesaing saya. Namun kami saling menyukai satu sama lain.”.

Hari ini Bayern akan menjamu Hoffenheim di Alianz Arena pada pukul 21.30 WIB dan berharap untuk tetap keunggulan mereka hingga akhir musim.