Berita Sepak BolaLiga Spanyol

Bukan Sekedar Pelatih, Inilah Sisi Lain Valverde?

valverde fotografi

valverde fotografi

Berprofesi sebagai pelatih tim sepak bola profesional dan besar bukan berarti menghalangi diri untuk terus berkembang di dunia lain. Terbukti, salah satu dari pelatih klub besar macam Barcelona yang diketahui adalah Ernesto Valverde memberikan contoh nyata atas kehidupan lain di luar lapangan hijau, ruang ganti, bola, pemain, pertandingan, tim, dan hal-hal lainnya soal si kulit bundar.

Buktinya, pelatih baru Barcelona tersebut ternyata memiliki profesi lain yakni seorang fotografer andal. Sungguh sangat mengejutkan dunia, bicara soal sepak bola, Ernesto Valverde tak bisa diragukan, karena sukses membawa Lionel Messi dan kawan-kawan merengkuh gelar juara La Liga dan Copa del Rey 2017-2018.

Kecerdasan Ernesto Valverde ternyata tidak hanya soal sepak bola saja. Sosok 54 tahun ini ternyata menggemari dunia fotografi. Bahkan, dirinya terus menggali dalam ilmu potret, yang tadinya datang dari sekadar hobi, menjadi sangat serius dan menghasilkan.

Pengakuan Ernesto Valverde

valverde fotografia

Menurutnya, dunia fotografi sudah dia jalani sejak masih muda. Berawal fotografi sebagai hobi. Akan tetapi, sejalannya waktu, dunia itu menjadi lebih menarik, dan mengubah dirinya menjadi seorang profesional.

“Sangat jelas bahwa dunia fotografi adalah cara saya untuk melarikan diri dari kesibukan dunia kepelatihan, tetapi itu bukanlah hobi bagi saya, fotografi adalah sesuatu yang sangat serius dalam hidup saya,” tutur Ernesto Valverde.

“Di usia 17 tahun, bermain di Alaves, saya belajar untuk mendapatkan gelar master elektronika, satu pekerjaan yang tak pernah saya praktikkan. Ketika itu, sebuah gambar bukan hanya sebagai hobi, sampai suatu hari, dengan gaji pertama saya sebagai pesepak bola, saya meminta teman untuk membawa kamera dan Canary Island. Saya mengeluarkan 40.000 pesetas, saya sangat mengingatnya,”

Ernesto Valverde melanjutkan, jika momen yang paling dinantikan dalam dunia fotografi adalah ketika mencetak foto. Kala itu fotografi masih konvensional, belum digital, dia harus mencetak foto di ruangan gelap dengan bantuan lampu berwarna merah,”

“Momen ketika anda berada di laboratorium dan anda mencium aroma setat, sebuah fiksatif, developer yang anda campur sendiri di rumah dengan mematikan lampu dan menyalakan bohlam merah, anda menaruh kertas di dalam bak anda anda mulai melihat gambarnya muncul, momen itu luar biasa,”

Ernesto Valverde tidak suka ketika orang menyebut dirinya sebagai fotografer amatiran, sebab dia selalu serius menyelami dunia tersebut. Dirinya bahkan tidak ragu untuk mengeluarkan hasil-hasilnya.

“Saya lebih senang ketika orang menyebut saya adalah seorang pelatih sekaligus fotografer. Saya senang mendidik mata saya dengan melihat buku-buku fotografi dan saya mengagumi fotografer yang memiliki kesabaran untuk menunggu cahaya yang bagus dan frame yang sempurna.”

“Kerjaan saya menjadi lebih cepat dan saya juga tak mau terpaku pada pakem. Saya ingin foto-foto saya tak terlalu ramah, saya ingin hasil pekerjaan saya sedikit berbeda,” tutup Ernesto Valverde.

Sampai saat ini, dunia fotografi masih menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup Ernesto Valverde. Dari semua yang sudah dijalani, dirinya juga tidak ingin mengecewakan Barcelona, sebagaimana dirinya adalah seorang pelatih dari klub besar di dunia.

Untuk itu, Ernesto Valverde mencoba selalu memberikan yang terbaik. Dan hasil yang sudah ada, sampai saat ini, Ernesto Valverde terbilang sebagai pelatih yang cukup mampu memberikan harapan besar terhadap Barcelona, karena mereka sangat berpeluang mempertahankan gelar La Liga Spanyol, dan menjadi juara Liga Champions musim ini.