Berita Sepak BolaLiga Italia

Buffon: Saya Takut Gantung Sarung Tangan

Buffon: Saya Takut Gantung Sarung Tangan

Buffon: Saya Takut Gantung Sarung Tangan

Kiper kawakan Juventus, Gianluigi Buffon, nampak dilema dengan statusnya musim ini. Sang kiper menyadari bahwa masa karirnya sebagai pesepakbola profesional akan segara berakhir, dalam hal ini, Buffon mengaku takut untuk menghadapi masa pensiun yang sudah di depan mata.

Buffon, 40 tahun, sudah santer terdengar kabar terkait kapan dia akan gantung sarungb tangan. Lantas Buffon menjawab dirinya akan gantung sepatu pada musim depan. Namun keputusan itu bisa berubah jika ternyata Juventus jadi juara Liga Champions.

Tak berbeda dari sebelumnya, ketika Juventus berhasil menjadi juara Liga Champions, maka dirinya akan melanjutkan permainan di Piala Dunia Antar Klub. Sampai pada akhirnya semua itu gagal, dan baru-baru ini dia mengaku akan pensiun di akhir Serie A musim depan.

Buffon dalam rencananya akan mengumumkan keputusan pensiunnya pada hari Kamis, 17 Mei 2018 waktu Italia. Menariknya, jelang pengumuman tersebut. Buffon membuat sebuah pengakuan. Dirinya mengaku takut pensiun karena nanti tak tahu harus berbuat apa setelah berhenti bermain bola.

“Saya bukan orang jujur ketika saya mengatakan saya tidak takut. Tetapi jauh di lubuk hati saya, saya merasa tenang dan damai karena saya tahu saya orang yang ingin tahu. Dan pada hari saya berhenti bermain sepakbola, saya akan menemukan cara untuk tidak bosan dan saya akan tetap sibuk,” tutur Buffon dalam sebuah acara televisi bersama Gerrard Pique.

“Bila melihat apa yang sudah kita jalani sebagai pemain bola yang bermain secara intens, harus menjaga pikiran mereka tetap sibuk dan memiliki alasan untuk bangkit, sesuatu untuk diperjuangkan. Saya tidak akan pernah bosan atau melewatkan kesempatan berada di mata publik,”

“Satu masalah yang jelas terjadi adalah masa hidup saya di atur selama 23 tahun. Setiap pagi Anda diberi jadwal. Tetapi ketika Anda memiliki 24 jam di depan Anda tanpa melakukan apa-apa, itu bisa menjadi masalah,” Buffon mengakhiri.