Berita Sepak BolaBola DuniaBursa PemainLiga PrancisProfil Pemain

Buffon Lebih Baik Dibandingkan Lima Tahun Lalu?

Gianluigi Buffon akui lebih baik dibanding lima tahun sebelumnya saat di Juventus

Penjaga gawang baru Paris Saint-Germain yaitu Gianluigi Buffon telah meyakini bahwa dirinya lebih baik dari lima, enam atau tujuh tahun lalu, padahal ia telah berusia 40 tahun. Ia pun juga mengungkapkan bahwa ia tak memiliki masalah dengan kiper lama PSG bahkan telah dianggap sebagai saudara sebelumnya.

Profile Gianluigi Buffon

Buffon merupakan pemain jebolan Parma Calcio yang dipromosikan ke tim utama pada tahun 1995, saat usianya 17 tahun 295 hari. Ia pun perlahan mendapatkan waktunya dan menjadi pemain penting di klub tersebut, bahkan sempat membantu timnya meraih Coppa Italia, Supercoppa Italiana dan Liga Eropa pada akhir kampanye 1998-99.

Gianluigi Buffon saat menyelamatkan gawang Juventus menghadapi Cagliari

Akhirnya pada musim panas 2001, ia diboyong Juventus dengan tebusan sebsar 52 juga euro, sebuah transaksi termahal Juventus sebelum dipecahkan oleh Gonzalo Higuain 15 tahun kemudian. Saat itu ia menggantikan posisi Edwin Van der Sar, yang dijual Juventus ke Fullham, dan berhasil memantapkan diri di Turin hingga 17 tahun. Tercatat ia telah dimainkan sebanyak 656 kali dan membantu Bianconeri meraih 19 piala di semua kompetisi diluar penghargaan pribadinya.

Namun walaupun ia telah berusia 40 tahun, ia tetap diminati oleh salah satu raksasa sepak bola Eropa, Paris Saint Germain, bahkan direkrutnya di musim panas kemarin secara gratis setelah Juventus tak memperpanjang kontraknya.

Buffon dan Performanya

Meskipun demikian, Buffon merasa performanya telah meningkat dan melampaui penampilannya di masa lalu. Ia pun sempat mengungkapkan kepada France Football dan mengatakan “Jika Anda bertanya kepada saya Saat usia 35 tahun, apakah Anda merasa berbeda dibandingkan hari ini?’ Saya akan mengatakan, ‘Saya pikir saya lebih baik’ hari ini.”.

Gianluigi Buffon akui lebih baik dibanding lima tahun sebelumnya saat di Juventus

Gianluigi Buffon akui lebih baik dibanding lima tahun sebelumnya saat

“Lalu kamu akan berkata, ‘Tidak mungkin’. Saya juga demikian. Kadang-kadang, saat saya pulang, itulah yang aku katakan pada diriku sendiri: ‘Tidak mungkin’. Namun, jauh di dalam diri sendiri, saya merasa lebih baik dari lima, enam atau tujuh tahun yang lalu. Saya tidak bisa mengatakan mengapa, mungkin karena saya mengubah pendekatan saya. “.

“Setelah, saat berada di usia ini, semuanya adalah masalah iri hati dan motivasi.”, tambahnya yang mengungkapkan bawa dirinya iri dengan kiper lain yang menjadikannya motivasi bagi dirinya.

Buffon dan PSG

Buffon telah dimainkan dua laga perdananya di Prancis dimana saat menghadapi Caen dengan mencatat clean sheet 3-0, sementara saat menghadapi Guingamp ia menelan kebobolan sekali dengan skor 1-3. Namun saat menghadapi Angers SCO, ia hanya menghangatkan bangku cadangan dimana Alphonse Areola ditunjuk sebagai kiper oleh Thomas Tuchel saat itu.

Ia pun mengungkapkan hubungannya dengan kedua kiper PSG sebelumnya dan mengatakan, “Dengan Alphonse dan Kevin [Trapp], kami memiliki hubungan yang sangat baik dan bagi saya, bahkan sebelum menjadi mitra, mereka seperti saudara,”.

Tiga kiper PSG : Gianluigi Buffon, Kevin Trapp dan Alphonse Areola

Tiga kiper PSG : Gianluigi Buffon, Kevin Trapp dan Alphonse Areola

“Sikap mereka dalam pekerjaan sehari-hari adalah teladan dan dalam tim, penting untuk memiliki banyak rasa hormat dan harga diri satu sama lain. Ini sudah merupakan titik awal yang baik.”.

“Sekarang, sepakbola telah banyak berubah. Sebuah tim seperti Paris Saint-Germain memainkan sekitar 60 pertandingan (selama semusim) dan saya berharap mereka akan bermain lebih dari musim lalu. Tampaknya tidak terpikirkan oleh saya untuk hanya memiliki satu pemain utama di posisi kiper dan apalagi [PSG] memiliki tiga penjaga gawang.”.

Sepertinya Gianluigi Buffon memang sangat percaya diri dimana ia telah meyakini bahwa dirinya lebih baik dari lima, enam atau tujuh tahun lalu, padahal ia telah berusia 40 tahun. Alphonse dan Trapp juga termasuk kiper yang berkualitas, sangat sayang jika Les Parisiens tak bisa menjaga mereka, seperti saat mereka melepaskan empat striker handal yang pernah dilepaskan PSG.