Advertisement
Berita Sepak Bola

Berakhirnya Karier Raul Gonzales

Akhir dari Karir Gemilang Raul Gonzales
Akhir dari Karir Gemilang Raul Gonzales

Selesai sudah karir gemilang salah satu penyerang terbaik Spanyol, Raul Gonzales. Pemain yang meraih banyak trofi bersama Real Madrid tersebut akhirnya memutuskan untuk gantung sepatu di klub Amerika, New York Cosmos. Di pertandingan terakhirnya, Raul sukses membawa New York Cosmos menang 3-2 melawan Ottawa Fury sekaligus meraih gelar juara dalam ajang North American Soccer League. Gelar tersebut menjadi gelar ke-22 yang diraihnya selama 21 tahun berkarir.

Setelah pertandingan, pemain yang kerap dijuluki Raul Madrid ini memberikan komentarnya kepada pers. Dia tidak bisa menutupi kesedihannya usai pertandingan terkahirnya tersebut.

“Saya senang, tapi kalau boleh jujur, saya juga merasa sedih. Sekarang, jalan baru akan segera dimulai,” ujar Raul Gonzales.

Perjalanan karir sepakbola Raul Gonzales memang cukup gemilang. Di usia yang cukup muda dia telah berhasil meraih gelar bergengsi di Eropa, seperti La Liga dan liga Champions. Pemain asli didikan Real Madrid ini pertama kali dipromosikan ke tim utama Real Madrid pada musim 1994/1995. Di akhir tahun 90an, Raul Gonzales telah berhasil menembus tim utama Real Madrid. Sejak saat itu pula Raul sukses memberikan gelar liga Champions edisi 1998, 2000 dan 2002. Di level domestik, Raul berhasil mempersembahkan 5 gelar juara La Liga Spanyol di tahun 1997, 2001, 2003, 2007 dan 2008.

Raul mengakhiri karirnya di Real Madrid pada musim 2009/2010. Pemain yang identik dengan nomor punggung 7 ini kemudian bergabung dengan klub Jerman, Schalke 04. Meski gagal membawa Schalke menjadi kampiun Bundesliga, namun nama Raul tetap dihormati dan disegani oleh kawan maupun lawan. Setelah 2 musim membela Schalke 04, Raul meneruskan petualangannya ke liga Qatar bersama Al Sadd selama 2 tahun, kemudian pindah ke Amerika dengan membela New York Cosmos dimana dia mengakhiri karirnya disini.

Di level timnas, Raul pernah menjadi top skor sepanjang masa timnas Spanyol sebelum dipecahkan oleh David Villa. Raul menjadi bagian dari timnas Spanyol di Piala Dunia 1998, 2002 dan 2006. Namun sayang, Raul tidak berada dalam skuad Spanyol saat La Furia Roja meraih 2 gelar Piala Eropa dan 1 gelar Piala Dunia 2010. Raul merupakan salah satu penyerang terbaik tak hanya di Spanyol atau Eropa, namun juga dunia. Penampilannya bersama Real Madrid membuat namanya akan selalu dikenang sebagai salah satu legenda hidup sepakbola Spanyol.