Advertisement
Berita Sepak Bola

Baysse Sanjung Skill Balotelli

Paul Baysse selaku dari kapten Nice menyambut baik kedatangan Mario Balotelli, sang kapten juga mengatakan bahwa dia sangat terkesan dengan kemampuan serta adaptasi dari mantan pemain Liverpool tersebut.

Baysse Sanjung Skill Balotelli

Balotelli datang ke Nice dengan status bebas transfer dari Liverpool di musim panas kemarin, usai sang penyerang tak mampu membuktikan kemampuan terbaiknya, sejak dibeli dengan harga 16 juta poundsterling dua tahun silam dari AC Milan.

Bukan itu saja, kembali nya Balotelli ke Milan tidak merubah situasi yang ada. Malah sebaliknya, sikap dan tanggung jawab sang pemain tampak buruk. Diketahui Balotelli terlibat dalam ada mulut dengan pelatih Milan saat itu dan dia juga sering bolos dalam latihan tim.

Maka kesempatan dan perubahan ada dalam diri Balotelli sendiri dan kesempatan nya bergabung dengan Nice adalah modal bagus untuk memperbaiki semua penampilan buruk nya. Maka pihak Nice berharap sang pemain mampu menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya seperti di Manchester City atau pun ketika tampil cemerlang bersama timnas Italia.

“Bukan sebagai bintang besar, dia datang sebagai pemain sepakbola. Dia sudah menunjukkan sikap yang baik dan adaptasi nya di tim cukup bagus. Kemampuan menyerap arahan pelatih sangat baik dan saya lihat ini akan menjadi modal bagus dia menghadapi musim baru,” ungkap Baysse kepada media.

“Tidak ada yang tahu seperti apa dia, jika melihat sehari-hari nya dia disini sudah membuktikan bahwa dia adalah pemain sepakbola profesional dan keyakinan akan selalu bersama dia agar bisa mengembalikan kemampuan terbaik nya.” tutup nya.

Nice sendiri akan menjalani laga keempat Ligue 1 pada tanggal 12 September mendatang dan lawan yang akan mereka hadapi adalah Marseille. Balotelli sendiri belum bisa diketahui apakah akan diturunkan dalam laga tersebut atau tidak?. Belum ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak Nice, namun jika melihat kondisi Nice sekarang ini. Maka akan sangat membantu jika Balotelli dimainkan sejak menit awal karena mental serta pengalaman sang pemain sudah mampu menghadapi tim besar seperti Marseille.