Berita Sepak BolaLiga Spanyol

Barcelona Terancam Didepak Dari Copa del Rey

barcelona levante

barcelona levante

Barcelona sudah bisa di prediksi akan lolos ke babak 8 besar Copa del Rey musim 2018/19. Akan tetapi, pencapaian yang baru saja mereka dapat bisa jadi akan hilang, karena mereka sedang di hadapkan dalam situasi buruk, dan terancam didiskualifikasi karena diketahui memainkan pemain ilegal.

Kemenangan atas Levante pada dini hari tadi menghasilkan skor telak untuk kemenangan mereka, 3-0 dan unggul agregat 4-2 atas Levante. Akan tetapi, kubu lawan seakan tidak senang dan melaporkan kepada pihak berwajib bahwa Barcelona telah memainkan pemain ilegal.

Laporan itu sendiri berdasarkan atas apa yang sudah mereka rasakan, dan terjadi pada leg pertama kemarin, dan Levante menang dengan skor 2-1. Kasus ini pun masih berlanjut dan belum diputuskan. Adapun laga pertama itu Barcelona menurunkan skuat muda dan pelapis.

Satu pemain yang dianggap ilegal adalah Juan Brandariz. Biasa di panggil Chumi inilah biang awalan masalah terjadi, karena dianggap ilegal dan sudah mendapat sanksi akumulasi kartu yang didapatkan dari laga bersama Barca B.

Laporan Levante ini berdasarkan peraturan kedisiplinan nomor 56.3 yang berbunyi: Pemain yang terkena sanksi tidak akan dapat bermain di salah satu tim atau klub sampai hari sanksi tersebut berakhir. Kutipan ini berisikan undang-undang dari RFEF [Federasi Sepak Bola Spanyol].

Melalui Presiden Levante, Quico Catalan, berani mengatakan bahwa situasi ini sangat kompleks. Catalan memastikan bahwa tim hukum klub kini sedang mengurus masalah tersebut. Laporan sudah disiapkan, dan bukti-bukti juga sudah siap hanya tinggal menunggu waktu saja.

“Bukan situasi yang gampang, kami terlahir dari orang olahraga yang selalu ingin menang di lapangan. Apa pun yang terjadi, Levante akan akan bermain sebelum federasi menyelesaikan kasus ini,” cetus Catalan.

Berbicara kasus ini, maka di Liga Sepak Bola Spanyol bukan lah yang pertama terjadi. Sebelumnya ada nama Real Madrid yang melakukan kesalahan yang sama, dan mereka harus tersingkir dari Copa del Rey karena diskualifikasi. Ketika itu, Madrid terbukti menurunkan pemain ilegal bernama Denis Cheryshev di laga melawan Cadiz.