Betfordeal

Welcome Bonus 25% Hingga Rp 25.000.000

Ffbet

Welcome Bonus 100% Hingga Rp 5.000.000

Barca Santai Tanggapi Kemarahan AS Roma

Barcelona ternyata kalem dalam menanggapi kekesalan AS Roma. Seperti diketahui, Barca baru saja menyerobot transfer Malcom Filipe Silva de Oliveira atau Malcom dari Girondin Bordeaux dari depan hidung AS Roma.

Bordeaux dan AS Roma sebelumnya sudah menemukan kata sepakat dan bahkan sudah mengumumkan transfer Malcom itu dalam akun media sosial dan situs resmi mereka. Namun kemudian Bordeaux batal menjual Malcom ke AS Roma karena Barcelona datang untuk memberikan tawaran yang lebih besar.

AS Roma yang merasa menjadi korban pun merasa sangat kesal dan mengungkapkannya kepada Bordeaux dan Barca. Namun Jordi Mestre, Wakil Presiden Barca, tidak memusingkan reaksi Il Giallorossi.

Mestre menyatakan jika mereka tidak bersalah atas kegagalan transfer AS Roma itu. Barcelona menawarkan uang yang lebih banyak dari AS Roma dan itu adalah hal yang sudah biasa dalam sebuah proses transfer pemain yang diincar banyak klub.

Mestre justru seakan menyalahkan kegagalan transfer itu kepada Malcom sendiri. Menurut Mestre, sang pemain lah yang punya keputusan dia ingin pindah ke klub mana yang dia inginkan.

Sejak awal, AS Roma tidak bisa terima dengan sikap Bordeaux. Kedua klub sudah mencapai kesepakatan soal harga, dan I Lupi pun sudah mencapai kesepakatan dengan sang pemain dan agennya soal gaji dan bonus. Pihak Bordeaux bahkan memaksa AS Roma untuk segera meresmikan transfer tersebut.

Sesaat sebelum Malcom terbang ke AS Roma, pihak Bordeaux tiba-tiba membatalkannya karena datang tawaran dari Barcelona dengan nominal yang lebih besar. Bordeaux bahkan meminta AS Roma untuk beradu lelang dengan Barca dan AS Roma kemudian mundur sambil marah-marah.

Menurut AS Roma, masalah ini bukan sepenuhnya kesalahan Barca. Namun secara etika, yang dilakukan Barca memang kurang tepat. Normalnya, sebuah klub tidak seharusnya membajak transfer yang sudah diumumkan secara resmi oleh dua klub.